www.bisnistoday.co.id
Jumat , 25 September 2026
Home OPINI Gagasan Softbank Nilai Proyek IKN Tak Layak Investasi
GagasanOPINI

Softbank Nilai Proyek IKN Tak Layak Investasi

SAYEMBARA IKN : Pemerintah berencana memindahkan ibu kota negara dari Jakarta ke Kalimantan Timur pada Semester I -2024
Social Media

Seperti diketahui proyek Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara sedari awal sudah ditentang oleh banyak pihak. Bahkan banyak pihak yang menggugat perihal IKN ini ke Mahkamah Konstitusi tetapi selalu ditolak gugatan masyarakat oleh MK.

Para penggugat dari masyarakat sipil  terhadap proyek IKN ini adalah mengganggap projek ini tidak jelas darimana sumber pendanaan nya. Dari APBN tentu saja tidak akan mampu membiayai IKN. Pemerintah sendiri belum memiliki skema yang jelas terkait pendanaan projek IKN ini. 

Sehingga tentu saja adalah hal yang beralasan jika SoftBank akhirnya hengkang dari project IKN yang tidak jelas tersebut. Dan justru menjadi hal yang aneh pernyataan Bahlil yang menyebut SoftBank mau untung sendiri. 

Pernyataan Bahlil di depan parlemen ini tentu saja tidak etis disampaikan seorang menteri investasi dan penanaman modal. Karena nantinya investor investor yang akan menanamkan dananya ke Indonesia akan menjadi berfikir ulang karena mereka juga akan disebut Bahlil egois dan ingin untung sendiri jika kemudian mereka tidak jadi berinvestasi. 

Sebagai sebuah bank SoftBank dalam melakukan aktifitas nya berinvestasi di awal pasti akan melakukan studi kelayakan terlebih dahulu terhadap suatu project apakah suatu project tersebut akan mendapatkan keuntungan dimasa yang akan datang atau justru project tersebut berpotensi rugi bahkan bermasalah. 

SoftBank tentunya dalam mengambil keputusan harus prudent dan berhati hati akan uangnya yang akan diinvestasikan.

Pernyataan Menteri Investasi

Statement Menteri Investasi Sekaligus Kepala BKPM Bahlil Lahadalia dalam rapat dengan Komisi VI DPR, Rabu 14 Desember  terkait mundurnya SoftBank dalam proyek IKN tidak etis dan belum tentu juga kebenarannya. Bahlil mengatakan bahwa SoftBank mundur dari proyek IKN karena ingin untung sendiri. 

Pernyataan ini tentu saja tidak etis diucapkan seorang Menteri Investasi terhadap perusahaan global seperti SoftBank. SoftBank yang merupakan perusahaan Multi National Company tentu saja memiliki perhitungan yang cermat dalam melakukan investasi. 

Pernyataan Bahlil yang mengatakan bahwa SoftBank hanya mencari untung sendiri tentu saja memberi kesan yang kurang baik terhadap SoftBank. Padahal seperti sama sama kita ketahui bahwa proyek IKN ini dari dalam negeri sendiri mendapatkan banyak penolakan apalagi bagi investor yang akan menggelontorkan uangnya tentu saja harus berhitung secara cermat. 

Dalam situasi dunia yang semakin tidak menentu terutama pasca terjadi wabah covid 19 dan perang berkepanjangan Rusia – Ukraina berdampak pada situasi global yang semakin tidak menentu, terjadi resesi dan stagflasi. Hal ini tentunya situasi yang tidak aman untuk berinvestasi pada project  infrastruktur dengan dana yang besar.

Oleh : Achmad Nur Hidayat, Pakar Kebijakan Publik Narasi Institute.

Arsip

Beritasatu Network




BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

Related Articles

Presiden Prabowo
Gagasan

Ketika Pakar Saking Pintarnya Jadi “Goblok”

JAKARTA,Bisnistoday- Kalimat Presiden Prabowo Subianto, “saking pintarnya, saking pintarnya jadi goblok”, dalam...

Karikatur Obligasi Daerah
Gagasan

Musim Ngutang, Tarik Ulur Penerbitan Obligasi Daerah Pemprov DKI Jakarta

RENCANA Pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk menerbitkan obligasi daerah kembali memantik perdebatan...

Para pengunjuk rasa menentang AfD (Dok: Clemens Bilan/EPA)
Gagasan

AfD, Trauma Sejarah, dan Demokrasi yang Harus Dijaga

ADA yang menarik dari peta politik Jerman belakangan ini. Selasa, 8 September...

Bencana Banjir Bandang dan Longsor di Nepal, 26 Agustus 2026 (Dok: NDTV)
Gagasan

Membaca Ramalan di Tengah Bencana

PADA  24 Juni 2026, dua gempa bumi dahsyat berkekuatan 7,2 SR dan...