www.bisnistoday.co.id
Jumat , 9 Oktober 2026
Home BURSA & KORPORASI Korporasi Waskita Karya Garap Gedung Kedutaan Besar India, Progres Capai 48 Persen
Korporasi

Waskita Karya Garap Gedung Kedutaan Besar India, Progres Capai 48 Persen

Gedung Dubes India
Social Media

JAKARTA – PT Waskita Karya (Persero) Tbk mencatat progres pembangunan Gedung Kedutaan Besar India di kawasan Kuningan, Jakarta, telah mencapai 48,15 persen per September 2025. Angka ini melampaui target awal sebesar 45,09 persen, menandakan pengerjaan berjalan lebih cepat dari rencana.

Wakil Kepala Perwakilan Republik India untuk Indonesia, Bijay Selvaraj, menyampaikan apresiasinya terhadap kualitas konstruksi yang digarap Waskita Karya.

“Kualitas konstruksi yang dilakukan pada semua bagian bangunan sangat luar biasa. Pemandangan yang bagus, selamat untuk Waskita, lanjutkan kerja bagus kalian,” ujarnya.

Corporate Secretary Waskita Karya, Ermy Puspa Yunita, optimistis proyek senilai Rp334,2 miliar dengan luas 25 ribu meter persegi itu bisa selesai sesuai jadwal. Ditargetkan, awal tahun depan gedung ini sudah rampung.

“Kini Waskita Karya telah merampungkan salah satu tahapan penting, yakni pekerjaan struktur. Pengecoran pada atap Gedung Residence setinggi 18 lantai sudah dilakukan,” kata Ermy dalam keterangan resmi, Rabu (24/9/2025).

Gedung Kedutaan Besar India nantinya terdiri dari tiga bagian: tempat tinggal (residence), perkantoran (main chancery), dan ruang serbaguna atau auditorium (JNICC). Keberadaan gedung ini dinilai memiliki manfaat strategis bagi kedua negara, baik di bidang diplomasi, politik luar negeri, hingga ekonomi.

“Bangunan tersebut menunjukkan komitmen India dalam mempererat hubungan dengan Indonesia. Diharapkan, kedua negara bisa semakin bersinergi mengembangkan potensi masing-masing demi kebaikan bersama,” ujar Ermy.

Selain menjadi pusat diplomasi, kantor ini juga berperan sebagai pusat promosi investasi dan perdagangan. Dengan kehadirannya, peluang kerja sama di sektor teknologi, farmasi, infrastruktur, energi, hingga industri kreatif semakin terbuka lebar.

Tak hanya itu, gedung ini juga diharapkan memperkuat kerja sama di bidang budaya dan pendidikan melalui kegiatan seni, yoga, hingga program beasiswa dan pertukaran mahasiswa.

“Gedung Kedutaan India bukan hanya pusat layanan perlindungan warga negara dan pengurusan visa, tetapi juga simbol persahabatan kedua negara serta hub diplomasi di Asia Tenggara,” tambah Ermy.

Sebagai BUMN konstruksi berpengalaman lebih dari enam dekade, Waskita Karya memiliki rekam jejak internasional yang kuat. Proyek monumental yang pernah digarap antara lain renovasi mataf Ka’bah di Masjidil Haram, pembangunan King Abdullah Financial District (KAFD), hingga Bandara Internasional Presiden Nicolau Lobato di Timor Leste./

Arsip

Beritasatu Network




BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

Related Articles

EKONOMIKorporasi

BRI Life Dorong Perlindungan Jiwa untuk Perencanaan Keuangan melalui Aurora Plus

JAKARTA, Bisnistoday - BRI Life mendorong pentingnya perlindungan jiwa dalam perencanaan keuangan...

Bappebti
Korporasi

Patuh Regulasi dan Beri Layanan Baik, Didimax Raih Grade A+++ dari Bappebti Semester I 2026

JAKARTA, Bisnistoday.co.id- PT Didimax Pialang Berjangka meraih Grade A+++ dari Badan Pengawas...

Korporasi

Hutama Karya Tingkatkan Pengendalian Pelaksanaan Proyek Jembatan Penghubung Pulau Kalimantan-Pulau Laut

KAB.TANAH BUMBU, Bisnistoday.co.id – PT Hutama Karya (Persero) memperkuat pengendalian pelaksanaan proyek...

Korporasi

Wujudkan Lingkungan Urban Bebas Sampah, Hutama Karya Akselerasi Kampung ProKlim Cibubur dan Gunung Sahari Utara

JAKARTA, Bisnistoday.co.id – PT Hutama Karya (Persero) menyalurkan program Tanggung Jawab Sosial...