www.bisnistoday.co.id
Jumat , 14 Agustus 2026
Home BURSA & KORPORASI 2022, Pertamina Bukukan Laba Bersih Rp56,6 Triliun
BURSA & KORPORASIHEADLINE NEWSKorporasi

2022, Pertamina Bukukan Laba Bersih Rp56,6 Triliun

Dirut PT Pertamina Nicke Widyawati saat pemaparan pencapaian kinerja Pertamina di Jakarta, Selasa (06/6)
Social Media

JAKARTA, Bisnistoday – PT Pertamina (Persero) berhasil membukukan pencapaian laba bersih tertinggi sepanjang berdirinya perseroan. Pada tahun 2022,  induk holding BUMN Migas ini membukukan laba bersih 3,81 miliar dolar AS atau setara Rp 56,6 triliun, naik 86 persen dibanding tahun 2021 sebesar 2,05 miliar dolar AS atau Rp29,3 triliun.

Pendapatan Pertamina juga melejit, tahun 2022 mencapai 84,89 miliar dolar AS atau sekitar Rp1.262 triliun naik hingga 48% dibanding tahun sebelumnya sebesar 57,5 miliar dolar AS.

Kinerja keuangan konsolidasian tahun 2022 ini telah sesuai dengan hasil Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) yang telah menyetujui Laporan Tahunan untuk tahun buku 2022 yang berlangsung di Jakarta, Selasa (06/6).

RUPS Tahunan juga telah mengesahkan Laporan Keuangan Perseroan Konsolidasian yang berakhir 31 Desember 2022 (Audited), dengan Tingkat Kesehatan Perusahaan sebesar 93,95 atau kategori sehat (AA).

Sejalan dengan kenaikan pendapatan, EBITDA Pertamina secara konsolidasi juga naik menjadi 13,59 miliar dolar AS, atau naik 47 persen dibanding  tahun 2021 sebesar 9,26 miliar dolar AS.

“Tahun 2022 bisa kita tutup dengan kinerja tertinggi sepanjang sejarah Pertamina. Kita bisa membukukan nett profit 3,81 miliar dolar AS,” ujar Direktur Utama Pertamina, Nicke Widyawati dalam acara Media Briefing Capaian Kinerja Pertamina 2022 di Grha Pertamina, Selasa (06/6).

Buah Dari Pondasi Perusahaan

Nicke menambahkan, apa yang dicapai selama tahun 2022 merupakan buah dari pondasi perusahaan yang terus diperbaiki sehingga semuanya memberikan kontribusi bagi perseroan. “Tentu saja ini bukan akhir pencapaian tapi merupakan awal pencapaian,” imbuh Nicke.

Menurut Nicke, peningkatan pendapatan perseroan tidak hanya ditopang oleh kenaikan lifting dan produksi migas serta penjualan produk. Namun, Pertamina juga sukses melakukan terobosan dalam mengoptimalkan biaya. Cost optimization pada periode 2021 – 2022 telah berkontribusi pada penghematan hingga mencapai 3.273 juta dolar AS.

Kinerja keuangan juga sebanding lurus dengan kinerja keberlanjutan yang juga telah membuahkan pencapaian positif. Pertamina berhasil meraih posisi nomor 2 secara global dalam sub-industri Integrated Oil & Gas oleh Sustainalytics dengan skor ESG sebesar 22,1 di Oktober 2022, yang mengalami peningkatan dari sebelumnya dengan skor 28,1.

Peningkatan signifikan kinerja keuangan dan operasional sepanjang tahun 2022, Pertamina kembali mengukuhkan posisinya sebagai satu-satunya perusahaan Indonesia yang masuk dalam Fortune Global 500 dan menempati peringkat 223, naik dari sebelumnya peringkat 287./

Arsip

Beritasatu Network

BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

Related Articles

Molinas
HEADLINE NEWS

Kemandirian Industri dan Teknologi, Presiden Prabowo Luncurkan Motor Listrik Nasional

JAKARTA, Bisnistoday - Pemerintah mengakselerasi pengembangan ekosistem kendaraan bermotor listrik berbasis baterai...

GEDUNG BEI
BursaHEADLINE NEWS

MSCI Hapus GOTO dan Turunkan CPIN, Mirae Asset Sekuritas Ungkap Potensi Outflow Jangka Pendek

JAKARTA, Bisnistoday – PT Mirae Asset Sekuritas Indonesia menilai hasil MSCI August...

Asosissi Jalan Tol
HEADLINE NEWS

Penyesuaian Regulasi Dinilai Penting Dalam Mendukung Investasi Jalan Tol

JAKARTA, Bisnistoday – Investasi jalan tol di Indonesia memerlukan dukungan kepastian regulasi...

Otomotif
HEADLINE NEWS

Toyota Pastikan Indonesia Tetap Sebagai ‘Supply Hub’ Ekspor Otomotif

JAKARTA, Bisnistoday - Presiden Direktur PT TMMIN, Nandi Julyanto saat bertemu dengan...