www.bisnistoday.co.id
Jumat , 28 Agustus 2026
Home EKONOMI INDEF : Kuartal III-2022 Ekonomi Sedikit Melambat
EKONOMIEkonomi & Bisnis

INDEF : Kuartal III-2022 Ekonomi Sedikit Melambat

Social Media

JAKARTA, Bisnistoday – INDEF (Institute for Development of Economic and Finance) memperkirakan pertumbuhan ekonomi pada kuartal III-2022 bakal tumbuh positif namun pertumbuhannya tidak setinggi di Kuartal II-2002. Hal ini mengingat tidak ada moment khusus dalam Kuartal III-2022, tidak seperti kuartal sebelumnya yakni Hari Raya Idul Fitri. 

“INDEF memproyeksi pertumbuhan ekonomi pada triwulan III 2022 akan mengalami penurunan, yaitu sebesar 5 persen yoy. Oleh karena itu, untuk memitigasi risiko penurunan pertumbuhan ekonomi, INDEF memberikan beberapa poin catatan evaluasi kinerja ekonomi dengan harapan ekonomi Indonesia dapat bertahan di tengah meningkatnya tensi ketidakpastian global,” Eko Listiyanto dalam keterangan, baru-baru ini. 

Menurut Ekonom INDEF ini,  momentum musiman, yaitu adanya lebaran menjadi faktor utama pendorong kenaikan pertumbuhan ekonomi triwulan II 2022. Terlebih lagi pada situasi lebaran tahun ini mencatatkan rekor mudik terbesar melampaui mudik tahun 2019. 

Pemerintah juga memperpanjang periode libur lebaran 2022, yang mendorong peningkatan konsumsi di masa liburan. Hal ini terlihat jelas dari kinerja pertumbuhan ekonomi triwulan II 2022, di mana sektor konsumsi rumah tangga sebagai salah satu penopang utama pertumbuhan ekonomi Indonesia mampu tumbuh 5,51 persen yoy, lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan pada triwulan I 2022 sebesar 4,34 persen yoy. 

Sementara, lanjut Eko, dari sisi PDB sektoral, lebaran yang terjadi di periode triwulan II 2022 juga mengakselerasi kinerja pertumbuhan sektor transportasi dan pergudangan yang mencapai 21,27 persen yoy, lebih tinggi dari laju triwulan I 2022 sebesar 15,79 persen yoy. Selain itu, sektor penyediaan akomodasi dan makan minum juga mengalami pertumbuhan sebesar 9,76 persen yoy di triwulan II 2022. 

“Ketiadaan momentum hari besar keagamaan sebesar lebaran 2022 pada triwulan III berisiko membuat laju konsumsi rumah tangga melambat. Lebih dari itu, tekanan inflasi di triwulan III,” dalam keteranganya. 

Tumbuh Menyakinkan

Ekonom INDEF, Eko Listiyanto dalam keteranganya menjelaskan, pertumbuhan ekonomi Indonesia pada triwulan II 2022 sebesar 5,44 persen yoy (year on year), lebih tinggi dibanding capaian triwulan I 2022 sebesar 5,01 persen yoy. Capaian pertumbuhan triwulan II ini juga lebih tinggi dari target pertumbuhan ekonomi tahun 2022 sebesar 5,2 persen (Asumsi Makro APBN 2022). 

“Secara kuartalan pun kinerja ekonomi triwulan II juga meningkat dibandingkan triwulan I (-0,95 persen qtq), yaitu mampu tumbuh 3,72 persen qtq. Selanjutnya, secara kumulatif pertumbuhan ekonomi Indonesia semester I 2022 sebesar 5,23 persen,” menurutnya. 

Ia menambahkan, tren peningkatan pertumbuhan ekonomi di paruh pertama 2022 ini tentu membawa ‘angin segar’ bagi pemulihan ekonomi Indonesia dari dampak pandemi. Namun demikian, tentu tidak ada alasan untuk euforia merayakan capaian kinerja semester pertama, mengingat dua triwulan berikutnya di 2022 ini perekonomian Indonesia dihadapkan pada situasi ketidakpastian global yang tampak semakin nyata. 

Terlebih lagi, tambah Wakil Direktur INDEF ini, capaian kinerja triwulan II tidak lepas dari adanya “booster” aktivitas ekonomi berupa momentum lebaran, setelah dua kali lebaran sebelumnya larangan mudik dilakukan pemerintah untuk mencegah penyebaran Covid-19. Selain itu, windfall surplus dagang dari lonjakan harga komoditas di pasar global pun ke depan akan kian menipis seiring perkembangan ekonomi negara-negara mitra dagang yang cenderung pesimis./ 

Arsip

Beritasatu Network

BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

Related Articles

Hunian Waskita
Ekonomi & Bisnis

Solusi untuk Hunian Berkualitas, Kontribusi Waskita Beton Precast dalam Industri Perumahan Indonesia

JAKARTA, Bisnistoday - Dengan kapabilitas yang dimiliki, PT Waskita Beton Precast Tbk...

Pameran F1 Asia
Ekonomi & Bisnis

Fi Asia Indonesia 2026 Penuhi Kebutuhan Industri Makanan dan Minuman yang Terus Berkembang

JAKARTA, Bisnistoday - Industri makanan dan minuman di Indonesia terus menunjukkan pertumbuhan...

EKONOMIEkonomi & Bisnis

Kementerian UMKM Gelar Kick Off Pemulihan Ekonomi Terdampak Bencana di Sumatera

JAKARTA, Bisnistoday – Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) melakukan Kick...

Ekonomi & Bisnis

MAP Active Resmikan Nike Plaza Senayan

JAKARTA, Bisnistoday – Store terbaru Nike yang mengusung tema "Don't Lose Your...