www.bisnistoday.co.id
Minggu , 6 September 2026
Home NASIONAL & POLITIK Humaniora Hari Sumpah Pemuda Momentum Tingkatkan Semangat Bangsa
HumanioraNASIONAL & POLITIK

Hari Sumpah Pemuda Momentum Tingkatkan Semangat Bangsa

HARI SUMPAH PEMUDA : Kemendikbudristek menggelar upacara secara khidmat di halaman Kantor Kemendikbudristek, Jakarta, Jumat (28/10).
Social Media

JAKARTA, Bisnistoday – Memperingati Hari Sumpah Pemuda ke-94, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) menggelar upacara secara khidmat di halaman Kantor Kemendikbudristek, Jakarta, Jumat (28/10). 

Kepala Badan Standar, Kurikulum, dan Asesmen Pendidikan, Anindito Aditomo d membacakan pidato Menteri Pemuda dan Olah Raga mengatakan, peringatan Hari Sumpah Pemuda tahun ini merupakan momentum untuk meningkatkan semangat para pemuda Indonesia untuk bersama-sama membangun bangsa, utamanya pascapandemi Covid-19. 

“Pada kesempatan yang baik ini, pemerintah mengajak seluruh elemen bangsa menghimpun kekuatan dan semangat untuk bergerak, mendorong pemuda Indonesia untuk mengembangkan berbagai potensi yang ada demi membangun kejayaan bangsa Indonesia,” diungkapkan Anindito. 

Kepada para pemuda Indonesia, pemerintah Indonesia berharap upaya pemberdayaan dan pengembangan pemuda menjadi kreatif, inovatif, kolaboratif dan mandiri serta berkarakter mulia terus dikembangakan. “Upaya ini tentu tidak lain agar para pemuda Indonesia dapat menghadapi situasi yang tidak menguntungkan dan mampu mencapai prestasi tinggi,” ujarnya. 

Bersatu Bangun Bangsa

Tema peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-94 tahun 2022 adalah ‘Bersatu Bangun Bangsa’. Tema ini memberikan pesan mendalam bahwa bersatu padu adalah harga mati yang harus dikuatkan untuk membangun ketangguhan. 

“Dengan ketangguhan dan persatuan menjadi kekuatan untuk melakukan pembangunan peradaban yang unggul sebagai eksistensi bangsa Indonesia. Tema ini menjadi pengejawantahan nilai agung Sumpah Pemuda dalam konteks kekinian dan yang akan datang,” lanjut Anindito. 

Sumpah Pemuda pada 28 Oktober 1928 memberikan pelajaran kepada bangsa Indonesia, bagaimana menyikapi perbedaan sikap primordial, suku, agama, ras, dan kultur, serta berbagai kepentingan menjadi kekuatan, bukan sebagai faktor yang melemahkan. Sejarah ini telah menjelaskan, bahwa pilihan pemuda waktu itu telah menjadi tonggak kuat menuju kemerdekaan./

Arsip

Beritasatu Network

BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

Related Articles

Kemendikdasmen
Humaniora

Penandatanganan Komitmen Pusat dan Daerah Percepat Revitalisasi Satuan Pendidikan

JAKARTA, Bisnistoday  - Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) bersama pemerintah daerah...

PT Asuransi BRI Life
HumanioraNASIONAL & POLITIK

BRI Life Salurkan Bantuan ke Warga Terdampak Bencana di NTT

JAKARTA, Bisnistoday -  PT Asuransi BRI Life Tbk, menyalurkan bantuan kemanusiaan kepada  masyarakat...

Mahasiswa
Humaniora

Jalur Mandiri PTN Perlu Dievaluasi Total, Negara Harus Mengambil Kendali

JAKARTA, Bisnistoday - Kasus operasi tangkap tangan (OTT) yang menyeret pimpinan Universitas...

Kanwil BPN Kalteng Evaluasi Kinerja Pertanahan Palangka Raya
NasionalNASIONAL & POLITIK

Kanwil BPN Kalteng Evaluasi Kinerja Pertanahan Palangka Raya

PALANGKA RAYA, BisnisToday — Kanwil BPN Kalimantan Tengah memperkuat pengawasan kinerja pertanahan...