www.bisnistoday.co.id
Minggu , 8 November 2026
Home BURSA & KORPORASI Bursa IHSG Ditutup Melemah 72,51 Poin
BursaBURSA & KORPORASI

IHSG Ditutup Melemah 72,51 Poin

IHSG melemah
IHSG pada perdagangan Jumat (31/05) ditutup melemah
Social Media

JAKARTA, Bisnistoday- Setelah berhasil menguat cukup signifikan pada perdagangan hari sebelumnya, pada hari ini Rabu (28/12) Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup turun 72,51 poin ke posisi 6.850,51. Sementara indeks LQ45 turun 6,69 poin ke posisi 933,69. Penurunan dipimpin oleh melemahnya harga saham sektor energi.

Tim Riset Pilarmas Investindo Sekuritas dalam ulasannya di Jakarta, Rabu (28/12) menyebutkan pelemahan IHSG kali ini sejalan dengan pasar global yang mayoritas mengalami penurunan.

Harga acuan komoditas global yang mengalami penurunan juga dinilai ikut mempengaruhi gerak pasar saham dalam negeri hingga pelemahan sektor energi yang mencatatkan penurunan terdalam.

Pada saat yang sama, produksi industri Jepang mulai landai pada November 2022 dengan penurunan hanya 0,1 persen saja.

Meski demikian, nilai tukar yen masih mengalami pelemahan seiring dengan klarifikasi Bank of Japan (BoJ) bahwa kejutan adanya perubahan kebijakan atas target imbal hasilnya yang diumumkan sebelumnya bukan merupakan indikasi bahwa Jepang akan mulai keluar dari stimulusnya secara masif.

Dibuka menguat, IHSG tak lama langsung bergerak ke teritori negatif sampai penutupan sesi pertama perdagangan saham. Pada sesi kedua, IHSG masih tak mampu beranjak dari zona merah hingga penutupan perdagangan saham.

Berdasarkan Indeks Sektoral IDX-IC, sepuluh sektor terkoreksi dimana sektor energi turun paling dalam yaitu minus 2,05 persen, diikuti sektor teknologi dan sektor barang konsumen primer masing-masing minus 1,24 persen dan minus 1,18 persen. Sedangkan satu sektor meningkat yaitu sektor properti & real estat sebesar 0,29 persen.

Adapun saham-saham yang mengalami penguatan terbesar yaitu NZIA, PADA, PANR, KETR, dan NICL. Sedangkan saham-saham yang mengalami pelemahan terbesar yakni ISAP, BYAN, KRYA, PBRX, dan CLEO.

Frekuensi perdagangan saham tercatat sebanyak 932.782 kali transaksi dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 19,97 miliar lembar saham senilai Rp8,94 triliun. Sebanyak 162 saham naik, 364 saham menurun, dan 181 tidak bergerak nilainya.

Bursa saham regional Asia sore ini antara lain indeks Nikkei melemah 107,37 atau 0,41 persen ke 26.340,5, indeks Hang Seng menguat 305,85 atau 1,56 persen ke 19.898,91, indeks Shanghai turun 8,17 poin atau 0,26 persen ke 3.087,4, dan indeks Strait Times naik 0,59 poin atau 0,02 persen ke 3.266,97./

Arsip

Beritasatu Network




BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

Related Articles

Bursa

DIDIMAX Perkuat Literasi Perdagangan Berjangka Lewat Program Edukasi Komprehensif

JAKARTA, Bisnistoday.co.id, — DIDIMAX terus memperluas komitmennya dalam meningkatkan literasi perdagangan berjangka...

BursaBURSA & KORPORASI

OJK Catat Pembukaan 27,23 Juta Rekening Sepanjang Bulan Inklusi Keuangan 2026

BANDUNG, Bisnistoday.co.id - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat pembukaan 27,23 juta rekening...

Bursa

Raih Best Trading Education CNBC Indonesia Awards 2026, DIDIMAX Makin Perkuat Literasi Trading Nasional

JAKARTA, Bisnistoday.co.id,- DIDIMAX kembali menorehkan prestasi gemilang di industri perdagangan berjangka Indonesia....

GEDUNG BEI
Bursa

IHSG Masih Fluktuatif, Mirae Asset Ingatkan Pentingnya Fundamental Saham

JAKARTA, Bisnistoday.co.id – PT Mirae Asset Sekuritas Indonesia menilai ketidakpastian pasar global...