www.bisnistoday.co.id
Jumat , 6 November 2026
Home EKONOMI Menkeu Sri Mulyani: BLU Jangan Bebani Masyarakat
EKONOMIHEADLINE NEWSSektor Riil

Menkeu Sri Mulyani: BLU Jangan Bebani Masyarakat

MENTERI KEUANGAN, Sri Mulyani Indrawati, di Jakarta.
Social Media

JAKARTA, Bisnistoday-  Badan Layanan Umum (BLU) sebagai terobosan pemerintah melalui pengelolaan secara mandiri, jangan malah membebani pelayananya kepada masyarakat. BLU sebagai agency, yang kerjanya mirip seperti korporasi dengan terima pendapatan, dan mengelola aset dari APBN.

“Masyarakat membayar layanan, dan tidak terlalu juga komersialisasi yang malah menimbulkan persoalan keterjangkauan masyarakat,” ungkap Menkeu, Sri Mulyani saat Rapat Koordinasi (Rakor) BLU 2023 di Jakarta, Kamis (2/3).

Ia mengandaikan, seperti bidang Pendidikan dan kesehatan harus mencari titik keseimbangan antara operasional dengan kemampuan masyarakat yang dilayani. Disisi lain, juga BLU tidak ingin dalam pengelolannya semakin bobrok yang tidak mampu mengoptimalkan asetnya.

Sekarang ini, lanjut Sri Mulyani, tercatat pengelolaan 264 BLU secara nasional mencapai RP 1170 Triliun. Sedangkan tahun lalu, mampu membukukan keuntungan sebesar Rp89,5 Triliun atau lebih tinggi dari targetnya sebesar Rp78,8 Triliun. “Jangan ditonjolkan pendapatannya, tetapi berpikir pantas nggak dengan asetnya. Jangan sampai aset tidur dibiarkan begitu saja. dan aset harus juga bekerja,” tuturnya.

Tidak hanya itu, Sri Mulyani mewanti-wanti agar pengelolaan BLU harus mengedepankan good governance (tata kelola yang baik). Pengelola BLU tidak boleh malah menimbulkan malapetaka dengan perilaku korupsi. “Jangan menimbulkan malapetaka, korupsi,” tuturnya.

BLU Harus Lebih Unggul

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menginginkan pelayanan BLU bisa menyaingi pelayanan swasta atau bahkan lebih unggul. Sebab, BLU juga bisa merangkul badan usaha lainnya untuk mengembangkan palayanan masyarakat.

“BLU juga bisa berperan dalam menggiatkan investasi, dalam rangka menciptakan lapangan kerja. Apabila pengelolaan BLU bagus, maka banyak investor yang tertarik, bahkan BLU yang kurang terkelola saja, ada investor gemes yang ingin mengelolanya,” cetusnya.

Sri Mulyani menginginkan BLU bidang Pendidikan, yang dikelola PTN BH (badan hukum) memiliki standar tinggi kelas dunia. Kampus yang dikelola melalui BLU, harus mampu menyiapkan sebagai kampus kelas dunia /world class university.

“Mahasiswa bangga dengan kepercayaan diri tinggi, bahwa di Indonesia mampu menyediakan kampus kelas dunia dengan wawasan internasional,”terangnya.

Demikian halnya, tambah, Sri Mulyani, di bidang kesehatan mampu menyediakan pilihan Rumah Sakit dengan standar pelayanan kelas dunia. Hal ini juga sebagai jawaban atas pelayanan kesehatan sekarang ini masyarakat tidak jarang berobat ke luar negeri.

“Mindsetnya jangan mengandalkan modal dari APBN,  tetapi butuh kreatifitas, inovatif, yang mampu kerja sama sercara produktif dengan tata kelola yang baik,” ujarnya. /

Arsip

Beritasatu Network




BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

Related Articles

Para pengunjuk rasa menuntut keringanan utang bagi negara-negara miskin dalam pertemuan tahunan IMF-Bank Dunia di Bangkok pada Oktober lalu. (dok: Peerapon Boonyakiat/Sopa Images/Shutterstock)
EKONOMIGLOBAL

Utang Luar Negeri Semakin Mencekik Negara Miskin

JAKARTA, Bisnistoday.co.id – Negara-negara miskin kini semakin sulit untuk berinvestasi untuk masa...

Industri Elektronik
HEADLINE NEWS

Triwulan III-2026, Industri Manufaktur Tumbuh 5,88 Persen

JAKARTA, Bisnistoday.co.id - Industri pengolahan nonmigas tumbuh 5,88 persen secara tahunan (year-on-year/yoy)...

Pemilu Sela di AS (dok: The GuardianSteven Garcia/NurPhoto/Shutterstock)
EKONOMIGLOBAL

Demokrat Menangi Pemilu Sela di AS, Apa Dampaknya bagi Asia?

JAKARTA, Bisnistoday.co.id – Partai Demokrat berhasil menang telak dalam pemili paruh waktu...

Pameran SIAL
HEADLINE NEWS

SIAL Food & Drinks Indonesia 2026 Perkuat Koneksi Bisnis Dan Akses Pasar Global Bagi Industri F&B

JAKARTA, Bisnistoday.co.id - SIAL Food & Drinks Indonesia 2026 resmi dibuka hari...