www.bisnistoday.co.id
Sabtu , 7 November 2026
Home BURSA & KORPORASI Bursa IHSG Terkoreksi 41,56 Poin
BursaBURSA & KORPORASI

IHSG Terkoreksi 41,56 Poin

IHSG melemah
IHSG ditutup melemah
Social Media

JAKARTA, Bisnistoday – Setelah dalam beberapa hari perdagangan menguat, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan Kamis (25/5) ditutup melemah 41,57 poin ke posisi 6.704,23. Sementara indeks LQ45 turun 6,65 poin ke posisi 941,82.

Research & Consulting Manager Infovesta Kapital Advisori, Nicodimus Kristiantoroseperti dilansir Antara, Kamis (25/5) mengatakan, perdagangan hari ini sentimen dominan masih terkait risiko gagal bayar utang pemerintah AS jelang deadline 1 Juni mendatang, menyusul masih deadlock-nya negosiasi antara Pemerintah AS dengan Kongres AS.

Bahkan, lanjut Nicodimus, lembaga rating Fitch sudah mengeluarkan pernyataan bahwa rating AS saat ini walaupun AAA, namun diberikan status dalam pengawasan, yang mana situasi serupa pernah dikeluarkan oleh Fitch pada 2011 lalu.

Dari domestik, Nicodimus menyebut rilis Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia (BI) sudah diproyeksikan oleh pasar, sehingga tidak terlalu menggerakkan pasar.

Sebagaimana diketahui, BI kembali mempertahankan suku bunga acuan BI atau BI 7-Day Reverse Repo Rate (BI7DRR) di level 5,75 persen.

Dibuka melemah, IHSG betah di teritori negatif sampai penutupan sesi pertama perdagangan saham. Pada sesi kedua, IHSG masih betah di zona merah hingga penutupan perdagangan saham.

Berdasarkan Indeks Sektoral IDX-IC, lima sektor meningkat dipimpin oleh sektor transportasi & logistik yang naik sebesar 1,40 persen, diikuti oleh sektor properti dan sektor barang konsumen non primer yang masing-masing naik 0,46 persen dan 0,34 persen.

Sedangkan, enam sektor terkoreksi yaitu sektor energi turun paling dalam minus 1,97 persen, diikuti sektor industri dan sektor teknologi yang masing-masing turun minus 1,49 dan minus 1,38 persen.

Saham-saham yang mengalami penguatan terbesar yaitu PSDN, PICO, SAGE, PTIS dan CHIP. Sedangkan saham-saham yang mengalami pelemahan terbesar yakni HAJJ, BAJA, HILL, GTRA, dan LAJU.

Frekuensi perdagangan saham tercatat sebanyak 1.216.889 kali transaksi dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 18,16 miliar lembar saham senilai Rp9,21 triliun. Sebanyak 226 saham naik, 304 saham menurun, dan 213 tidak bergerak nilainya.

Bursa saham regional Asia sore ini antara lain indeks Nikkei menguat 118,40 poin atau 0,39 persen ke 30.801,10, indeks Hang Seng melemah 369,01 poin atau 1,93 persen ke 18.746,92, indeks Shanghai melemah 3,49 poin atau 0,11 persen ke 3.210,26, dan indeks Strait Times melemah 6,02 poin atau 0,19 persen ke 3.208,19./

 

Arsip

Beritasatu Network




BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

Related Articles

Bursa

DIDIMAX Perkuat Literasi Perdagangan Berjangka Lewat Program Edukasi Komprehensif

JAKARTA, Bisnistoday.co.id, — DIDIMAX terus memperluas komitmennya dalam meningkatkan literasi perdagangan berjangka...

BursaBURSA & KORPORASI

OJK Catat Pembukaan 27,23 Juta Rekening Sepanjang Bulan Inklusi Keuangan 2026

BANDUNG, Bisnistoday.co.id - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat pembukaan 27,23 juta rekening...

Bursa

Raih Best Trading Education CNBC Indonesia Awards 2026, DIDIMAX Makin Perkuat Literasi Trading Nasional

JAKARTA, Bisnistoday.co.id,- DIDIMAX kembali menorehkan prestasi gemilang di industri perdagangan berjangka Indonesia....

GEDUNG BEI
Bursa

IHSG Masih Fluktuatif, Mirae Asset Ingatkan Pentingnya Fundamental Saham

JAKARTA, Bisnistoday.co.id – PT Mirae Asset Sekuritas Indonesia menilai ketidakpastian pasar global...