www.bisnistoday.co.id
Jumat , 6 November 2026
Home NASIONAL & POLITIK Humaniora Kolaborasi Kemendikdasmen dan Dekranas Lestarikan Tenun Nusantara Melalui Program PKW
Humaniora

Kolaborasi Kemendikdasmen dan Dekranas Lestarikan Tenun Nusantara Melalui Program PKW

Social Media

LAMONGAN, Bisnistoday – Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) bekerja sama dengan Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas) untuk melestarikan wastra nusantara, khususnya tenun, melalui program Pendidikan Kecakapan Wirausaha (PKW).

Program strategis ini menjadi bagian dari Program Prioritas Nasional dan telah berjalan sejak 2020, memberikan pelatihan dan kursus kepada peserta didik agar dapat mengasah keterampilan serta merintis usaha wirausaha yang berdaya saing.

Direktur Jenderal Pendidikan Vokasi PKPLK, Tatang Muttaqin, dalam laporannya menyampaikan bahwa program ini sejalan dengan amanat Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah tentang Pendidikan Bermutu untuk Semua. Melalui pendidikan nonformal ini, anak-anak Indonesia didorong untuk meningkatkan kompetensi meski tidak melanjutkan pendidikan formal.

Program PKW 2025 menyasar 500 peserta di empat daerah, yakni Lamongan, Bojonegoro, Jepara, dan Ogan Ilir, yang tidak hanya menekankan pelatihan, tetapi juga keberlanjutan usaha yang dirintis para peserta.

Masmidah, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah sekaligus Wakil Ketua Bidang Wirausaha Baru Dekranas, menyampaikan pesan agar generasi muda terus melestarikan warisan budaya dan menumbuhkan semangat wirausaha. Ia menekankan pentingnya kemandirian bagi para perajin muda dan berharap pelatihan dapat berjalan maksimal sehingga peserta dapat menjadi wirausaha mandiri dengan semangat melestarikan wastra nusantara.

Kerja sama ini telah melibatkan lebih dari 5.500 anak di seluruh Indonesia sejak 2020 dan menjadi contoh nyata sinergi pemerintah pusat dan daerah dalam mengembangkan industri kreatif dan ekonomi lokal. Bupati Lamongan, Yuhronur Efendi, mengapresiasi program ini sebagai upaya mempercepat transformasi ekonomi daerah dan mengembangkan potensi industri tenun dan batik di Lamongan.

Ketua Bidang Wirausaha Baru Dekranas, Metty Herindra, juga menyatakan antusiasmenya terhadap pelaksanaan program ini dan mengingatkan pentingnya pemantauan berkelanjutan agar program tetap berjalan efektif dan memberikan dampak positif jangka panjang.

Program PKW ini bukan hanya mengasah keterampilan, tapi juga memupuk semangat kewirausahaan muda di Indonesia, serta menjaga agar warisan budaya seperti tenun nusantara tetap hidup dan berkembang di pasar lokal maupun internasional./

Arsip

Beritasatu Network




BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

Related Articles

Lawang Sewu
Humaniora

Mengenal Warisan Perkeretaapian Melalui Petilasan Lawang Sewu dan Museum Ambarawa

JAKARTA, Bisnistoday.co.id - Melalui Rail Heritage Forum 2026 di Lawang Sewu, KAI...

Tes TKA
Humaniora

Gelombang Pertama TKA SMA/SMK 2026 Tuntas, Diikuti Lebih dari 1,6 Juta Murid

JAKARTA, Bisnistoday.co.id – Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) telah menuntaskan pelaksanaan...

Mendikdasmen
Humaniora

Puncak Bulan Bahasa 2026, Kemendikdasmen Luncurkan 16 Produk Bahasa-Sastra dan 2 Program Wiyata Kinarya

JAKARTA, Bisnistoday.co.id— Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) melalui Badan Pengembangan dan...

Wamendikdasmen
Humaniora

Momentum Sumpah Pemuda, Wamendikdasmen Fajar Tekankan Pentingnya Pendidikan Karakter Sejak Dini

JAKARTA, Bisnistoday.co.id - Pendidikan karakter perlu dibangun sejak dini melalui keterlibatan keluarga,...