JAKARTA, Bisnistoday- Selama Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat diberlakukan selama tujuh hari (3-9 Juli 2021), PT Jasa Marga (Persero) mencatat penurunan volume kendaraan yang melintas di ruas jalan tol Jasa Marga Group jika dibandingkan dengan lalu lintas harian rata-rata (LHR) normal.
“Walaupun mobilitas masyarakat di masa PPKM Darurat ini cenderung menurun yang juga berdampak pada volume lalu lintas di ruas jalan tol milik Jasa Marga Group, kami tetap berkomitmen menjaga tingkat pelayanan yang sudah ditetapkan dalam SPM, sehingga program pelayanan kepada pengguna jalan tetap direalisasikan tanpa mengesampingkan protokol kesehatan yang ada,” ujar Corporate Communication & Community Development Group Head Jasa Marga Dwimawan Heru dalam keterangan persnya di Jakarta, Senin (12/7).
Baca juga : Asosiasi Jalan Tol Indonesia Harapkan Iklim Investasi Kondusif
Jasa Marga mencatat tren penurunan lalu lintas kumulatif di sejumlah GT Utama (barrier) yang berbatasan dengan wilayah Jabotabek yaitu dari GT Cikampek Utama Jalan Tol Jakarta Cikampek (akses arah Timur), GT Cikupa Exit Jalan Tol Jakarta-Merak (akses arah barat) dan GT Ciawi 2 Jalan Tol Jagorawi (akses arah Selatan), dengan rincian sebagai berikut:
Berdasarkan data PT Jasa Marga (Persero) tujuh hari dalam masa penerapan PPKM tercatat total penurunan volume lalu lintas yang meninggalkan Jakarta sebesar -37,91% dengan rincian: Menuju arah Timur melalui GT Cikampek Utama turun sebesar -35,41% dan GT Kalihurip Utama turun sebesar -43,51%, menuju arah Barat melalui GT Cikupa turun sebesar -30,45%, dan menuju arah Selatan melalui GT Ciawi turun sebesar -46,16%.
Baca juga : Jasa Marga Lakukan Pemeliharaan Jalan Tol Padaleunyi
Tujuh hari dalam masa penerapan PPKM tercatat total penurunan volume lalu lintas yang memasuki Jakarta sebesar -38,54% dengan rincian: Dari arah Timur melalui GT Cikampek Utama turun sebesar -35,16% dan GT Kalihurip Utama turun sebesar -50,39%, dari arah Barat melalui GT Cikupa turun sebesar -31,56%, dan dari arah Selatan melalui GT Ciawi turun sebesar -40,59%.
Sejalan dengan fungsi strategisnya, Heru mengatakan dalam rangka mendukung distribusi orang dan barang, khususnya dalam rangka mendukung pergerakan logistik, Jasa Marga akan terus mengoperasikan jalan tol-jalan tolnya yang dikelola di Indonesia.
Heru menghimbau kepada pengguna jalan untuk turut mendukung PPKM Darurat ini dengan tetap di rumah saja, menghindari ruang publik dan kerumunan, menerapkan pola hidup bersih dan tetap memperketat protokol kesehatan jika harus keluar rumah untuk keperluan mendesak, guna menekan penyebaran COVID-19./






































