www.bisnistoday.co.id
Selasa , 26 Mei 2026
Home GLOBAL Presiden Prancis Emmanuel Macron Sebut Trump tidak Realistis
GLOBALKawasan Global

Presiden Prancis Emmanuel Macron Sebut Trump tidak Realistis

Macron mengatakan pengamanan selat itu harus berkoordinasi dengan Iran setelah gencatan senjata.

Presiden Prancis Emmanuel Macron.
Presiden Prancis, Emmanuel Macron./
Social Media

JAKARTA-Bisnistoday: Presiden Prancis Emmanuel Macron mengecam Donald Trump. Ia mengatakan Presiden Amerka Serikat tersebut telah merusak NATO dengan menciptakan keraguan setiap hari tentang komitmennya terhadap aliansi tersebut.

Dalam wawancara dengan berbagai media kemarin, Trump membuat komentar yang meremehkan NATO. Ia menyebut Organisasi Fakta Pertahanan Atlantik Utara itu sebagai “macan kertas” dan mengancam akan menarik AS keluar darinya.

Trump sangat kritis terhadap aliansi tersebut karena menolak untuk mengindahkan tuntutannya untuk mengamankan Selat Hormuz dengan paksa, yang memicu kemarahan para pemimpin Eropa.

Macron memperingatkan bahwa komentar Trump yang mempertanyakan komitmen AS terhadap aliansi tersebut mengikis substansinya sendiri dan mendesak para pemimpin Eropa untuk bersikap serius.

“Saya percaya bahwa yang menentukan organisasi dan aliansi seperti NATO  adalah kepercayaan yang mendasarinya, dan itu sering terjadi, kebetulan, dalam hal militer dan strategis,” katanya selama kunjungan kenegaraan ke Seoul di Korea Selatan, Kamis (2/4/2026).

“Jika Anda meragukan komitmen Anda setiap hari, Anda mengikis kredibilitas Anda sendiri.”

Menurut Macron  seorang  pemimpin perlu bersikap serius jangan sering bicara kontradiktif. “Anda tidak boleh mengatakan hal yang berlawanan dengan apa yang Anda katakan sehari sebelumnya. Jangan terlalu banyak omong.”

Menurut penilaian Macron sangat tidak realistis untuk membuka kembali Selat Hormuz dengan paksa. Hal itu, menurutnya, akan membuat angkatan laut rentan mendapat serangan. Macron mengatakan pengamanan selat itu harus berkoordinasi dengan Iran setelah gencatan senjata.

Tuai kecaman

Sejumlah negara NATO seperti Spanyol dan Prancis menolak terlibat dalam perang melawan Iran sehingga membuat Trump kecewa. “Jadi saya telah belajar tentang NATO. Mereka tidak akan ada di sana (terlibat perang) jika kita pernah mengalami krisis besar. Anda tahu maksud saya krisis besar itu,” tambah Trump, tanpa menjelaskan lebih lanjut.

Para politisi di Prancis geram dengan komentar Trump. Yaël Braun-Pivet, ketua majelis rendah parlemen Prancis mengatakan “Saat ini kita sedang membahas masa depan dunia. Saat ini di Iran, kehidupan jutaan orang terdampak. Mereka tewas di medan perang, sementara ada presiden yang tertawa mengejek orang lain,” katanya kepada lembaga penyiaran publik Franceinfo.//

Arsip

Beritasatu Network

BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

Related Articles

Megawati Soekarnoputri bertemu Dubes India
Kawasan Global

Megawati  dan Dubes India Bahas Kedekatan Kedua Negara Sejak Era Soekarno dan Nehru

JAKARTA , Bisnistoday -Presiden Ke-5 Republik Indonesia yang juga Ketua Umum PDI...

Rudal Iran (dok:Unsplash/Moslem daneshzadel)
GLOBAL

Perundingan AS-Iran Alot, Kedua Kubu Sama-sama Ngotot

JAKARTA, Bisnistoday – Perundingan damai antara Amerika Serikat dan Iran berlangsung alot....

Logo TikTok (dok:Unsplash/Solen Feyissa)
GLOBAL

Malaysia Minta TikTok Blokir Akun yang Hina Kerajaan

JAKARTA, Bisnistoday - Badan pengawas internet Malaysia meminta TikTok untuk mengambil tindakan...

Aktivis Global Sumud Flotilla yang dievakuasi ke Turki. (dok:Anadolu)
GLOBAL

Dunia Kecam Perlakuan Israel Terhadap Para Aktivis

JAKARTA, Bisnistoday - Israel telah mendeportasi ratusan aktivis asing yang diculik oleh...