www.bisnistoday.co.id
Senin , 10 Agustus 2026
Home GLOBAL Tiket Piala Dunia 2026 Dianggap Terlalu Mahal, FIFA Menuai Kritik
GLOBALSport & Health

Tiket Piala Dunia 2026 Dianggap Terlalu Mahal, FIFA Menuai Kritik

FIFA menggunakan model penetapan harga dinamis yang banyak dikritik untuk Piala Dunia tahun ini, di mana harga dapat naik atau turun tergantung pada permintaan.

Trofi PIala Dunia (dok: Freepik)
Harga Tiket PIala Dunia 2026 Dinilai terlalu Mahal (dok: Freepik)
Social Media

JAKARTA-Bisnistoday: Federasi Sepak Bola Dunia (FIFA) menetapkan harga tiket final Piala Dunia 2026 sebesar  US$10.990 (sekitar Rp187 juta).

Pengumuman itu mereka sampaikan pada Rabu atau Kamis (2/4/2026) WIB, atau tak lama setelah 48 tim peserta perhelatan tersebut terbentuk.

Banyak yang menilai FIFA mematok harga terlalu tinggi. Adapun tiket termahal untuk final Piala Dunia 2022 sekitar US$1.600.

Harga tiket untuk kategori yang lebih murah juga naik. Tiket Kategori 2 sekarang seharga US$7.380, naik dari US$5.575 yang diumumkan sebelumnya pada bulan Desember. Sementara tiket Kategori 3 dihargai US$5.785, naik dari US$4.185.

FIFA menggunakan model penetapan harga dinamis yang banyak dikritik untuk Piala Dunia tahun ini, di mana harga dapat naik atau turun tergantung pada permintaan.

FIFA mengatakan keuntungan dari turnamen ini akan membantu mendanai pembinaan sepak bola di seluruh dunia.

Tiket untuk final dan 17 pertandingan babak penyisihan grup dirilis pada Rabu (Kamis WIB), sementara tiket tambahan akan tersedia secara bertahap hingga akhir turnamen.

Terdapat beberapa kendala ketika penjualan baru dibuka secara online pada hari Rabu. FIFA tidak menyebutkan pertandingan dan kategori harga mana yang akan tersedia. Itu artinya calon pembeli harus mencari di situs web FIFA yang bagi  sebagian orang membutuhkan waktu berjam-jam untuk mengaksesnya.

FIFA mengatakan fase penjualan ini adalah pertama kalinya penggemar dapat membeli kursi tertentu di stadion daripada permintaan umum untuk tiket dalam rentang harga tertentu. Tiket juga dapat diperjualbelikan kembali, di mana FIFA akan mengambil potongan 15% dari pembeli dan penjual.

Dikritik

Guardian mewartakan sitem penetapan harga dinamis ini menuai kritik dari penggemar sepak bola dan politisi.

“Penerapan penetapan harga tiket dinamis untuk Piala Dunia 2026 sangat bertentangan dengan misi inti FIFA untuk mempromosikan dan mengembangkan sepak bola secara global yang mudah diakses dan inklusif,” tulis sejumlah anggota Kongres AS dari Partai Demokrat dalam surat kepada presiden FIFA, Gianni Infantino, bulan lalu.

“Meskipun kota-kota tuan rumah bekerja sama dalam mewujudkan visi Piala Dunia terbesar dan paling global dalam sejarah, konsekuensi dari penetapan harga dinamis akan membuat Piala Dunia 2026 menjadi yang paling eksklusif secara finansial dan tidak terjangkau hingga saat ini.”

Sebaliknya, Infantino memuji proses penjualan sejauh ini. Ia mengatakan pada bulan Januari bahwa FIFA telah menerima apa yang setara dengan “permintaan untuk 1.000 tahun Piala Dunia sekaligus”.

Piala Dunia akan dimulai pada 11 Juni dan akan berlangsung di kota-kota di AS, Meksiko, dan Kanada. Adapun partai final akan berlangsung di New Jersey pada 19 Juli 2026.//

Arsip

Beritasatu Network

BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

Related Articles

Gianni Infantino (dok:AFP/LATimes)
GagasanSport & Health

Pelajaran dari Krisis Kepemimpinan FIFA

FIFA, Federasi Sepak Bola Internasional, saat ini sedang diterpa masalah, terutama terkait...

Politikus Partai Demokrat Abdul El-Sayed (Dok:Reuters)
GLOBAL

Kemenangan El-Sayed Permalukan Kubu Pro-Israel

JAKARTA, Bisnistoday – Kemenangan Abdul El-Sayed di Michigan dalam pemilihan pendahuluan Partai...

Vinicius Jr (dok:reuters)
Sport & Health

Real Madrid Perpanjang Kontrak Vinicius Jr hingga 2032

JAKARTA, Bisnistoday – Teka-teki tentang masa depan Vinicius Jr di Real Madrid...

Danone
Sport & Health

Pentingnya Peran Sinbiotik untuk Fondasi Kesehatan Sistem Imunitas Anak

JAKARTA, Bisnistoday -  Kesehatan saluran cerna si Kecil adalah hal krusial untuk...