JAKARTA, Bisnistoday – Program Doktor Ilmu Komunikasi Angkatan Ke-35 (DIK-35), Sekolah Pascasarjana Universitas Sahid, menyelenggarakan Seminar Internasional bertajuk “Prospects of the Tourism Industry Amid Economic Challenges” pada Jumat (24/7) di Hotel Grand Sahid Jaya, Jakarta.
Seminar ini mempertemukan pembuat kebijakan, akademisi, dan pelaku industri untuk membahas berbagai strategi guna memperkuat daya saing pariwisata Indonesia di tengah tekanan ekonomi global yang memengaruhi sektor ini.
“Pariwisata tidak hanya berbicara mengenai destinasi wisata atau aktivitas ekonomi, tetapi juga tentang bagaimana membangun kepercayaan, memperkuat kolaborasi, dan menghadirkan nilai bersama bagi masyarakat,” ujar Dr. Prasetya Yoga Santoso, Kepala Program Studi Doktor Ilmu Komunikasi, Sekolah Pascasarjana Universitas Sahid di Jakarta, Jumat (24/7).
“Komunikasi yang efektif menjadi kunci untuk menyelaraskan kepentingan pemerintah, dunia usaha, akademisi, dan mitra internasional agar setiap kebijakan dan kolaborasi yang dibangun mampu memberikan manfaat nyata bagi pengembangan pariwisata Indonesia,” urainya.
Seminar turut menghadirkan Dr. Hj. Kurniasih Mufidayati, M.Si., Wakil Ketua Komisi X DPR RI, sebagai keynote speaker. Diskusi panel turut menghadirkan Prof. Dr. Zainuddin Maliki, M.Si., Penasihat Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal; Ahmad Fajar, Direktur Utama Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC); Pauline Suharno, Ketua Umum ASTINDO; serta Herman Courbois, General Manager, Hotel Grand Sahid Jaya.
Dyah Hestu Lestari, Ketua Panitia Seminar Internasional DIK-35 Universitas Sahid mengutarkaan, bahwa seminar ini menjadi ruang dialog yang mempertemukan berbagai perspektif, mulai dari pemerintah, pelaku industri, asosiasi, akademisi, hingga mitra internasional.
“Kami berharap forum ini tidak berhenti pada diskusi, tetapi mampu menghasilkan rekomendasi yang implementatif sekaligus mendorong lahirnya kolaborasi baru untuk memperkuat ketahanan dan daya saing industri pariwisata Indonesia,” tuturnya.
Melalui seminar ini, Sekolah Pasca Sarjana Universitas Sahid menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan forum akademik yang mampu menjembatani dialog antara pemerintah, dunia usaha, akademisi, dan mitra internasional dalam merumuskan solusi atas berbagai isu strategis nasional.
Rekomendasi yang dihasilkan dari seminar ini akan menjadi masukan bagi pemerintah dan para pemangku kepentingan dalam memperkuat daya saing serta keberlanjutan industri pariwisata Indonesia./






































