www.bisnistoday.co.id
Jumat , 24 Juli 2026
Home EKONOMI Agrinas Palma Jajaki Kerja Sama dengan Ashok Leyland Untuk Kendaraan Perkebunan
EKONOMIEkonomi & Bisnis

Agrinas Palma Jajaki Kerja Sama dengan Ashok Leyland Untuk Kendaraan Perkebunan

PT Agrinas Palma Nusantara (Persero) dan perusahaan otomotif global Ashok Leyland, Hinduja Group dari India menjajaki peluang kerja sama di bidang kendaraan komersial, kendaraan listrik (Electric Vehicle/EV), logistik perkebunan, Kamis, (24/7).
Social Media

JAKARTA, Bisnistoday – PT Agrinas Palma Nusantara (Persero) menerima kunjungan perusahaan otomotif global Ashok Leyland, bagian dari Hinduja Group dari India. Kedua perusahaan menjajaki peluang kerja sama di bidang kendaraan komersial, kendaraan listrik (Electric Vehicle/EV), logistik perkebunan, serta pengembangan sektor agribisnis dan hilirisasi.

Pertemuan dihadiri Direktur Utama Mohammad Abdul Ghani dan turut dihadiri Wakil Direktur Utama Kusdi Sastro Kidjan, Direktur Operasional Tuhu Bangun, Direktur Bisnis Nurhidayat, serta Direktur Pemasaran Mohammad Wais Fansuri, bersama jajaran manajemen PT Agrinas Palma Nusantara (Persero), Kamis (23/7). Dari pihak Ashok Leyland hadir jajaran pimpinan perusahaan untuk memaparkan kapabilitas dan menjajaki potensi kerja sama yang dapat memberikan nilai tambah bagi kedua belah pihak.

Melalui siaran pers yang diterima, Agrinas menyampaikan kebutuhan operasional perusahaan, khususnya terkait penguatan sistem logistik pengangkutan tandan buah segar (TBS) serta komitmen perusahaan dalam mendorong penggunaan teknologi yang lebih ramah lingkungan melalui transformasi armada menuju kendaraan listrik secara bertahap.

Dalam kesempatan tersebut, Ashok Leyland memaparkan profil perusahaan beserta kapabilitasnya sebagai salah satu produsen kendaraan komersial global, termasuk pengalaman dalam pengembangan truk, bus, kendaraan pertahanan, dan kendaraan listrik.

Diskusi juga membahas berbagai peluang kolaborasi yang berpotensi dikembangkan di masa mendatang, tidak hanya pada aspek penyediaan kendaraan operasional, tetapi juga dukungan terhadap pengembangan kawasan perkebunan, penguatan rantai pasok logistik, pengembangan bioetanol berbasis singkong, pemanfaatan Palm Oil Mill Effluent (POME) sebagai bahan baku bioavtur, hingga potensi perdagangan komoditas kelapa sawit dan produk turunannya ke pasar internasional.

Seluruh pembahasan masih berada pada tahap eksplorasi dan akan dikaji lebih lanjut sesuai kebutuhan serta prioritas bisnis masing-masing pihak.

Sebagai tindak lanjut, kedua belah pihak sepakat untuk melaksanakan pembahasan teknis lanjutan guna mendalami spesifikasi kendaraan, aspek komersial, serta berbagai peluang kolaborasi yang dinilai memiliki nilai tambah bagi kedua perusahaan.

Arsip

Beritasatu Network

BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

Related Articles

Presiden AS Donald J Trump.
EKONOMIKawasan Global

Trump akan Terapkan Tarif Baru pada Lebih dari 80 Negara

JAKARTA, Bisnistoday – Amerika Serikat akan mengenakan tarif antara 10% atau 12,5%...

TransNusa
Ekonomi & Bisnis

TransNusa Bersama Singapore Tourism Board Tawarkan Tarif Penerbangan Spesial dan Promo Fly-Cruise Terbaru

JAKARTA, Bisnistoday - Wisatawan Indonesia akan segera memiliki lebih banyak alasan untuk...

EKONOMIEkonomi & Bisnis

Menkop Pastikan Arah Penguatan Koperasi Saat Dialog dengan Penggerak Koperasi di Pamekasan

PAMEKASAN, Bisnistoday – Menteri Koperasi (Menkop) Ferry Juliantono memberikan arahan sekaligus berdialog...