JAKARTA, Bisnistoday-Waktu mungkin terus berjalan menjauh, tapi kenangan selalu punya cara untuk menetap. Ia menolak dilupakan. Ia bersembunyi di sela-sela deburan ombak Teluk Ambon, menyelinap di antara celah dinding gaba-gaba sekolah, dan sesekali menyapa lewat riuh angin di puncak Gunung Salahutu.
Buku ini, “Ambon, Ada Kisah di Telukmu”, merupakan perjalanan menguak kisah masa lalu. Lahir dari kerinduan yang mengendap lama. Ia bukan sekadar deretan kalimat dan paragraf, melainkan sebuah mesin waktu.
Catatan perjalanan yang merangkum tawa, air mata, cinta, dan perpisahan di tanah yang selalu memanggil-manggil untuk dipulangkan.
Di lembar-lembar ini, aku mencoba memungut kembali serpihan masa lalu yang berserakan di Batu Merah tempat mimpi- mimpi, mulai ku bangun.
Menuliskan ulang langkah kecilku yang berjejak. Aku juga ingin membawamu kembali merasakan hangatnya suasana kota, teluk Ambon dan sahabat sahabat kecilku, hingga sunyinya dermaga tempat segala rindu kerap berlabuh.
Buku ini juga adalah catatan cintaku teruntuk mereka yang membentuk diriku. Untuk ketangguhan Umak tersayang, yang tak pernah patah, dan jejak langkah Ayah yang selalu diam namun menguatkan.
Buku ini adalah buku pertama,dari tiga buku (Trilogi), yang akan kuhampar nanti.
Gambar ilustrasi, dibuat dengan visual AI, agar relevan dengan setiap cerita dalam buku ini. Beberapa tulisan sudah pernah di posting di grup WA, maupun di Facebook.
Pada akhirnya, bila Kaki harus melangkah pergi. Namun, sejauh apapun jarak membentang, kepingan jiwa ini akan selalu tertinggal di Ambon.
Terima kasih kepada keluarga, para sahabat di masa kecil dan setiap jiwa yang namanya abadi dalam buku ini. Terima kasih untuk Ambon, teluknya yang mempesona yang tak pernah kehabisan cerita.
Mari sejenak, lepas angan angan, dan biarkan ombak Teluk Ambon bercerita kepadamu lewat halaman demi halaman ini. Selamat menyelami kenangan, Ambon manis eee
Penulis
Firdaus Rasyad Bgd Sampono



















![Seorang petugas pemadam kebakaran menyemprotkan air ke hutan yang terbakar di wilayah Lege-Cap-Ferret, Prancis barat, pada 24 Juli 2026 [Caroline Blumberg/AP]](https://bisnistoday.co.id/wp-content/uploads/2026/07/Karhutla-680x533.jpg)





















