www.bisnistoday.co.id
Minggu , 8 November 2026
Home EKONOMI Kemendes PDTT Berharap Desa Wisata Bangkit Pasca Pandemi Covid-19
EKONOMI

Kemendes PDTT Berharap Desa Wisata Bangkit Pasca Pandemi Covid-19

Direktur Jenderal Pembangunan Desa dan Perdesaan, Kemendes PDTT, Sugito
Social Media

JAKARTA, Bisnistoday- Kementerian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) mengharapkan desa wisata mampu bangkit setelah pandemi Covid-19 berakhir agar dapat menopang perekonomian masyarakat.

“Kita punya harapan besar mudah-mudahan pandemi ini segera berakhir dan pariwisata yang menjadi salah satu sektor unggulan, sebagai penopang kegiatan ekonomi, baik ekonomi negara maupun masyarakat bisa pulih kembali,” ujar Direktur Jenderal Pembangunan Desa dan Perdesaan, Kemendes PDTT, Sugito dalam keterangan tertulisnya usai menjadi narasumber dalam kuliah daring Akademi Desa di Jakarta, Jumat (6/8).

Menurut dia, pengembangan desa wisata memiliki beberapa manfaat diantara, meningkatkan kualitas hidup masyarakat desa dan budaya yang dapat lestari karena terciptanya lapangan kerja baru.

“Prinsip pengembangan desa wisata berkelanjutan adalah harus memberi nilai manfaat secara ekonomi kepada masyarakat, selain itu masyarakat bisa terlibat secara aktif dalam aktivitas di desa wisata dan tetap menjaga nilai-nilai, norma, keseharian dan budaya yang berlaku di masyarakat setempat,” kata Sugito.

Dalam kesempatan tersebut, Sugito juga menyampaikan, pengembangan desa wisata juga dapat meningkatkan keberadaan industri kecil dan menengah. “Pengembangan desa wisata juga dapat sebagai sarana promosi produk lokal,” katanya.

Badan Usaha Milik Desa (BUMDes), Sugito menambahkan, berpeluang dalam meningkatkan ekonomi desa karena dapat meningkatkan pendapatan desa dan masyarakat.

“BUMDes sebagai pengelola desa wisata bertujuan untuk meningkatkan perekonomian desa, mengoptimalkan aset desa, meningkatkan usaha masyarakat, mengembangkan rencana kerja sama usaha antar desa,” ujarnya.

Selain itu, lanjut dia, BUMDes juga menciptakan peluang jaringan pasar, membuka lapangan kerja, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, dan meningkatkan pendapatan masyarakat desa dan pendapatan desa.

Ia mengatakan, di masa pandemi C0vid-19, salah satu sektor yang terdampak adalah sektor pariwisata. Sehingga kebijakan dalam pengelolaan desa wisata di masa pandemi Covid-19 menjadi sebuah langkah dalam mengatasi permasalahan sektor pariwisata.

Maka itu, kata dia, dalam pengelolaan desa wisata harus menerapkan protokol kesehatan yang ketat dan menjaga kebersihan lingkungan. “Sebuah harapan dan doa mudah-mudahan kita semua terhindar dari Covid-19,” ucapnya./

Arsip

Beritasatu Network




BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

Related Articles

Ancaman Serangan Siber (ilustrasi: Julio Lopez/Unsplash.com)
EKONOMIGagasan

Di Balik Kekacauan Global

JAKARTA, Bisnistoday.co.id - Beberapa hari terakhir marak beredar berita tentang peretasan sistem...

EKONOMIPerbankan & Asuransi

HUT BRI Life ke-39, Perkuat Komitmen “Melindungi Keluarga Indonesia”

JAKARTA, Bisnistoday.co.id - PT Asuransi BRI Life merayakan Hari Ulang Tahun (HUT)...

Para pengunjuk rasa menuntut keringanan utang bagi negara-negara miskin dalam pertemuan tahunan IMF-Bank Dunia di Bangkok pada Oktober lalu. (dok: Peerapon Boonyakiat/Sopa Images/Shutterstock)
EKONOMIGLOBAL

Utang Luar Negeri Semakin Mencekik Negara Miskin

JAKARTA, Bisnistoday.co.id – Negara-negara miskin kini semakin sulit untuk berinvestasi untuk masa...

Pemilu Sela di AS (dok: The GuardianSteven Garcia/NurPhoto/Shutterstock)
EKONOMIGLOBAL

Demokrat Menangi Pemilu Sela di AS, Apa Dampaknya bagi Asia?

JAKARTA, Bisnistoday.co.id – Partai Demokrat berhasil menang telak dalam pemili paruh waktu...