www.bisnistoday.co.id
Minggu , 9 Agustus 2026
Home NASIONAL & POLITIK Anis Matta : Gerakan Mahasiswa Sebagai Lonceng Perubahan Zaman
NASIONAL & POLITIK

Anis Matta : Gerakan Mahasiswa Sebagai Lonceng Perubahan Zaman

GERAKAN MAHASISWA : Anis Matta dalam Gelora Talks bertema Mengukur Gerakan Mahasiswa Indonesia secara daring di Jakarta, Rabu (20/4).
Social Media

JAKARTA, Bisnistoday – Gerakan mahasiswa Indonesia yang terjadi di berbagai daerah merupakan cerminan tanda atau lonceng perubahan tatanan baru yang sama sekali merubah tatanan lama. 

Ketua Umum, Partai Gelora Indonesia Anis Matta menegaskan, gerakan mahasiswa yang muncul secara sporadis merupakan alarm zaman. Gerakan ini menandai awalnya kehidupan baru dengan merubah sama sekali tatanan lama. 

“Gerakan mahasiswa banyak simpati, bukan hanya datang dari sesama mahasiswa tetapi juga didukung emak-emak. Krisis ini semakin berat dipicu inflasi sehingga semua teriak. Sebagai alarm zaman, menandai kehidupan baru pasca pandemik, bergulir krisis ekonomi dan krisis sosial mengancam,” ungkap Anis Matta dalam Gelora Talks bertema Mengukur Gerakan Mahasiswa Indonesia secara daring di Jakarta, Rabu (20/4).

Anis Matta mengatakan, perang Rusia-Ukraina merupakan anomali situasi makro dunia. Perang menimbulkan ketidakpastian terhadap ekonomi serta tatanan global. Belum lagi situasi dalam negeri masih dikejutkan berbagai hal seperti krisis minyak goreng, dan ketidakpastian lainnya. 

“Saya perkirakan pemerintah belum punya tools bagaimana menghadapi berbagai gejolak ketidakpastian global ini. Kalau demikian terbuka peluang krisis yang lebih dalam,” ujarnya 

Seperti di Cina sudah merevisi pertumbuhan ekonomianya sekitar 5%, dan realitasnya bisa lebih rendah dari target. Kondisi dalam negeri, sepertinya pemerintah belum memiliki instrument untuk menghadapinya. 

“Pemerintah seperti linglung tak punya instrument, dan disisi lain himpitan masyarakat terus menjadi-jadi. Ini berbeda dengan apa yang terjadi di krisis 1998, krisis tersebut diciptakan sedangkan sektor riil relatif aman. Krisis orba diciptakan menjadikan perusahaan bangkrut. Berbeda dengan krisis sekarang, bersifat sistemik dan global, semua negara merasakan,” tuturnya.

Sementara, Ketua Umum Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI), Arjuna Putra Aldino mengatakan, krisis minyak goreng sebagai contohnya semata-mata bukan sepenuhnya akibat harga sawit dunia. Gejolak minyak goreng ini kental dengan campurtangan oligarki. 

“Hal tersebut tidak bisa dibiarkan terus terjadi, harus berubah dari hulu dan hilir. Nah, sebagai mahasiswa harus kritis untuk meluruskan kembali jalanya pemerintah yang melenceng. Jangan sampai, bergerak diluar koridor, nafas kami terefleksi dari sikap kritis,” tuturnya. 

Sejauh mana nafas kritis ini, lanjut Arjuna, tergantung pada moral force dan konsisten melakukan kontrol pemerintah. Seperti diketahui parlemen didominasi kaum elite bisnis dan inilah membuat partisipasi publik menjadi macet. “Kita lontarkan kritik, sebagai control dan selama ini ketika pandemik seolah pemerintah bergerak tanpa kontrol,” tegasnya. 

Diliputi Banyak Persoalan

Abdul Musyafir Yahya,Ketua Umum DPP Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) menuturkan, pemerintah sekarang diliputi banyak persoalan seperti persoalan tanah, isu HAM, dan gerakan mahasiswa merupakan akumulasi kesemuanya. “Jadi gerakan mahasiswa ini lumpah dan wajar.”

Menurutnya, belum semua janji Presiden saat diskusi di Istana terwujud. Masih ada ancaman kenaikan bahan bakar, dan dampak perang Rusia Ukraina. “Beberapa bulan memang belum terasa, sekarang dampak perang mulai kelihatan, kenaikan harga gas, dan lainnya. Lalu apa yang harus dilakukan pemerintah, untuk mengantisipasinya? Nafas kami masih panjang, munculnya sejauh ketidakadilan dan keserakahan itu terlihat,” terangnya.

Pengamat politik Rocky Gerung mengatakan, nafas gerakan mahasiswa merupakan nafas rakyat, terhubung dengan nafas zaman dan menyatu dengan alam semesta. Sedangkan nafas kekuasaan pajang atau tidak malah justeru menjadi pemikiran. “Bagaimana nafas Luhut, nafas Erick, nafas Lutfi atau nafas Muhaimin. Jangan-jangan mereka semua sudah pakai ventilator. Mahasiswa muncul merupakan panggilan zaman,” cetusnya. 

Rocky juga mengingatkan, hubungan AS dangan Indonesia yang semakin memanas ketika muncul negara tersebut baper memunculkan pelanggaran HAM masa Presiden Jokowi. “AS munculkan pelanggaran HAM, ini suatu yang serius lho. Apakah ini tanda-tanda,” tuturnya./

Arsip

Beritasatu Network

BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

Related Articles

Fahri Hamzah
NasionalNASIONAL & POLITIK

Fahri Hamzah Bahas Transformasi Kota Bersama Sultan DIY

YOGYAKARTA, Bisnistoday – Wakil Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Fahri Hamzah...

Wamen ATR/BPN
NasionalNASIONAL & POLITIK

Wamen ATR/Waka BPN: Pertanahan Berperan Strategis dalam Mendukung Asta Cita Presiden

JAKARTA, Bisnistoday  - Wakil Menteri Agraria dan Tata Ruang/Wakil Kepala Badan Pertanahan...

Bahlil Sentil Menteri Perumahan maruara sirait prabowo hipmi
NasionalNASIONAL & POLITIK

Canda Bahlil Colek Kinerja Perumahan di Depan Prabowo

LAMPUNG, BisnisToday - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) RI Bahlil...

Fahri Hamzah Dorong Reformasi Total Sektor Perumahan Nasional_Baku Menjadi Alarm Dunia
NasionalNASIONAL & POLITIK

Fahri Hamzah Dorong Reformasi Total Sektor Perumahan Nasional

Jakarta, BisnisToday - Wakil Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman RI, Fahri Hamzah,...