JAKARTA, Bisnistoday – Selama 19 tahun perjalanan, Primaya Hospital telah memberikan pelayanan kesehatan unggul kepada 16 juta pasien melalui berbagai cabang yang tersebar di Indonesia. Kini dua dekade perjalanan, Primaya Hospital mendapatkan dukungan pengembangan medical tourism dari Kementerian Kesehatan melalui penguatan layanan kesehatan unggulan dan kemampuan klinis.
CEO Primaya Hospital Group, Leona A. Karnali mengungkapkan bahwa Primaya Hospital mengikuti standar Joint Commission International (JCI) “Kami mengusung topik dan tema ‘One Primaya’ sebagai komitmen bahwa dimanapun Primaya Hospital berada, baik di Jakarta, Tangerang, Bekasi, Makassar, Pangkalpinang, Palangka Raya, Semarang dan sebagainya — Pelayanan Primaya Hospital tetap berstandar sama yaitu standar JCI maupun standar nasional untuk menjaga mutu dan keselamatan pasien, sehingga kami dapat memberikan pelayanan kesehatan terbaik untuk masyarakat Indonesia,” jelas Leona dalam konferensi pers Primaya Fair 2026 di AEON Mall BSD City pada Rabu (23/9/2026).
Komitmen tersebut diwujudkan melalui Primaya Fair 2026, yang resmi dibuka 23-27 September di Main Atrium, AEON Mall BSD City dengan tema “20 Years of Excellence, Care That Matters to You”. Masyarakat dapat mengikuti 20 health talk, mengenal delapan centers of excellence, serta mendapatkan berbagai pilihan pemeriksaan kesehatan.

“Kami ingin terus berkontribusi dalam penguatan health tourism di Indonesia, dengan menghadirkan clinical expertise, teknologi, dan layanan yang dapat menjadi pilihan masyarakat di dalam negeri,” lanjutnya.
Dalam pembukaan Primaya Fair 2026, Direktur pengembangan pelayanan kesehatan rujukan Kemenkes RI dr. Yanti Herman mengatakan Primaya Fair sejalan dengan perubahan peran rumah sakit yang tidak hanya memberikan pelayanan saat pasien sakit, tetapi juga berperan dalam menjaga masyarakat tetap sehat.
Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Banten dr. dr. Hj. Ati Pramudji Hastuti, MARS, menambahkan bahwa pameran kesehatan yang digelar oleh Primaya Hospital bukan hanya menghadirkan inovasi atau melayani masyarakat tetapi juga memberikan kesadaran masyarakat lebih dini.
“Mari kita jadikan momentum Primaya Fair sebagai ajang promotif dan preventif yang mampu mengedukasi masyarakat akan pentingnya kesehatan bagi individu, keluarga, dan lingkungan,” ujarnya.
Di Primaya Fair BSD City, terdapat booth homecare dari Primaya Hospital x Kavacare yang menghadirkan dokter dan perawat homecare untuk memberikan layanan pendampingan, tindakan, terapi, serta konsultasi di rumah. Selain layanan homecare, Kavacare juga menyediakan asisten medis untuk membantu kebutuhan berobat di dalam maupun luar negeri.
Selain itu, Primaya Fair juga menghadirkan promo satuan dan paket yang dapat diakses pada 23–27 September 2026 antara lain Mini MCU untuk pemeriksaan gula dan asam urat seharga Rp20.000, Mini MCU lengkap seharga Rp35.000, hingga MRI non-kontras seharga Rp2.000.000. Adapun promo lainnya tersedia mulai dari harga Rp120.000 untuk pemeriksaan EKG, rontgen thorax, vaksin influenza, dan CT scan non-kontras.
Melalui Primaya Fair 2026, Primaya juga mempersiapkan Primaya Hospital BSD sebagai rumah sakit ke-21, sebagai bagian dari upaya memperluas akses masyarakat terhadap layanan kesehatan yang berkualitas dan lebih dekat dengan kebutuhan pasien.(alya)








































