JAKARTA, Bisnistoday – PT Yili Indonesia Dairy (YID), melalui jenama es krim unggulannya JOYDAY, memperkuat penetrasinya di pasar global. Pada tahun 2024, Yili mencatatkan nilai ekspor lebih dari 3 juta US Dollar melalui ekspor es krim ke 19 negara di Asia, Timur Tengah, hingga Afrika.
Presiden Direktur PT Yili Indonesia Dairy, Yu Miao mengatakan, untuk lebih meningkatkan daya saing di pasar internasional, JOYDAY berencana meningkatkan kualitas produk sesuai standar nasional dan internasional, melalui penerapan Sistem Manajemen Keamanan Pangan Olahan (SMKPO) di setiap distributor produk.
“Selain itu juga partisipasi aktif dalam berbagai ajang internasional dan pengembangan kemitraan bisnis global. Hal ini merupakan salah satu langkah strategis JOYDAY yang akan terus ditingkatkan guna memperluas pasar dan membangun reputasi sebagai penyedia produk berkualitas tinggi di tingkat dunia,” tutur Yu Miao di Jakarta, Kamis (23/1).
Yu Miao menambahkan, selain mengedepankan kualitas untuk merambah jaringan internasional, perusahaan juga memaksimalkan kapasitas produksi di pasar domestik. Seperti diketahui, bahwa JOYDAY diproduksi melalui standar kualitas tinggi dalam fasilitas pabrik seluas 17 hektar dengan kapasitas produksi lebih dari 100 ton es krim per hari.
“Saat ini distribusi nasional JOYDAY sendiri telah mencakup 38 provinsi di Indonesia dan telah tersedia di pasar tradisional, modern dan online.”
Kedepan, JOYDAY mengembangkan inovasi varian baru yang lebih sesuai dengan kebutuhan konsumen di berbagai pasar, termasuk varian baru yang lebih variatif dan unik berdasarkan tren serta selera baik lokal maupun internasional.
“Kami yakin dengan terus melakukan inovasi dan menjaga kualitas produk yang kami distribusikan ke seluruh konsumen akan berdampak pada perluasan pasar kami, tidak hanya di Indonesia tetapi juga untuk konsumen mancanegara kami. Kami optimis bisa semakin melebarkan sayap untuk industri es krim ini,” tutur Yu Miao./




































