www.bisnistoday.co.id
Selasa , 6 Oktober 2026
Home OPINI Gagasan Digitalisasi SPBU Rugikan Pertamina Atau Telkom?
Gagasan

Digitalisasi SPBU Rugikan Pertamina Atau Telkom?

SPBU Pertamina
SPBU di salah satu Area di Surabaya./
Social Media

JAKARTA, Bisnistoday – Center For Budget Analisis (CBA) meminta kepada Kejaksaan Agung untuk menelusuri proyek kerjasama pengadaan dan manage service Digitalisasi Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) melalui Kontrak Nomor SP-12/C00000/2019-SO tanggal 18 April 2019, antara PT Telkom dengan PT Pertamina.

Nilai Proyek ini sebesar Rp 3.626.658.426.755,00 atau jumlah maksimal volume BBM sebanyak 237.813.668.939,00 liter untuk Pekerjaan pembuatan sistem monitoring distribusi dan transaksi penjualan Bahan Bakar Minyak (BBM) pada 5.518 SPBU Pertamina.

Atau Secara rinci Proyek sebesar Rp.3.6 Triliun ini diperuntukan alokasi Pekerjaan pengadaan dan pemasangan sistem, infrastruktur pendukung, dan data center menghabiskan anggaran sebesar Rp2.838.092.914.775,00 dan Biaya  Support Rp 788.565.511.981,00. Serta Jangka waktu pekerjaan mulai dari tanggal 4 Oktober 2018 sampai dengan tanggal 31 Desember 2019.

Kemudian Jenis SPBU yang masuk dalam lingkup kerja sama Digitalisasi 5.518 SPBU terdiri dari:

  • SPBU CODO: Corporate Owned Dealer Operated, yaitu SPBU milik Pertamina dan dioperasikan oleh swasta, ada 208 SPBU;
  • SPBU DODO: Dealer Owned Dealer Operated, SPBU milik swasta dan dioperasikan swasta, ada 5.071 SPBU;
  • SPBU COCO: Corporate Owned Corporate Operated, yaitu SPBU milik Pertamina dan dioperasikan oleh Pertamina, ada 178 SPBU; dan
  • 61 SPBU yang jenisnya tidak teridentifikasi.

Namun sayang seribu sayang, ternyata PT.Telkom dalam Penyelesaian  implementasi perangkat dan sistem sangat terlambat seperti keong.PT Telkom tidak dapat melaksanakan pekerjaan tersebut sesuai jangka waktu yang telah disepakati dalam kontrak.

Pada Posisi per 21 November 2019, jumlah SPBU yang telah selesai diintegrasi adalah sejumlah  1.415 SPBU atau 25,64% dari target 5.518 SPBU, selesai UAT (User Acceptance Test) sejumlah 442 SPBU, dan selesai BAST sejumlah 299 SPBU.

Padahal rencana implementasi digitalisasi SPBU Pertamina seperti angin surga, dan akan dilakukan secara bertahap seperti tahun 2018: pelaksanaan inisialisasi Data Center & Cloud Services dan implementasi sistem di 1.000 SPBU, dan tahun 2019: implementasi sistem di 4.518 SPBU.

Dari ilustrasi tersebut, CBA mendesak sekali lagi meminta kejaksaan Agung untuk mendalamin kasus proyek Telkom dan Pertamina tentang digitalisasi SPBU karena sangat aneh dan menarik dari kacamata undang undang pemberantasan korupsi.

Jakarta, Maret 2024

Oleh : Uchok Sky Khadafi, Direktur Eksekutif CBA

Arsip

Beritasatu Network




BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

Related Articles

Presiden Prabowo
Gagasan

Kodam Baru dan Risiko Inflasi Jenderal

JAKARTA, Bisnistoday.co.id-Pembentukan enam Komando Daerah Militer (Kodam) baru pada momentum HUT ke-81...

Presiden Prabowo
Gagasan

Ketika Pakar Saking Pintarnya Jadi “Goblok”

JAKARTA,Bisnistoday- Kalimat Presiden Prabowo Subianto, “saking pintarnya, saking pintarnya jadi goblok”, dalam...

Karikatur Obligasi Daerah
Gagasan

Musim Ngutang, Tarik Ulur Penerbitan Obligasi Daerah Pemprov DKI Jakarta

RENCANA Pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk menerbitkan obligasi daerah kembali memantik perdebatan...

Para pengunjuk rasa menentang AfD (Dok: Clemens Bilan/EPA)
Gagasan

AfD, Trauma Sejarah, dan Demokrasi yang Harus Dijaga

ADA yang menarik dari peta politik Jerman belakangan ini. Selasa, 8 September...