JAKARTA, Bisnistoday – Kementerian PUPR menyatakan berupaya penuh dalam mengantisipasi ancaman banjir di akhir tahun 2022. Khususnya untuk wilayah Ibukota Jakarta, dua waduk yakni CIawi dan Sukamahi bakal efektif beroperasi pada Oktober atau November 2022 mendatang.
“Untuk mereduksi banjir wilayah Jakarta, setidaknya nanti akan beroperasi waduk Ciawi dan Sukamahi dengan mampu mengurangi debit sekitar 24 persen. Sedangkan untuk wilayah Jakarta saat masuk Pintu Air Manggarai sekitar 11 Persen terkurangi,” ungkap Dirjen Sumber Daya Air (SDA) Kementerian PUPR, Jarot Widyatmoko kepada media di Jakarta, Kasmis (29/9).
Ia mengatakan, kegiatan normalisasi maupun revitalsasi sarana air seperti tanggul di Sungai Ciliwung sudah mencapai 16 km dari target 33 km. Kondisi tanggul masih tetap diperlukan agar tidak melimpas air dengan debit tinggi di luar area sungai. “Betonisasi harus dihindari namun untuk area yang sudah tidak bisa dilebarkan, sepadan sungai ini harus ditanggul,” terangnya.
Sementara , lanjut Jarot di wilayah hilir telah dilakukan pembangunan tanggul yang direncanakan sepanajng 46 km. sekarang ini, yang telah dikerjakan oleh Kementerian PUPR sepanjang 12 km serdangkan untuk tugas Pemprov DKI Jakarta sekitar 22 km./





































