JAKARTA, Bisnistoday- Kebakaran yang terjadi di Pasar Gembrong mengingatkan kembali DPRD DKI Jakarta untuk mempertanyakan peran alat pemadam kebakaran yang telah dibeli Pemprov DKI Jakarta seharga Rp8,89 Miliar.
Temuan dugaan penggelembungan pengadaan robot pemadam diungkap jelang Laporan Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD DKI tahun 2019 lalu. Pemprov DKI Jakarta ingin membeli robot pemadam kebakaran senilai Rp8 miliar.
“Saya mendesak Kepala Dinas Pemadam Kebakaran untuk memberikan penjelasan terkait dengan hal ini,” kata Anggota Komisi C, DPRD DKI Jakarta, dari Fraksi Nasdem, Ahmad Lukman Jupiter, dalam keteranganya di Jakarta, Minggu (24/4).
Jupiter menduga Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menggelembungkan (mark up) harga robot pemadam kebakaran dengan tipe LUF 60 senilai Rp8,89 miliar. Dugaan itu diarahkan kepada Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) DKI Jakarta.
Sementara, informasi dari FKDM Kecamatan Jatinegara, telah terjadi kebakaran di lingkungan RT 06/RW 01 Kelurahan Cipinang Besar Utara (CBU), Jalan Jenderal Basuki Rahmat. Menurut laporan anggota FKDM CBU dugaan sementara api berasal dari kompor warga. Penyebab kebakaran masih dalam penyelikan pihak-pihak terkait.
Berdasar twitter resmi PBBD DKI api pertama kali pukul 21.06 WIB. Menghanguskan sejumlah kios toko mainan di Pasar Gembrong. Info dari rekan FKDM CBU rumah Ketua RW 01 Kelurahan Cipinang Besar Utara habis dilalap api.
Sejauh ini pihak pemadam kebakaran sudah menurunkan 21 unit mobil pemadam kebakaran dan belum terlihat Robot Damkar turun di lokasi. Sampai saat ini belum dapat ditaksir kerugian material dan korban jiwa./

