JAKARTA, Bisnistoday – Wakil Ketua Umum Partai Gelomvbang Rakyat (Gelora) Indonesia Fahri Hamzah meminta para elite politik di Indonesia membangun narasi kekompakan dan persatuan bangsa.Ditengah ketidakpastian situasi geoplitik global sekarang diperlukan kebersamaan yang kuat dan menyatukan seluruh komponen bangsa.
“Inilah yang menyebabkan kita memerlukan persatuan, kita memerlukan narasi persatuan, narasi kenbersamaan,” kata Fahri dalam keterangannya, Minggu (12/4).
Lebih lanjut Fahri mengtakan, diperlukan juga untuk mengatur cara kerja kelembagaan di pusat dan daerah, dengan membangun kekompakan lintas sektoral, serta kekompakan kolektif semua komponen bangsa.
Selanjutnya adalah ikut membersamai pemimpin Indonesia yang punya keinginan menjadikan Indonesia sebagai negara Superpower baru, serta ikut serta menjaga ketertiban dunia dan mewujudkan negara Palestina.
“Jika melihat pergerakan Indonesia di kancah politik global sekarang di bawah kepimpinan Pak Prabowo. Ini satu pertanda, bahwa kita ingin juga untuk menjadi kekuatan atau super power baru. Wajar kalau suatu hari Indonesia memimpin dunia,” kata Wakil Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) ini.
Ia menguraikan, konsensus pertama yang disampaikan Presiden Prabowo diperlambangkan oleh peristiwa Sumpah Pemuda 1928, sementara gelombang pertama yang ditulis Anis Matta dalam bukunya tentang menjadi Republik.
Konsensus kedua, katanya, lahirnya Pancasila dan UUD 1945, sementara dalam buku gelombang kedua adalah fase menjadi negara modern yang kuat.Sedangkan konsensus ketiga adalah gelombang ketiga yang ditulis Ketua Umum Partai Gelora Anis Matta menjadikan Indonesia sebagai negara Superpower baru.
“Apa yang dilakukan Presiden Prabowo sekarang ini adalah membebaskan Indonesia dari ketidakmandirian, Membangun kemandirian pangan, kemandirian energi, hilirisasi, industrialisasi, dan membangun basis Indonesia digital., termasuk teknologi militer dan sebagainya,” paparnya./








































