www.bisnistoday.co.id
Minggu , 6 September 2026
Home NASIONAL & POLITIK Nasional GAPKI Modifikasi Cuaca Antisipasi El Nino
Nasional

GAPKI Modifikasi Cuaca Antisipasi El Nino

Social Media

KALTENG, Bisnistoday – Indonesia dibayangi oleh cuaca kering ekstrim yang disebut sebagai siklus El-nino. Fenomena alam ini diprediksi memberikan resiko besar pada terjadinya kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) terutama di semak belukar, area gambut dan lahan terlantar (tidak dikelola).

Untuk memitigasi resiko karhutla, GAPKI cabang Kalteng melakukan Teknologi Modifikasi Cuaca (TMC) bersama dengan pemerintah.

Ketua Bidang Lingkungan dan ISPO GAPKI Kalteng, Sutto Suwahyo menegaskan komitmen GAPKI dalam merangkul para pemangku kepentingan secara lebih dini sebagai upaya memitigasi resiko  Karhutla. Diantaranya menyiapkan sarana dan prasarana di seluruh perusahaan anggota GAPKI, mengedukasi masyarakat dan petani kelapa sawit sekitar, juga melakukan TMC di masa El-Nino.

“Setiap hari kami melakukan evaluasi dan pemantauan terhadap seluruh wilayah Kalteng. Dari hasil evaluasi tersebut akan diputuskan daerah mana yang rawan dan menjadi prioritas pelaksanaan TMC. Kami tidak ingin kejadian kebakaran lahan terulang lagi. Maka sebelum itu terjadi, kami aktif melakukan upaya-upaya pencegahan,” tegas Sutto.

TMC merupakan program pemerintah dalam memitigasi resiko panas ekstrim akibat El-nino. GAPKI cabang Kalteng mendukung pemerintah dalam upaya tersebut selama enam hari yakni dari tanggal 25 sampai dengan 30 Agustus 2023. Sasarannya seluruh area Kalteng memiliki tingkat kelembapan paling rendah atau sangat kering.

Berdasarkan data Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), wilayah Kalimantan Tengah (Kalteng) dan Riau menjadi daerah yang rentan terhadap kasus karhutla. Menurut data BRIN, selama bulan Agustus sudah ditemukan lebih dari 60 hotspot di beberapa titik di Kalteng.

“Secara historis, curah hujan wilayah Kalteng pada bulan Agustus 2023, hingga tanggal 24 menunjukan penurunan dibanding rata-rata historisnya. Hal ini menunjukan el nino yang sangat besarnya pengaruhnya di Kalteng. Diharapkan dengan TMC, tidak hanya meminimalisir hotspot tapi kami berambisi agar zero hotspot di Kalteng,” ungkap Koordinator Lapangan TMC Kalteng, Chandra Fadlillah.

Sesuai dengan Inpres No. 3 Tahun 2020, TMC telah menjadi bagian dari strategi nasional dalam mitigasi dan penanggulangan karhutla. TMC dilakukan dengan melibatkan seluruh pemangku kepentingan, diantaranya Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia (KLHK), Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI) dan pemangku kepentingan setempat.

Suto Suwahyo mengungkapkan langkah ini diharapkan dapat mengurangi potensi karhutla yang memberikan kerugian bagi seluruh pihak, secara materiil juga bagi lingkungan dan kesejahteraan masyarakat setempat.

“TMC adalah solusi permanen untuk karhutla. Kalau sebelumnya dilakukan ketika kebakaran terjadi, tahun ini kita dorong sebagai langkah pencegahan,” tutup Chandra Fadlilah./

Arsip

Beritasatu Network

BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

Related Articles

Pabrik Terbakar
Nasional

KEK Sei Mangkei Terbakar, Kemenperin Minta Segera Evaluasi Keselamatan Kerja

JAKARTA, Bisnistoday - Area pabrik PT Evyap Sabun Indonesia, Kawasan Ekonomi Khusus...

Nasional

Imbas Kasus Sidoarjo, BGN Audit Total Higiene Sanitasi Seluruh Dapur MBG

JAKARTA, Bisnistoday- Insiden dugaan keracunan yang menimpa 730 santri di Sidoarjo memicu...

Pesawat Garuda
Nasional

Insiden Pecah Ban, Pastikan Penanganan Pesawat Garuda Indonesia di Bandar Udara Sultan Hasanuddin Sesuai Prosedur

JAKARTA, Bisnistoday - Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan  menerima laporan terkait...

Jembatan Roboh
Nasional

Kementerian PU Terjunkan Tim Teknis Selidiki Runtuhnya Jembatan Gantung Pongpet Pangandaran

KAB.PANGANDARAN, Bisnistoday- Kementerian Pekerjaan Umum (PU) selidiki kejadian pada ambruknya Jembatan Gantung...