www.bisnistoday.co.id
Selasa , 25 Agustus 2026
Home BURSA & KORPORASI Garuda Proyeksikan Restrukturisasi Rampung Akhir Tahun Ini
BURSA & KORPORASIKorporasi

Garuda Proyeksikan Restrukturisasi Rampung Akhir Tahun Ini

RESTRUKTURISASI GARUDA: Manajemen PT Garuda Indonesia Tbk (Garuda) memproyeksikan tahapan restrukturisasi yang dijalankan perseroan rampung jelang akhir tahun 2022
Social Media

JAKARTA, Bisnistoday- PT Garuda Indonesia Tbk (Garuda) memproyeksikan tahapan restrukturisasi yang dijalankan perseroan rampung jelang akhir tahun 2022.

Hal tersebut sejalan dengan telah diselesaikannya berbagai tahapan penting dalam misi restrukturisasi yang dijalankan di antaranya melalui perolehan putusan homologasi atas rencana perdamaian dalam proses Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang (PKPU), persetujuan atas rencana realisasi Penyertaan Modal Negara (PMN) senilai Rp7,5 triliun baik oleh lembaga legislatif hingga regulator terkait, hingga yang baru saja terlaksana adalah persetujuan pemegang saham atas aksi korporasi perseroan untuk rencana rights issue penambahan modal usaha.  

Direktur Utama Garuda Indonesia Irfan Setiaputra mengungkapkan, berbagai langkah strategis dalam mendukung percepatan pemulihan kinerja melalui misi restrukturisasi menjadi sebuah fundamen penting atas langkah transformasi kinerja usaha guna menjadikan Garuda sebagai entitas bisnis yang semakin adaptif, agile dan berdaya saing menghadapi outlook tantangan kinerja usaha ke depannya. 

“Dengan prospek kinerja usaha yang ke depannya kami yakini akan terus bertumbuh positif, khususnya melalui pengembangan pangsa pasar domestik serta peluang jaringan penerbangan kargo internasional dan lini pendapatan ancillary, kami optimistis Garuda dapat terus berakselerasi dalam memanfaatkan momentum pemulihan kinerja menjadi Perusahaan penerbangan dengan basis profitabiltas kinerja usaha yang lebih solid lagi,” jelas Irfan dalam keterangan tertulisnya, Kamis (20/10).

Ia mengungkapkan, sejumlah strategi kinerja juga terus dioptimalkan. Di antaranya di tengah masa pemulihannya melalui inisiatif fleet strategy, dimana Garuda Indonesia menerapkan sejumlah program strategis melalui restrukturisasi kontrak sewa pesawat hingga renegosiasi biaya sewa pesawat, simplifikasi jenis armada hingga sinergi perluasan konektivitas udara antara Garuda indonesia dan Citilink.

Lebih lanjut, perseroan juga melakukan pendekatan finansial strategi yang di antaranya turut ditempuh dengan optimalisasi tahapan PKPU, efisiensi biaya berbasis cost leadership, sekaligus supporting strategy melalui streamlining organisasi, pengembangan portofolio bisnis anak usaha Garuda Indonesia Group, hingga culture transformation​.

Melalui berbagai langkah strategis yang terus dijalankan dalam menunjang langkah pemulihan kinerja tersebut, Garuda Indonesia mulai menunjukkan performa kinerja positif khususnya pada saat proses PKPU telah selesai dilaksanakan. Hal ini tercermin dari pencatatan laba bersih sebesar 3,76 miliar dolar AS, di mana pendapatan tersebut selain dikontribusikan oleh pendapatan usaha yang meningkat hingga 26.10 persen dibarengi dengan penyusutan beban usaha 11.71 persen, dan hasil restrukturisasi keuangan melalui juga dicatatkan pada laba buku perusahaan.

Pertumbuhan Penumpang

Sementara itu, lanjut Irfan, Garuda Indonesia secara grup turut mencatatkan pertumbuhan penumpang sebesar 10,59 persen atau 6.516.555 penumpang dari periode yang sama di tahun sebelumnya yaitu 5.892.274 penumpang. Adapun permintaan penumpang jelang kuartal IV juga tumbuh positif berkisar di angka 84 persen dari total ketersediaan kursi di periode akhir tahun yaitu sedikitnya 2,7 juta kursi.

Outlook kinerja positif tersebut turut bertepatan dengan momentum putusan Mahkamah Agung (MA)  yang menolak pengajuan kasasi yang diajukan oleh Greylag Goose Leasing 1410 Designated Acitivty Company dan Greylag Goose Leasing 1446 Designated Acitivty Company mengacu pada pengumuman website MA pada 26 September 2022 lalu.

Irfan menjelaskan, pengumuman putusan MA terkait penolakan atas pengajuan kasasi lessor tersebut semakin mempertegas komitmen perseroan untuk memastikan langkah akseleratif kinerja turut memiliki landasan hukum yang solid dengan senantiasa mengedepankan asas kepatuhan terhadap regulasi yang berlaku. Manajemen Garuda juga akan terus berkoordinasi dengan stakeholder terkait dalam menindaklanjuti putusan resmi yang akan disampaikan oleh otoritas hukum terkait.

“Dengan outlook kinerja yang positif serta dengan diumumkannya putusan MA atas penolakan kasasi akan semakin memperkuat langkah Perseroan untuk terus mengakselerasi proses restrukturisasi yang kami proyeksikan dapat rampung pada akhir tahun ini. Hal ini yang tentunya turut menjadi momentum penting bagi upaya Garuda dalam memaksimalkan momentum bangkitnya sektor industri aviasi di tahun 2023 mendatang,” pungkas Irfan./

Arsip

Beritasatu Network

BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

Related Articles

Korporasi

Dukung UMK Sumbar Naik Kelas, Hutama Karya Gelar Pelatihan Smart Marketing dan Beri Bantuan Kemasan Gratis di Rest Area Tol Padang–Sicincin

PADANG PARIAMAN, Bisnistoday – PT Hutama Karya (Persero) (Hutama Karya) menggelar Pelatihan...

Korporasi

Hutama Karya Raih Dua Platinum Award IHCA 2026, Tegaskan Transformasi Human Capital sebagai Penggerak Bisnis

JAKARTA, Bisnistoday– PT Hutama Karya (Persero) (Hutama Karya) meraih dua penghargaan Platinum...

BURSA & KORPORASIKorporasi

Asuransi BRI Life Raih Enam Penghargaan TADEA 2026

JAKARTA, Bisnistoday - PT Asuransi BRI Life meraih enam penghargaan dalam ajang...

PT Asuransi Ciputra Indonesia (Ciputra Life) mencatatkan kinerja positif sepanjang 2025, serta melanjutkan pertumbuhan bisnis pada Semester I 2026. (dok: Ciputra Life)
BURSA & KORPORASI

Pertumbuhan Bisnis Ciputra Life Berlanjut di Semester I 2026

JAKARTA, Bisnistoday - PT Asuransi Ciputra Indonesia (Ciputra Life) mencatatkan kinerja positif...