JAKARTA, Bisnistoday – Menteri Koperasi Ferry Juliantono menyampaikan gerakan koperasi Indonesia siap untuk mengambil alih kepemilikan Bank Umum Koperasi Indonesia (Bank Bukopin) yang sahamnya kini dikuasai oleh KB Kookmin Bank dari Korea Selatan.
Hal itu disampaikan Menkop dalam sambutan pada Diskusi Pra Kongres Nasional ke-42 Syarikat Islam dengan tema Gerakan Koperasi Revolusi Ekonomi Indonesia, Senin (5/10) di Jakarta.
“Saya juga perlu menyampaikan mohon doa dan dukungan Bapak/Ibu semuanya, dalam waktu yang tidak terlalu lama lagi, Bank Umum Koperasi Indonesia (Bukopin) akan kita ambil alih lagi,” kata Menkop.
Ia mengemukakan sejarah Bukopin berdiri oleh peran induk-induk koperasi. Kepemilikan saham itu kemudian terdelusi, mengecil hingga kemudian tergantikan oleh beberapa perusahaan lain, dengan pemegang saham pengendali KB Kookmin Bank.
Menkop mengatakan telah terjadi kesepakatan untuk membeli Bukopin oleh induk-induk koperasi dan dan gerakan koperasi. Rencana aksi ini disebutnya sebagai bentuk pembuktian historis terhadap kepemilikan saham Bukopin.
“Kita jadikan lagi koperasi sebagai kekuatan baru, kita akan buktikan koperasi juga akan bisa kuat dan besar lagi,” tegas Menkop.
Sebagai informasi, Bank Bukopin berdiri pada 1970 sebagai bank berbadan hukum koperasi dengan tujuan utama memperhatikan dan melayani kepentingan gerakan koperasi di Indonesia. Para pendiri Bukopin: Induk Koperasi Angkatan Darat (Inkopad), Induk Koperasi Angkatan Udara (Inkopau), Induk Koperasi Angkatan Laut (Inkopal), Induk Koperasi Kepolisian Republik Indonesia (Inkoppol), Induk Koperasi Veteran Republik Indonesia (Inkoveri), Induk Koperasi Pegawai Negeri (IKPN) dan Gabungan Koperasi Batik Indonesia (GKBI).
Namun, pada 2021, Bank Bukopin berganti nama menjadi KB Kookmin Bank, setelah menjadi Pemegang Saham Pengendali dengan total saham sebesar 67%.






































