www.bisnistoday.co.id
Jumat , 23 Oktober 2026
Home NASIONAL & POLITIK Nasional Gratis Ongkir Tetap Aman, Pemerintah hanya Atur Perang Harga agar Persaingan Sehat
Nasional

Gratis Ongkir Tetap Aman, Pemerintah hanya Atur Perang Harga agar Persaingan Sehat

Social Media

JAKARTA, Bisnistoday – Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) menegaskan bahwa Peraturan Menteri Komdigi Nomor 8 Tahun 2025 tentang Layanan Pos Komersial tidak mengatur atau membatasi promosi gratis ongkir yang dilakukan oleh e-commerce. Yang diatur adalah pemberian potongan harga ongkir oleh perusahaan kurir, dan itu pun hanya dalam konteks biaya yang berada di bawah struktur biaya operasional kurir.

“Perlu kami luruskan, peraturan ini tidak menyentuh ranah promosi gratis ongkir oleh e-commerce. Yang kami atur adalah diskon biaya kirim yang diberikan langsung oleh kurir di aplikasi atau loket mereka, dan itu dibatasi maksimal tiga hari dalam sebulan,” jelas Direktur Jenderal Ekosistem Digital Komdigi, Edwin Hidayat Abdullah di Jakarta Pusat, Sabtu (17/5).

Menurut Edwin, potongan harga yang dibatasi adalah diskon yang berada di bawah ongkos nyata pengiriman, termasuk biaya kurir, angkutan antarkota, penyortiran, dan layanan penunjang lainnya. Bila diskon semacam ini terjadi terus-menerus, dampaknya bisa serius: kurir dibayar rendah, perusahaan kurir merugi, dan layanan makin menurun.

“Kita ingin menciptakan ekosistem layanan pos yang sehat, berkelanjutan, dan adil. Kalau tarif terus ditekan tanpa kendali, maka kesejahteraan kurir yang jadi taruhannya. Ini yang ingin kita jaga bersama,” katanya.

Edwin menegaskan bahwa konsumen tetap bisa menikmati gratis ongkir setiap hari jika itu bagian dari strategi promosi dagang e-commerce.  Kalau e-commerce memberikan subsidi ongkir sebagai bagian dari promosi, itu hak mereka sepenuhnya. “Kami tidak mengatur hal tersebut,” tambah Edwin.

Lindungi Pekerja Kurir

Menurut Edwin, kebijakan ini hadir bukan untuk membatasi konsumen atau pelaku usaha digital, tetapi untuk melindungi pekerja kurir dan memastikan mutu layanan pengiriman. Kurir adalah pahlawan logistik di era digitalmereka layak dihargai dan diberi penghasilan yang manusiawi.

Baca juga:Sumpah Pemuda 2024, Menkomdigi Ajak Pemuda Ikut Bangun Sektor Digital Nasional

“Kami ingin pastikan para kurir bisa hidup layak dan perusahaan logistik tetap tumbuh. Ini bukan hanya soal tarif, tapi soal keadilan ekonomi,” ujar Edwin.

Edwin menambahkan, regulasi baru ini disusun melalui dialog bersama pelaku industri kurir, asosiasi, dan pemangku kepentingan lainnya. Komdigi percaya bahwa keseimbangan antara efisiensi pasar dan perlindungan tenaga kerja adalah fondasi utama ekosistem digital yang sehat./

Arsip

Beritasatu Network




BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

Related Articles

Nasional

UPI Gelar Vaksin HPV Bersubsidi Rp290 Ribu, Sediakan Kuota untuk 1.000 Peserta

BANDUNG, Bisnistoday.co.id – Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) menggelar vaksinasi human papillomavirus (HPV)...

Nasional

60 Persen Pekerja di Bandung Sektor Informal, Pemkot Gandeng BPJS Ketenagakerjaan Perluas Perlindungan

BANDUNG, Bisnistoday.co.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung mendorong perluasan jaminan sosial ketenagakerjaan...

Nasional

Salvage KMP Batumandi Patut Dicontoh

JAKARTA, Bisnistoday.co.id -Pernyataan pemimpin puncak operator kapal penyeberangan pelat merah ASDP Indonesia...

Nasional

Dies Natalis ke-72 UPI, Targetkan Penyerapan Lulusan 100 Persen dan Perkuat Hilirisasi Riset

BANDUNG, Bisnistoday.co.id – Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) menargetkan tingkat penyerapan lulusan di dunia...