www.bisnistoday.co.id
Jumat , 23 Oktober 2026
Home LIFESTYLE Trends & Mode Jobstreet by SEEK Dorong Ekosistem Rekrutmen Digital yang Lebih Aman bagi Perusahaan dan Pencari Kerja
Trends & Mode

Jobstreet by SEEK Dorong Ekosistem Rekrutmen Digital yang Lebih Aman bagi Perusahaan dan Pencari Kerja

PEKERJA Online
PEKERJA Jarak Jauh Makin Diminati./
Social Media

JAKARTA, Bisnistoday.co.id – Keamanan siber bukan hanya tanggung jawab tim teknologi informasi. Dalam proses rekrutmen digital, perusahaan dan pencari kerja sama-sama bertukar informasi penting, mulai dari data kontak dan riwayat pekerjaan hingga informasi yang digunakan untuk mengakses akun dan sistem.

Laporan Lanskap Keamanan Siber Indonesia 2024 dari Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) mencatat 330.527.636 anomali trafik siber di Indonesia sepanjang 2024. Di tingkat regional, laporan INTERPOL Asia and South Pacific Cyberthreat Assessment Report 2025/2026 mencatat lebih dari 135.000 serangan terkait ransomware di kawasan Asia dan Pasifik Selatan pada 2024.

Angka-angka tersebut menggambarkan besarnya aktivitas mencurigakan di ruang digital. Namun, anomali trafik tidak selalu berarti insiden yang telah terkonfirmasi. Yang perlu menjadi perhatian adalah bagaimana perusahaan dan individu membangun kebiasaan keamanan yang dapat mengurangi risiko kebocoran, pencurian, atau penyalahgunaan data.

Berkenaan dengan Cybersecurity Awareness Month pada Oktober, Jobstreet by SEEK menyoroti pentingnya membangun ekosistem rekrutmen digital yang lebih aman melalui tanggung jawab bersama. Keamanan data perlu diperhatikan sejak pencari kerja menyiapkan profil dan CV, selama berkomunikasi dengan perekrut, hingga perusahaan menyimpan dan mengelola informasi kandidat.

Keamanan siber dalam ekosistem rekrutmen merupakan tanggung jawab bersama. Perusahaan perlu memastikan proses dan akses terhadap data kandidat dikelola secara hati-hati, sementara pencari kerja juga perlu memahami informasi apa yang aman untuk dibagikan serta cara melindungi akun dan perangkat mereka.

Risiko keamanan siber dalam proses rekrutmen bersifat dua arah

Bagi perusahaan dan perekrut, data kandidat merupakan informasi yang perlu dilindungi dengan pengendalian akses dan tata kelola yang tepat. Kebocoran data dapat berdampak pada privasi kandidat, kepercayaan terhadap perusahaan, kelancaran proses rekrutmen, serta kewajiban perusahaan dalam memenuhi ketentuan perlindungan data yang berlaku. Akun perekrut yang tidak terlindungi juga dapat menjadi pintu masuk bagi akses yang tidak sah terhadap sistem dan informasi internal.

Bagi pencari kerja, CV dan profil profesional dapat memuat informasi yang berisiko apabila dibagikan secara berlebihan, seperti alamat rumah lengkap, nomor identitas, tanggal lahir lengkap, nomor rekening, atau data kontak pihak lain. Informasi tersebut dapat dimanfaatkan untuk rekayasa sosial, pengambilalihan akun, maupun penyalahgunaan identitas. Karena itu, pencari kerja perlu memperlakukan jejak digital sebagai bagian dari aset profesional yang harus dijaga.

Keamanan tidak hanya dibangun melalui teknologi. Kebiasaan sederhana—seperti membatasi data yang dibagikan, menggunakan kata sandi unik, memperkuat akun, dan memperbarui perangkat—dapat membantu mengurangi risiko dalam aktivitas rekrutmen sehari-hari. Perlindungan data perlu menjadi bagian dari perjalanan karier, baik bagi perusahaan maupun pencari kerja.

Platform terintegrasi membantu mendorong rekrutmen yang lebih aman

Keamanan dalam ekosistem rekrutmen juga dipengaruhi oleh bagaimana data berpindah selama proses perekrutan. Melalui pembaruan integrasi platform, Jobstreet by SEEK mengintegrasikan sejumlah tahapan rekrutmen dalam satu platform, termasuk membantu perekrut menemukan kandidat yang relevan, melakukan shortlisting, serta menjalankan tahapan penyaringan tertentu dengan dukungan AI agentik.

Dengan mengurangi kebutuhan untuk memindahkan informasi kandidat ke berbagai kanal atau perangkat eksternal, proses rekrutmen dapat menjadi lebih terstruktur dan membantu membatasi penyebaran salinan data di luar lingkungan platform. Platform Jobstreet by SEEK juga dirancang untuk membantu perekrut bekerja lebih efisien, sementara keputusan strategis dalam proses perekrutan tetap berada di tangan manusia.

Untuk kredensial kandidat, fitur SEEK Pass memungkinkan pencari kerja menampilkan hasil verifikasi identitas, riwayat kerja, pendidikan, atau kredensial lain yang didukung langsung pada profil Jobstreet mereka. Dengan demikian, pencari kerja tidak selalu perlu mengirimkan salinan dokumen sensitif secara berulang melalui email; informasi terverifikasi dapat dibagikan melalui profil sesuai persetujuan pengguna.

Langkah Penting Perlindungan Data Saat Melamar Kerja

Menyebarkan Curriculum Vitae (CV) secara bebas di media sosial publik adalah salah satu celah keamanan terbesar. Memasuki fase pertahanan yang disebut sebagai ‘Mengunci Pintu’ Jobstreet by SEEK mengedukasi pencari kerja untuk mengamankan akun, data, dan perangkat mereka sebelum mulai berinteraksi aktif dengan rekruter. Berikut adalah tiga pilar pertahanan teknis yang wajib diterapkan kandidat:

  • Minimalisasi Data (Data Minimization)

Sebelum mengunggah CV atau profil ke ruang digital, periksa kembali informasi yang tercantum. Hindari memasukkan Nomor Induk Kependudukan (NIK), nomor rekening, alamat rumah lengkap, tanggal lahir lengkap, atau informasi sensitif lain yang tidak diperlukan dalam tahap awal rekrutmen. Untuk alamat, pencari kerja dapat mencantumkan kota atau wilayah domisili. Pastikan juga untuk memperoleh izin sebelum mencantumkan informasi kontak referensi.

Pencari kerja sebaiknya membagikan CV melalui kanal resmi dan platform tepercaya seperti Jobstreet by SEEK, bukan menyebarkannya secara terbuka di media sosial atau situs publik tanpa kebutuhan yang jelas. Simpan versi CV yang berbeda sesuai kebutuhan, sehingga informasi yang dibagikan tetap proporsional dengan tujuan penggunaannya.

  • Perkuat Keamanan Akun (Account Hardening)

Aktifkan autentikasi multi-faktor (MFA) pada email dan akun karier yang menyediakan fitur tersebut. Gunakan kata sandi yang kuat dan unik untuk setiap akun, serta pertimbangkan penggunaan pengelola kata sandi agar kredensial lebih mudah dikelola dengan aman. Fitur passkey juga dapat digunakan apabila tersedia pada layanan yang digunakan.

Pencari kerja juga perlu mewaspadai penggunaan kata sandi yang sama pada beberapa layanan. Apabila satu akun terekspos, penggunaan ulang kata sandi dapat meningkatkan risiko terhadap akun lain.

  • Amankan Perangkat dan Jaringan (Secure Infrastructure)

Banyak kandidat melamar kerja saat berada di kafe atau ruang publik. Hindari mengirimkan lamaran atau login ke portal karier menggunakan koneksi wi-fi publik yang tidak dienkripsi, karena sangat rentan terhadap pencegatan data (man-in-the-middle attacks). Jika perlu melakukan aktivitas rekrutmen dari tempat umum, gunakan jaringan pribadi atau koneksi yang lebih aman. Selain itu, pastikan browser perangkat Anda selalu diperbarui untuk menutup celah untuk peretasan.

Pencari kerja juga dapat mempertimbangkan alamat email khusus untuk aktivitas melamar kerja. Langkah ini membantu memisahkan komunikasi rekrutmen dari akun utama dan memudahkan pemantauan terhadap aktivitas yang tidak biasa.Perlindungan data merupakan bagian dari membangun kepercayaan dalam dunia kerja digital. Dengan menerapkan tata kelola yang bertanggung jawab di sisi perusahaan dan kebiasaan keamanan yang baik di sisi pencari kerja, seluruh pihak dapat berkontribusi pada proses rekrutmen yang lebih aman./

Arsip

Beritasatu Network




BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

Related Articles

Trends & Mode

Kerispatih dan Sammy Simorangkir Bersiap Kembali Satu Panggung di Kenangan Festival

JAKARTA, Bisnistoday.co.id– Ada kenangan yang tak pernah benar-benar hilang, terutama ketika terdengar...

Trends & Mode

POP 10th Anniversary Satukan Musik, Pop Culture, dan Gaya Hidup Urban 

JAKARTA, Bisnistoday.co.id- Suasana ZOO, SCBD, Jakarta, terasa semarak pada 9 Oktober 2026...

Trends & Mode

Capaian Gemilang After My Skin: Sabet Rekor MURI hingga Berdayakan Ribuan Afiliator

JAKARTA, Bisnistoday.co.id,- Brand kecantikan After My Skin baru saja menorehkan prestasi membanggakan...

Shopee Pay
Trends & Mode

Cara Tarik Tunai Gratis Biaya Admin Sepuasnya Lewat Aplikasi ShopeePay

JAKARTA, Bisnistoday.co.id –  Momen gajian sering menjadi waktu bagi masyarakat untuk mengatur...