www.bisnistoday.co.id
Rabu , 4 November 2026
Home EKONOMI Harga Bapok di Makassar Cukup Terkendali 
EKONOMISektor Riil

Harga Bapok di Makassar Cukup Terkendali 

TINJAU PASAR : Mendag Zulkifli Hasan saat meninjau Pasar Pabaeng- Baeng di Makassar, Sulawesi Selatan, Minggu (6/11).
Social Media

MAKASSAR, Bisnistoday – Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan menyampaikan, harga-harga barang-barang kebutuhan pokok (bapok) di Makassar sangat terkendali dan sejumlah komoditas harganya di bawah rata-rata nasional. Hal tersebut disampaikan Mendag saat meninjau Pasar Pabaeng- Baeng di Makassar, Sulawesi Selatan, kemarin. 

“Harga-harga bapok di Pasar Pabaeng-Baeng Makassar sangat terkendali, bahkan harganya di bawah rata-rata nasional. Beras Bulog di sini harganya Rp9.000/kg, sedangkan di Pulau Jawa Rp9.450/kg. Beras premium di sini Rp10.000—12.000/kg, jadi harga di sini termasuk yang termurah dibanding di Pulau Jawa,” kata Mendag Zulkifli Hasan. 

Dalam peninjauan kali ini, turut hadir Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman dan Wali Kota Makassar Moh. Ramdhan Pomanto. Sementara itu, Mendag didampingi Direktur Barang Kebutuhan Pokok dan Barang Penting Kementerian Perdagangan Bambang Wisnubroto. 

Berdasarkan pantauan rata-rata harian di Pasar Pabaeng-Baeng per Minggu (6/11), komoditas- komoditas yang harganya stabil dibanding minggu lalu (28/10) antara lain beras medium Rp9.000/kg, beras premium Rp11.000/kg, gula pasir Rp14.000/kg, minyak goreng curah Rp13.000/liter, MINYAKITA Rp14.000/liter, minyak goreng kemasan Rp21.000/liter, daging sapi Rp110.000/kg, dan cabai rawit merah Rp20.000/kg. 

Sementara itu, komoditas yang harganya turun dibanding minggu lalu (28/10) adalah tepung terigu dari Rp13.000/kg ke Rp12.000/kg, daging ayam ras dari Rp27.000/kg ke Rp25.000/kg, telur ayam ras dari Rp28.000/kg ke Rp22.000/kg, cabai merah keriting dari Rp25.000/kg ke Rp20.000/kg, cabai merah besar dari Rp20.000/kg ke Rp15.000/kg, bawang merah dari Rp28.000/kg ke Rp25.000/kg, dan bawang putih dari Rp25.000/kg ke Rp22.000/kg. 

Stabilisasi Harga

Mendag menambahkan, upaya stabilisasi harga oleh pemerintah menunjukkan hasil positif. Hal tersebut terlihat dari catatan Badan Pusat Statistik (BPS) bahwa secara nasional, pada Oktober 2022 terjadi deflasi umum sebesar 0,11 persen. Sementara itu, kategori pangan bergejolak (volatile food) menunjukkan deflasi 1,62 persen. 

Deflasi terjadi karena sejumlah komoditas bapok menyumbang deflasi dominan pada Oktober 2022, antara lain cabai merah dengan deflasi 0,13 persen, telur ayam ras 0,06 persen, daging ayam ras 0,03 persen, cabai rawit 0,03 persen, minyak goreng 0,02 persen, bawang merah 0,01 persen, dan minyak goreng 0,02 persen. Sementara itu, komoditas bapok yang menyumbang inflasi yaitu tempe 0,01 persen dan beras 0,03 persen. /

Arsip

Beritasatu Network




BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

Related Articles

EKONOMIEkonomi & Bisnis

Pembahasan RUU Perkoperasian Capai 80 Persen, Ditargetkan Rampung Tahun Ini

JAKARTA, Bisnistoday – Sekretaris Kementerian Koperasi (Kemenkop) Ahmad Zabadi menyampaikan pembahasan Rancangan...

EKONOMIEkonomi & Bisnis

Suku Bunga Mekaar Turun Jadi 8 Persen Pertengahan November, Pemerintah Anggarkan Subsidi Rp2,6 Triliun

JAKARTA, Bisnistoday.co.id — Menteri UMKM Maman Abdurrahman memastikan penurunan suku bunga Kredit...

EKONOMIEkonomi & Bisnis

KDKMP Garap Bisnis Minyak Jelantah, Pasok ke Pertamina

BANYUMAS, Bisnistoday.co.id — Empat Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih (KDKMP)  KDKMP di Banyumas,...

EKONOMI

Menkop Targetkan Koperasi Sawit Bangun Pabrik Minyak Goreng

JAKARTA, Bisnistoday — Menteri Koperasi (Menkop) Ferry Juliantono menargetkan koperasi petani sawit...