www.bisnistoday.co.id
Minggu , 6 September 2026
Bursa

IHSG Ditutup Menguat

IHSG pada perdagangan Senin ((09/10) ditutup menguat
Social Media

JAKARTA, Bisnistoday – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan akhir pekan, Jumat (1/9) ditutup menguat 24,39 poin keposisi 6.977,65. Sementara indeks LQ45 naik 4,70 poin ke posisi 966,95. Naiknya IHSG mengikuti penguatan bursa saham kawasan Asia.

Tim Riset Pilarmas Investindo Sekuritas dalam kajiannya di Jakarta, Jumat (1/9) mengungkapkan, penguatan juga dipengaruhi oleh sentimen positif dari dalam negeri. Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan inflasi Indeks Harga Konsumen (IHK) Indonesia periode Agustus 2023 tercatat sebesar 3,27 persen secara year on year (yoy).

Apabila dirinci berdasarkan kelompok pengeluaran, inflasi tertinggi terjadi pada kelompok transportasi yang tercatat sebesar 9,65 persen (yoy), yang berkontribusi terhadap inflasi nasional sebesar 1,18 persen.

Komoditas yang memberikan andil inflasi dari kelompok transportasi adalah bensin dengan andil 0,83 persen, tarif angkutan dalam kota 0,09 persen, tarif angkutan antarkota 0,05 persen, serta solar dan tarif kereta api dengan andil masing-masing sebesar 0,03 persen.

Kelompok berikutnya yang mengalami inflasi tertinggi adalah makanan, minuman, dan tembakau sebesar 3,51 persen (yoy) dengan andil 0,92 persen.

Dibuka Melemah

Dibuka melemah, IHSG bergerak ke teritori positif sampai penutupan sesi pertama perdagangan saham. Pada sesi kedua, IHSG masih betah di zona hijau hingga penutupan perdagangan saham.

Berdasarkan Indeks Sektoral IDX-IC, lima sektor meningkat yaitu dipimpin sektor barang baku sebesar 1,86 persen, diikuti sektor energi dan sektor industri yang masing-masing naik sebesar 1,54 persen dan 0,77 persen.

Enam sektor terkoreksi yaitu dipimpin sektor transportasi & logistik yang turun minus 2,62 persen, diikuti sektor infrastruktur minus 0,63 persen dan sektor properti minus 0,43 persen.

Saham-saham yang mengalami penguatan terbesar yaitu DMMX, MEDC, BCIC, RAJA dan BRPT. Sedangkan saham-saham yang mengalami pelemahan terbesar, yakni GEMS, GIAA, RELF, MSIE dan GMFI.

Frekuensi perdagangan saham tercatat sebanyak 1.102.064 kali transaksi dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 17,27 miliar lembar saham senilai Rp8,89 triliun. Sebanyak 251 saham naik, 275 saham menurun, dan 225 tidak bergerak nilainya.

Bursa saham regional Asia sore ini antara lain, indeks Nikkei menguat 91,29 poin atau 0,28 persen ke 32.710,60, dan indeks Shanghai menguat 13,37 poin atau 0,43 persen ke 3.133,25,

Sementara itu, indeks Hang Seng (Hong Kong) dan indeks Strait Times (Singapore) libur memperingati hari libur masing- masing negara tersebut./

Arsip

Beritasatu Network

BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

Related Articles

Samuel Sekuritas
BursaHEADLINE NEWS

Samuel Sekuritas : Pemulihan Pasar Saham Bergantung Isu Nilai Tukar Rupiah dan Besaran Bunga

JAKARTA, Bisnistoday – Investor sampai saat ini masih mempertanyakan mengenai kapan Indeks...

GEDUNG BEI
Bursa

IHSG Kembali Menguat, Asing Kembali Akumulasi Saham Bank Besar

JAKARTA, Bisnistoday – PT Mirae Asset Sekuritas Indonesia melihat penguatan Indeks Harga...

Mirae Asset
Bursa

Pasar Kian Selektif, Mirae Asset Sekuritas Tingkatkan Layanan “Wealth Management”

JAKARTA, Bisnistoday – PT Mirae Asset Sekuritas Indonesia menilai ruang penguatan pasar...

GEDUNG BEI
BursaHEADLINE NEWS

MSCI Hapus GOTO dan Turunkan CPIN, Mirae Asset Sekuritas Ungkap Potensi Outflow Jangka Pendek

JAKARTA, Bisnistoday – PT Mirae Asset Sekuritas Indonesia menilai hasil MSCI August...