www.bisnistoday.co.id
Kamis , 1 Oktober 2026
Home BURSA & KORPORASI Bursa IHSG Menguat Seiring Naiknya Penanaman Modal Asing di Indonesia
BursaBURSA & KORPORASI

IHSG Menguat Seiring Naiknya Penanaman Modal Asing di Indonesia

IHSG menguat
IHSG pada perdagangan Selasa (30/04) ditutup menguat
Social Media

JAKARTA, Bisnistoday- Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan awal pekan, Senin (24/10) ditutup menguat 35,27 poin keposisi 7.053,04. Sementara indeks LQ45  naik 6,15 poin ke posisi 1.006,5. Penguatan kali ini seiring meningkatnya penanaman modal asing di Indonesia.

Tim Riser Pilarmas Investindo Sekuritas dalam ulasannya di Jakarta, Senin (24/10) menyebutkan penguatan IHSG dipengaruhi oleh data investasi langsung luar negeri (Foreign Direct Investment/FDI) yang meningkat signifikan ke level tertingginya yaitu dari sebelumnya 39,7 persen menjadi 63,6 persen.

Ia menambahkan, Foreign Direct Investment tidak termasuk investasi di sektor perbankan dan migas, melonjak 63,6 persen (yoy) pada kuartal III 2022 menjadi Rp168,9 triliun (10,83 miliar dolar AS), lebih tinggi dari lonjakan 39,7 persen (yoy) pada kuartal II 2022.

Penguatan tersebut menunjukkan bahwa investasi di dalam negeri semakin terakselerasi dan daya tarik Indonesia sebagai destinasi investasi semakin meningkat.

Singapura menjadi top investor, diikuti oleh China, Hong Kong, Jepang, dan Malaysia. Sementara logam dasar, transportasi, pergudangan, dan telekomunikasi, merupakan sektor yang dilirik.

Penguatan FDI juga dinilai menjadi cerminan bahwa fundamental dalam negeri dipandang masih cukup baik

Dibuka menguat, IHSG menghabiskan waktu di zona hijau hingga penutupan sesi pertama perdagangan saham. Pada sesi kedua, IHSG masih betah berada di teritori positif sampai penutupan bursa saham.

Berdasarkan Indeks Sektoral IDX-IC, delapan sektor meningkat dengan sektor keuangan naik paling tinggi  1,52 persen, diikuti sektor perindustrian dan sektor kesehatan masing-masing naik 1,28 persen dan 0,96 persen.

Sedangkan tiga sektor terkoreksi dengan sektor teknologi turun paling dalam 0,84 persen, diikuti sektor infrastruktur dan sektor properti & real estat masing-masing turun 0,68 persen dan 0,1 persen.

Adapun saham-saham yang mengalami penguatan terbesar yaitu BBYB, SRAJ, AGRO, BNBR, dan HDIT. Sedangkan saham-saham yang mengalami pelemahan terbesar yakni EAST, CAKK, COAL, DEWI, dan GOTO.

Untuk saham-saham LQ45 yang mengalami penguatan terbesar yaitu BBCA, BBRI, BBNI, TLKM, dan ASII. Sedangkan saham-saham yang mengalami pelemahan terbesar yakni GOTO, BMRI, TBIG, ADRO, dan BRPT. .

Frekuensi perdagangan saham tercatat sebanyak 1.297.467 kali transaksi dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 23,84 miliar lembar saham senilai Rp13,23 triliun. Sebanyak 301 saham naik, 245 saham menurun, dan 151 tidak bergerak nilainya.

Bursa saham regional Asia sore ini antara lain Indeks Nikkei meningkat 84,32 atau 0,31 persen ke 26.974,9, Indeks Hang Seng turun 1.030,43 atau 6,36 persen ke 15.180,69, dan Indeks Shanghai terkoreksi 61,37 poin atau 2,02 persen ke 2.977,56./

Arsip

Beritasatu Network




BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

Related Articles

BURSA & KORPORASIKorporasi

BRI Life Raih Dua Penghargaan di Ajang The Best Contact Center Indonesia 2026

JAKARTA, Bisnistoday-PT Asuransi BRI Life (BRI Life) meraih dua penghargaan Silver dalam...

BURSA & KORPORASIKorporasi

Rayakan Hari Pelanggan Nasional 2026, BRI Life Hadirkan Apresiasi dan Layanan Kepada Nasabah

JAKARTA, Bisnistoday - Memperingati Hari Pelanggan Nasional 2026, Asuransi BRI Life kembali...

Samuel Sekuritas
BursaHEADLINE NEWS

Samuel Sekuritas : Pemulihan Pasar Saham Bergantung Isu Nilai Tukar Rupiah dan Besaran Bunga

JAKARTA, Bisnistoday – Investor sampai saat ini masih mempertanyakan mengenai kapan Indeks...

GEDUNG BEI
Bursa

IHSG Kembali Menguat, Asing Kembali Akumulasi Saham Bank Besar

JAKARTA, Bisnistoday – PT Mirae Asset Sekuritas Indonesia melihat penguatan Indeks Harga...