www.bisnistoday.co.id
Jumat , 21 Agustus 2026
Home BURSA & KORPORASI Bursa IHSG pada Awal Pekan Ditutup Melemah
BursaBURSA & KORPORASI

IHSG pada Awal Pekan Ditutup Melemah

IHSG melemah
IHSG pada perdagangan akhir pekan, Jumat (01/03) ditutup melemah
Social Media

JAKARTA, Bisnistoday – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan awal pekan, Senin (10/6) ditutup melemah 12,49 poin ke posisi 6.686,06. Sementara indeks LQ45 turun 2,13 poin ke posisi 950,0.

Research & Consulting Manager Infovesta Utama, Nicodimus Kristiantoro mengatakan, pada perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) hari ini belum ada sentimen dominas yang men-trigger penurunan pasar.

“Gerak pasar hari ini lebih didorong oleh market adjustment, dan faktor teknikal dari beberapa big caps yang menjadi top leaders dan top laggards,” ungkapnya.

Gubernur The Fed, Christopher Waller dan Presiden Fed Richmond Thomas Barkin menyampaikan bahwa inflasi belum mereda dan masih jauh dari harapan ke 2 persen, dan juga mengungkapkan bahwa jelang akhir tahun ini dan juga pemulihan ekonomi China pasca Covid-19 yang tumbuh melambat.

Sebelumnya, berbagai bank besar turut memberikan prediksi pertumbuhan ekonomi China 2023. UBS, Standard Chartered, Bank of America (BoA), dan JPMorgan memproyeksikan pertumbuhan ekonomi China sekitar 5,2 persen sampai 5,7 persen pada tahun ini, atau prediksi ini turun proyeksi sebelumnya 5,7 hingga 6,3 persen.

Pasar menilai keputusan Bank of Japan sebagai upaya pemulihan ekonomi Jepang yang sedang berlangsung diimbangi oleh perlambatan pertumbuhan global.

Dari dalam negeri, IHSG bergerak melemah, yang tampaknya pelaku pasar cenderung menyoroti kondisi pertumbuhan ekonomi terbesar di dunia yaitu China yang berpotensi berimbas pada ekonomi Indonesia.

Hal tersebut seiring dengan prospek ekonomi China yang cenderung melambat, dan akan berdampak dengan ekonomi Indonesia.

Dibuka melemah, IHSG bergerak ke teritori positif sampai penutupan sesi pertama perdagangan saham. Pada sesi kedua, IHSG masih nyaman bergerak di zona hijau hingga penutupan perdagangan saham.

Empat Sektor Meningkat

Berdasarkan Indeks Sektoral IDX-IC, empat sektor meningkat di mana sektor properti paling tinggi yaitu 1,01 persen, diikuti sektor transportasi & logistik dan sektor barang konsumen primer yang naik masing-masing 0,89 persen dan 0,18 persen.

Sedangkan, tujuh sektor terkoreksi yaitu sektor teknologi turun paling dalam minus 1,07 persen, diikuti sektor kesehatan dan sektor energi yang minus 0,49 persen dan 0,28 persen.

Saham-saham yang mengalami penguatan terbesar yaitu UNIQ, NZIA, OKAS, RAJA, dan IMPC. Sedangkan saham-saham yang mengalami pelemahan terbesar yakni MMIX, DEWI, LAJU, ISAT, dan BMTR.

Frekuensi perdagangan saham tercatat sebanyak 1.247.549 kali transaksi dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 18,20 miliar lembar saham senilai Rp7,51 triliun. Sebanyak 254 saham naik, 269 saham menurun, dan 218 tidak bergerak nilainya.

Bursa saham regional Asia sore ini, antara lain indeks Nikkei melemah 335,70 poin atau 1,00 persen ke 33.370,39, indeks Hang Seng melemah 127,47 poin atau 0,64 persen ke 19.912,89, indeks Shanghai menguat 17,52 poin atau 0,54 persen ke 3.255,81, dan indeks Strait Times melemah 20,50 poin atau 0,63 persen ke 3.239,53./

Arsip

Beritasatu Network

BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

Related Articles

Mirae Asset
Bursa

Pasar Kian Selektif, Mirae Asset Sekuritas Tingkatkan Layanan “Wealth Management”

JAKARTA, Bisnistoday – PT Mirae Asset Sekuritas Indonesia menilai ruang penguatan pasar...

GEDUNG BEI
BursaHEADLINE NEWS

MSCI Hapus GOTO dan Turunkan CPIN, Mirae Asset Sekuritas Ungkap Potensi Outflow Jangka Pendek

JAKARTA, Bisnistoday – PT Mirae Asset Sekuritas Indonesia menilai hasil MSCI August...

Iman Sudargo
Bursa

Luno Indonesia Perkenalkan Iman Sudargo Sebagai ‘Country Head’

JAKARTA, Bisnistoday -  Luno aplikasi investasi aset kripto global yang berkomitmen menyediakan...

Didi Max
Bursa

Perdagangan Berjangka : Didimax Broker Terbaik Menjadi Pilihan Banyak Trader

JAKARTA, Bisnistoday - Dalam dunia perdagangan berjangka, memilih broker terbaik Indonesia merupakan...