www.bisnistoday.co.id
Selasa , 8 September 2026
Home BURSA & KORPORASI Bursa IHSG pada Perdagangan Akhir Pekan Ditutup Menguat
Bursa

IHSG pada Perdagangan Akhir Pekan Ditutup Menguat

IHSG menguat
IHSG pada perdagangan , Selasa (28/05) ditutup menguat
Social Media

JAKARTA, Bisnistoday – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan akhir pekan, Jumat (24/11) ditutup menguat 5,29 poin ke posisi 7.009,63, dan indeks LQ45 naik 1,36 poin ke posisi 924,86. Sementara busa saham kawasan Asia cenderung melamah.

Tim Riset Phillip Sekuritas Indonesia dalamkajiannya menyebutkan, pada perdagangan hari ini indeks saham di Asia ditutup beragam dengan kecenerungan melemah, dengan indeks MSCI Asia Pacifik di luar Jepang ditutup turun, karena investor semakin yakinn bahwa suku bunga acuan di Amerika Serikat sudah mencapai puncaknya.

Selain itu, pelaku pasar mencerna rilis data inflasi Jepang, dimana Indeks Harga Konsumen atau Consumer Price Index (CPI) naik 3,3 persen year on year (yoy) pada Oktober 2023, atau tertinggi sejak Juli 2023, dan lebih cepat dari kenaikan 3,0 persen (yoy) pada bulan sebelumnya.

Secara bulanan, inflasi umum Jepang naik 0,7 persen month to month (mtm) pada Oktober 2023, atau tertinggi sejak April 2014 menyusul kenaikan 0,3 persen pada September 2023.

Fakta bahwa inflasi selama lebih dari satu tahun ini berada di atas target inflasi 2 persen telah membangkitkan spekulasi bahwa Bank Of Japan (BOJ) mungkin akan menaikkan suku bunga acuan jangka pendek menjadi sekitar 0 persen dari minus 0,1 persen pada Januari 2024.

Dari sisi geopolitik, Israel dan Hamas hari ini memulai gencatan senjata selama empat hari dengan pembebasan 13 wanita Israel dan anak-anak, sementara aliran bantuan akan diperbolehkan masuk ke wilayah jalur Gaza. Ini adalah jeda pertama dalam perang yang sudah berlangsung hampir tujuh pekan.

Dibuka Menguat

Dibuka menguat, IHSG betah di teritori positif sampai penutupan sesi pertama perdagangan saham. Pada sesi kedua, IHSG masih betah di zona hijau hingga penutupan perdagangan saham.

Berdasarkan Indeks Sektoral IDX-IC, lima sektor meningkat yaitu dipimpin sektor teknologi sebesar 2,01 persen, diikuti sektor barang konsumen non primer dan sektor keuangan yang masing-masing naik sebesar 0,96 persen dan 0,87 persen.

Baca juga: Jelang Rilis Kinerja Emiten Kuartal III-2023, IHSG Menguat

Sedangkan, enam sektor turun yaitu sektor infrastruktur turun paling dalam minus 2,82 persen, diikuti sektor kesehatan dan sektor barang konsumen primer yang masing- masing turun sebesar 0,89 persen dan 0,58 persen.

Saham-saham yang mengalami penguatan terbesar yaitu BBYB, HOKI, AGRO, NATO dan BABP. Sedangkan saham-saham yang mengalami pelemahan terbesar, yakni FUTR, URBN, PSDN, FIRE dan TRIN.

Frekuensi perdagangan saham tercatat sebanyak 1.306.165 kali transaksi dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 27,49 miliar lembar saham senilai Rp12,36 triliun. Sebanyak 245 saham naik, 276 saham menurun, dan 231 tidak bergerak nilainya.

Bursa saham regional Asia sore ini antara lain, indeks Nikkei menguat 173,69 poin atau 0,52 persen ke 33.625,50, indeks Hang Seng melemah 351,42 poin atau 1,96 persen ke 17.559,42, indeks Shanghai melemah 20,89 poin atau 0,68 persen ke 3.094,81 indeks Strait Times melemah 16,94 poin atau 0,54 persen ke 3.094,81./

Arsip

Beritasatu Network

BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

Related Articles

Samuel Sekuritas
BursaHEADLINE NEWS

Samuel Sekuritas : Pemulihan Pasar Saham Bergantung Isu Nilai Tukar Rupiah dan Besaran Bunga

JAKARTA, Bisnistoday – Investor sampai saat ini masih mempertanyakan mengenai kapan Indeks...

GEDUNG BEI
Bursa

IHSG Kembali Menguat, Asing Kembali Akumulasi Saham Bank Besar

JAKARTA, Bisnistoday – PT Mirae Asset Sekuritas Indonesia melihat penguatan Indeks Harga...

Mirae Asset
Bursa

Pasar Kian Selektif, Mirae Asset Sekuritas Tingkatkan Layanan “Wealth Management”

JAKARTA, Bisnistoday – PT Mirae Asset Sekuritas Indonesia menilai ruang penguatan pasar...

GEDUNG BEI
BursaHEADLINE NEWS

MSCI Hapus GOTO dan Turunkan CPIN, Mirae Asset Sekuritas Ungkap Potensi Outflow Jangka Pendek

JAKARTA, Bisnistoday – PT Mirae Asset Sekuritas Indonesia menilai hasil MSCI August...