JAKARTA, Bisnistoday – Lembaga nirlaba, Institute for Development of Economics and Finance (INDEF) mengingatkan dengan keras akan potensi terjadinya kegawatan ekonomi dan politik saat sekarang. Pemerintah diminta segera mengambil langkah jitu, untuk meredam ancaman krisis ekonomi dan politik.
Hal tersebut, diungkapkan oleh Direktur Eksekutif Tauhid Ahmad dalam keteranganya di Jakarta, Selasa (7/11). Ia mengutarakan, setidaknya ada tiga langkah prioritas untuk meredam kegawatan ekonomi politik di TW IV-2023.
“Pertama, pertahankan daya beli masyarakat dengan memanfaatkan momentum Natal dan tahun baru serta tidak naiknya harga BBM subsidi. Bantuan sosial perlu dilakukan reformasi total agar jumlah penerima dikurangi dengan data terbaru dan menambah belanja sosial untuk 10% masyarakat terbawah,” ujar Tauhid Ahmad, dalam keteranganya di Jakarta, Selasa (7/11).
Ia mengatakan, belanja Pemilu juga perlu dioptimalkan untuk mendorong konsumsi masyarakat meningkat maupun sektor-sektor terkait seperti industri makanan dan minuman, industri kertas dan barang dari kertas, percetakan dan reproduksi media rekaman, sektor transportasi dan pergudangan, penyediaan akomodasi dan makan minum serta informasi dan komunikasi, semakin baik.
“Kedua, optimalkan belanja Pemerintah pada bulan-bulan terakhir dengan mempercepat belanja modal, bahkan kalau perlu di atas 100% mengingat anggaran masih sangat memadai. Selesaikan prioritas-prioritas infrastruktur nasional yang masih tertunda,” ungkap Tauhid.
Selain itu, tambah Tauhid, ketiga adalah meningkatkan pasar tradisional ekspor pada mitra dagang utama yang tetap tinggi. Penurunan pasar China, Jepang dan Amerika perlu dibarengi dengan upaya peningkatan ekspor di negara India, Malaysia, Philipina, Singapura, Vietnam, Taiwan dan Thailand.
“Hal ini perlu insentif dan pencegahan PHK industri yang terpengaruh dari pelemahan ekspor yakni industri tekstil dan pakaian jadi, industri kulit, barang dari kulit dan alas kaki, industri karet, barang dari karet dan plastik dan industri furniture,” tuturnya./










































