www.bisnistoday.co.id
Senin , 28 September 2026
Home EKONOMI Indonesia dan Uni Eropa Akselerasi Perundingan Dagang
EKONOMIEkonomi & Bisnis

Indonesia dan Uni Eropa Akselerasi Perundingan Dagang

BANK SENTRAL EROPA, Bank Sentral Eropa (ECB)
Social Media

BADUNG, BIsnistoday – Indonesia dan Uni Eropa (UE) telah menuntaskan Perundingan Putaran  ke-13 Indonesia—European Union Comprehensive Economic Partnership Agreement (I—EU CEPA)  pada Sabtu (11/2). Putaran ke-13 perundingan I—EU CEPA tersebut dilangsungkan pada 6—11  Februari 2023 di Badung, Bali. Putaran ke-13 menjadi pertemuan luring pertama sejak pandemi Covid-19. 

Dalam putaran ke-13 kali ini, Indonesia dan UE berhasil mencapai kemajuan signifikan dalam  pembahasan teks, terutama dengan penyelesaian Bab Praktik Penyusunan Regulasi/Good  Regulatory Practice (GRP) dan bagian Indikasi Geografis dalam Bab Hak Kekayaan Intelektual. Bab  GRP merupakan bab kedua yang berhasil disepakati secara substansi setelah Bab Sanitasi dan  Fitosanitasi. 

“Putaran ke-13 ini krusial untuk melihat kesiapan kedua pihak untuk membawa perundingan ini ke  garis akhir. Selanjutnya, kami akan mengintensifkan koordinasi dengan seluruh pemangku  kepentingan terkait. Saya tetap optimistis kita dapat mencapai target yang telah ditetapkan tanpa  mengorbankan kualitas dan potensi manfaat perjanjian ini untuk Indonesia,” kata Direktur  Perundingan Bilateral Kementerian Perdagangan RI Johni Martha. 

Johni Martha memimpin perundingan putaran ke-13 sebagai Ketua Kelompok Perunding Indonesia bersama Deputy Head of Unit for the Southeast Asia, Australia, and New Zealand Filip Deraedt sebagai Ketua Kelompok Perunding UE. 

Tuntaskan Hambatan Teknis

Putaran ke-13 membahas 14 isu runding yaitu perdagangan barang, ketentuan asal barang, hambatan teknis perdagangan, perdagangan jasa, pengamanan perdagangan, investasi, pengadaan  pemerintah, transparansi dan praktik penyusunan regulasi, penyelesaian sengketa, ketentuan  institusional, hak kekayaan intelektual, badan usaha milik negara, kerja sama ekonomi dan  peningkatan kapasitas, serta usaha kecil dan menengah. 

“Penyelenggaraan perundingan putaran ke-13 yang hanya berselang dua bulan dari putaran ke-12  merupakan bukti komitmen Indonesia dan Uni Eropa untuk mempercepat penyelesaian perundingan  sesuai instruksi kedua presiden. Kedua presiden berharap, akhir tahun ini perundingan dapat  diselesaikan secara substansial,” ujar Johni. 

Percepatan penyelesaian perundingan I—EU CEPA merupakan amanat dari Presiden RI Joko Widodo  dan Presiden Komisi Eropa Ursula von Der Leyen pada pertemuan bilateral di sela-sela KTT G20  tanggal 14 November 2022 di Bali.

Diluncurkan pada 18 Juli 2016, Perundingan I—EU CEPA telah berlangsung sebanyak 13 putaran baik  secara langsung maupun virtual. Putaran ke-14 direncanakan pada 8—12 Mei di Brussel, Belgia. /

Arsip

Beritasatu Network




BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

Related Articles

Ekonomi & Bisnis

Hartadinata Perkuat Pasokan Emas melalui Kerja Sama Pembelian Emas Murni dengan PT Freeport Indonesia

BANDUNG, Bisnistoday– PT Hartadinata Abadi Tbk (HRTA) memperkuat bisnis bullion melalui kerja...

EKONOMIEkonomi & Bisnis

KDKMP Akan Menjadi Agen dan Distributor Barang Bersubsidi

JAKARTA, Bisnistoday –Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) akan menjadi simpul distribusi barang...

Ekonomi & Bisnis

ProtoArc Indonesia Hadir di CIEIE 2026, Tawarkan Workspace Ergonomis

JAKARTA, Bisnistoday - China (Indonesia) International E-Commerce Industry Expo 2026 (CIEIE 2026)...

EKONOMIEkonomi & Bisnis

KemenUMKM Andalkan Lembaga Inkubator Bangun Ekosistem Kewirausahaan

SURABAYA, Bisnistoday–Kementerian UMKM mengandalkan lembaga inkubator sebagai ujung tombak memperkuat ekosistem kewirausahaan...