www.bisnistoday.co.id
Kamis , 8 Oktober 2026
Home NASIONAL & POLITIK KAWALI Tolak Penambangan Pasir Laut Balong, Jepara.
NASIONAL & POLITIK

KAWALI Tolak Penambangan Pasir Laut Balong, Jepara.

Koalisi Kawali Indonesia Lestari (KAWALI) menolak kegiatan penambangan di wilayah perairan Jepara pada umumnya dan Pesisir Balong, Jepara, baru-baru ini. (foto:BToday)
Social Media

JAKARTA, Bisnistoday- Masyarakat Balong yang tergabung dalam Persatuan Petani dan Masyarakat Sadar Wisata Desa Balong, Karang Taruna bersama Koalisi Kawali Indonesia Lestari (KAWALI) menolak kegiatan penambangan di wilayah perairan Jepara pada umumnya dan Pesisir Balong, Jepara, Jawa Tengah pada khususnya. 

Aditya Ketua DPD KAWALI Jepara – Jawa tengah menyatakan, telah mengirim surat penolakan pertama (ke 1) pada tanggal 26 Maret 2021 dengan tembusan ke DLH Kab. Jepara, DLH Provinsi, Gubernur, Kementerian. Pada hari Kamis,(28/4) sosialisasi penambangan pasir laut dari PT Energi Alam Lestari yang diadakan di Ruang serbaguna DLH Kab. Jepara adalah inisiatif dari Camat Kembang, dan direncanakan akan diadakan sosialisi lanjutan pada hari Senin tanggal 3 Mei 2021 di Balai Desa Balong. 

Menurutnya, dalam sosialisasi di DLH tersebut dari awal sampai selesai hanya berisi perdebatan antara wakil masyarakat Balong dengan Kepala Dinas Lingkungan Hidup, karena penyampaian yang tidak sesuai. Perwakilan warga Balong sebelum acara dimulai hanya meminta data hasil kajian dari DLH yang sebelumnya sudah diminta sebagai dasar pembahasan, tapi ternyata DLH belum menyiapkan data tersebut. 

Baca juga : Pangawasan Mandul, Pelanggar Lingkungan di Bekasi Menggila

Dengan begitu, lanjut Aditya, dari agenda sosialisasi tersebut tidak menghasilkan kesepakatan apapun terkait rencana penambangan pasir laut, kemudian berujung dengan tindakan semua perwakilan warga yang hadir tidak menandatangai absensi kehadiran.

“Masyarakat balong menolak kegiatan penambangan di wilayah perairan balong karena menilai dapat memperparah abrasi yg terjadi di pantai balong yang selama ini terjadi, dapat menimbulkan konflik horizontal, menurunkan kualitas lingkungan hidup, merusak ekosistem laut, serta memicu tingginya gelombang air laut dan di kwatirkan akan ada perubahan garis pantai dari dampak ini,” kata Aditya dalam keteranganya.

Evaluasi Amdal

Menanggapi adanya dugaan ketidak terbukaan penyusunan dan pembahasan dokumen Amdal rencana pertembangan ini Ketua Koalisi Kawali Indonesia Lestari (KAWALI) Jepara ini, mendesak untuk dilakukannya evaluasi terkait  AMDAL dan rencana aktivitas pertambangan tersebut.

Begitu juga di sampaikan oleh Menejer Advokasi dan Kampanye Nasional Fatmata Juliansyah, menegaskan seluruh rencana aktivitas proyek tambang pasir laut sebaiknya dievaluasi karena sudah terlihat secara fisik lokasi di Pantai Mah abang dan sekitarnya sudah terjadi Abrasi dan Lonsor, terpikirkan bila lokasi ini di lakukan penambangan Pasir laut (pasir besi di laut), pastinya akan tambah memperburuk kondisi lingkungannya./

Arsip

Beritasatu Network




BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

Related Articles

Kementerian ATR BPN
NasionalNASIONAL & POLITIK

Uunk Din Parunggi Naik Jadi Kepala Biro Humas ATR BPN

JAKARTA, Bisnistoday – Uunk Din Parunggi, S.SiT., M.A.P., QRMP., mendapat amanah baru...

Kantah Kota Palangka Raya Perkuat Implementasi Kebijakan ATR BPN
NasionalNASIONAL & POLITIK

Kantah Palangka Raya Jalankan Kebijakan ATR BPN Terukur

PALANGKA RAYA, BisnisToday – Kantor Pertanahan (Kantah) Kota Palangka Raya memperkuat koordinasi...

HumanioraNASIONAL & POLITIK

Agrinas Palma Luncurkan Program Makan Bergizi dan Bantuan Pendidikan di Rokan Hulu

JAKARTA, Bisnistoday - PT Agrinas Palma Nusantara (Persero) melalui program Tanggung Jawab...

PT Asuransi BRI Life
HumanioraNASIONAL & POLITIK

BRI Life Salurkan Bantuan ke Warga Terdampak Bencana di NTT

JAKARTA, Bisnistoday -  PT Asuransi BRI Life Tbk, menyalurkan bantuan kemanusiaan kepada  masyarakat...