www.bisnistoday.co.id
Minggu , 4 Oktober 2026
Home NASIONAL & POLITIK Humaniora Kemendikbudristek Fasilitasi 1.204 SMK Pusat Keunggulan
HumanioraNASIONAL & POLITIK

Kemendikbudristek Fasilitasi 1.204 SMK Pusat Keunggulan

SMK PUSAT KEUNGGULAN : Direktur Jenderal Pendidikan Vokasi (Dirjen Vokasi), Kiki Yuliati dalam webinar tentang implementasi pelaksanaan kolaborasi antara satuan pendidikan vokasi dengan industri melalui program SMK Pusat Keunggulan (PK) dengan Skema Pemadanan dan Matching Fund, baru-baru ini.
Social Media

JAKARTA, Bisnistoday – Direktur Jenderal Pendidikan Vokasi (Dirjen Vokasi), Kiki Yuliati menyampaikan, tahun 2022, pemerintah melalui Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) telah memfasilitasi 1.204 SMK Pusat Keunggulan (SMK PK) yang tersebar di seluruh Indonesia. 

Proporsi dari jumlah tersebut, sebanyak 831 SMK PK memperoleh bantuan dari pemerintah melalui skema Matching Fund dan sebanyak 373 SMK PK mendapat hibah dari industri atau melalui skema pemadanan. 

“Tahun pertama ini, ketika kami menunjukkan SMK PK, ada 349 dunia usaha dan dunia industri (DUDI) telah bersinergi dengan satuan pendidikan di daerah dengan investasi sebesar Rp439 miliar,” diungkapkan Dirjen Kiki dalam webinar tentang implementasi pelaksanaan kolaborasi antara satuan pendidikan vokasi dengan industri melalui program SMK Pusat Keunggulan (PK) dengan Skema Pemadanan dan Matching Fund, baru-baru ini. 

“Tidak hanya industri-industri besar, tambah Kiki, pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) pun turut mengambil bagian dari kolaborasi tersebut,” lanjut Kiki.

Oleh karena itu, Kiki menerangkan, pemerintah akan terus berkomitmen mengembangkan ekosistem pendidikan vokasi, salah satunya melalui program SMK PK Skema Pemadanan dan Matching Fund. “Ini akan terus kita lakukan guna mengolaborasikan sektor pendidikan dengan industri agar dapat menghasilkan SDM yang unggul, tangguh, dan relevan dengan kebutuhan industri,” ujar Kiki

Hal ini telah sejalan dengan instruksi Presiden yang dituangkan dalam Peraturan Presiden tentang Implementasi Pendidikan Vokasi. “Pendidikan vokasi menjadi salah satu fokus pemerintah dalam menghasilkan sumber daya manusia (SDM) yang unggul. Untuk itu, Presiden menaruh harapan besar untuk kemajuan pendidikan vokasi,” tutur Kiki.

Skema Pemadanan

Pada kesempatan yang sama, Direktur SMK, Wardani Sugiyanto, menyampaikan bahwa SMK PK berfokus pada pengembangan SMK dengan kompetensi keahlian tertentu yang diperkuat melalui kemitraan dan penyelarasan dengan DUDI, hingga akhirnya menjadi SMK model dan rujukan bagi SMK lainnya.

“SMK PK ini merupakan bagian dari Merdeka Belajar yang sudah dimulai sejak 2021, bahkan 2020 sudah diawali dengan adanya SMK Center of Excellence (CoE),” jelas Wardani./

Arsip

Beritasatu Network




BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

Related Articles

Humaniora

Revitalisasi 61 Satuan Pendidikan di Kebumen, Bangun Lingkungan Belajar Berkualitas

KEBUMEN, Bisnistoday.co.id– Anak-anak membutuhkan lingkungan pendidikan yang aman, nyaman, sehat, dan mendukung...

Humaniora

Pemkot Bandung dan Baznas Salurkan Bantuan Rp2,032 Miliar untuk Korban Gempa NTT

BANDUNG, Bisnistoday.co.id — Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung melalui Badan Amil Zakat Nasional...

Humaniora

Pemkot Bandung Siapkan Kesempatan Kerja bagi 57 Eks Karyawan Kebun Binatang Bandung

BANDUNG, Bisnistoday.co.id - Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung menyiapkan kesempatan kerja bagi 57...

Mendikdasmen
Humaniora

Kemendikdasmen Perluas Pendidikan Pancasila melalui Pembelajaran Mendalam dan Budaya Sekolah

BANDUNG, Bisnistoday.co.id - Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) terus memperkuat pendidikan...