www.bisnistoday.co.id
Selasa , 17 Maret 2026
Home EKONOMI Kemenkop Gelar Pelatihan 15.000 Lebih SDM Koperasi Merah Putih
EKONOMIEkonomi & Bisnis

Kemenkop Gelar Pelatihan 15.000 Lebih SDM Koperasi Merah Putih

Menteri Koperasi Budi Arie Setiadi memberikan sambutan pada pembukaan Pelatihan “Full Day Capacity Building SDM Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih” di kampus Mandiri University Regional Bandung, Kota Bandung, Jawa Barat, Senin (25/8).
Social Media

BANDUNG, Bisnistoday – Kementerian Koperasi menggelar pelatihan dan sertifikasi bagi 15.000 lebih pengurus koperasi Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih di kampus Mandiri University Regional Bandung, Kota Bandung, Jawa Barat, Senin (25/8).

Pelatihan bertajuk Full Day Capacity Building SDM Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih ini dilaksanakan secara daring dan luring.  Jumlah peserta pelatihan secara daring sebanyak 15.000 orang pengurus Koperasi Merah Putih dari seluruh Indonesia dan 150 orang pengurus hadir secara luring dari Kabupaten Bandung, Kabupaten Bandung Barat, Kota Bandung, dan Kota Cimahi, Jawa Barat.

Pelatihan ini merupakan bagian dari tahap kedua roadmap Koperasi Merah Putih, yaitu pengembangan dan operasionalisasi. Pelatihan diselenggarakan berkolaborasi bersama PT Jaring, Bank Mandiri, Pemerintah Provinsi Jawa Barat, serta Kementerian Lembaga terkait lainnya.

Baca juga: Kemenkop dan Koperasi Garudayaksa Nusantara Kerja Sama Peningkatan SDM Kopdes Merah Putih

Menteri Koperasi  Budi Arie Setiadi, dalam sambutan pembukaan secara daring, menegaskan keberhasilan Koperasi Merah Putih hanya bisa dicapai apabila dikelola SDM yang kompeten dan profesional, serta memiliki kapasitas memadai.

“Maka dari itu, tahap kedua ini, yaitu tahap pengembangan dan operasionalisasi, sangatlah menentukan,” tegas Menkop.

Menkop menambahkan, Kemenkop telah melakukan berbagai langkah strategis untuk meningkatkan kompetensi SDM Koperasi Merah Putih, termasuk melalui pelatihan dan sertifikasi yang bekerja sama dengan Kementerian Ketenagakerjaan dan BNSP. Program ini menggunakan skema okupasi pengurus Koperasi Merah Putih pemula, serta skema kluster penerapan prinsip dasar Koperasi Merah Putih, yang telah dilaksanakan di Balai Besar Pelatihan Vokasi dan Produktifitas Bekasi, Surakarta, dan Banyuwangi.

Menkop menegaskan peningkatan kapasitas SDM Koperasi Merah Putih tidak boleh berhenti sampai setelah pelatihan digelar. Penguatan kapasitas harus terus dilakukan secara masif, melibatkan pelaku koperasi, para ahli, akademisi, serta sektor swasta.

Menkop menginginkan Koperasi Merah Putih menjadi contoh nyata bagaimana desa dan kelurahan bisa menjadi pusat kekuatan ekonomi nasional. “Kami juga mendorong agar para pengurus Kopdes Merah Putih mengupdate informasi di Microsite masing-masing secara realtime,” ujar Menkop.

Kegiatan Strategis

Deputi Pengembangan Talenta dan Daya Saing Koperasi Kemenkop Destry Anna Sari memaparkan, kegiatan strategis ini memiliki beberapa tujuan agar tahap pengembangan dan operasionalisasi Koperasi Merah Putih berjalan dengan baik.

Diantaranya, meningkatkan kapasitas pengurus dan pengawas Koperasi Merah Putih agar profesional dan berkualitas dalam mengelola kelembagaan koperasi, hingga mendorong transformasi Kopdes/Kel Merah Putih menjadi koperasi modern dan berdaya saing berbasis teknologi digital.

Tujuan lainnya adalah memperkuat tata kelola kelembagaan melalui penyusunan business plan dan kepemimpinan koperasi, serta meningkatkan efisiensi dan transparansi pengelolaan keuangan koperasi digital.

“Kita juga ingin memanfaatkan peluang pembiayaan, pemasaran produk, konsolidator ekspor, dan kemitraan strategis bagi koperasi,” terang Destry.

Program penyiapan SDM Koperasi Merah Putih menjadi kunci, karena itu dua hal penting harus dilakukan, Pertama, kolaborasi seluruh stakeholder termasuk pemerintah pusat, pemerintah daerah, dunia usaha, dan desa untuk menyiapkan SDM Koperasi Merah Putih yang mampu menggerakkan ekonomi lokal.

“Jika dilakukan masif, mereka akan menjadi motor produksi, perdagangan, dan jasa, sekaligus meningkatkan daya beli desa yang berdampak pada ekonomi nasional,” jelas Destry.

Kedua, pelatihan berbasis sertifikasi, sehingga seluruh peserta yang lulus dipastikan telah memiliki kompetensi minimal yang diperlukan dalam menjalankan tugas sebagai pengurus koperasi desa. Ini standar baru penguatan SDM koperasi yang perlu kita replikasi di seluruh Indonesia.

Arsip

BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

PERTAMINA IS THE ENERGY

TRADE EXPO INDONESIA 2025

SOROTAN BISNISTODAY

Beritasatu Network

Related Articles

EKONOMIEkonomi & Bisnis

Menkop dan Agrinas Konsolidasi Rencana Operasional Kopdes Merah Putih

JAKARTA, Bisnistoday – Menteri Koperasi (Menkop) Ferry Juliantono melakukan pertemuan dengan  Direktur...

EKONOMIEkonomi & Bisnis

Menkop Tegaskan Komitmen Pemerintah Bangun Ekonomi Rakyat Dari Desa

JAKARTA, Bisnistoday – Menteri Koperasi Ferry Juliantono menegaskan komitmen pemerintah mengembalikan koperasi...

Ekonomi & Bisnis

Aplikasi PINTU Luncurkan Pintu VIP, Program Eksklusif Bagi Trader Elite

JAKARTA, Bisnistoday – PT Pintu Kemana Saja (PINTU), platform investasi aset crypto...

Ekonomi & Bisnis

Percepat Ekspansi Bisnis Properti, REAL Gandeng Riscon Group

JAKARTA, Bisnistoday – PT Repower Asia Indonesia Tbk (REAL) memperkuat langkah ekspansi...