www.bisnistoday.co.id
Jumat , 6 November 2026
Home EKONOMI Kemenperin Pacu IKM Permesinan Masuk Pasar Ekspor
EKONOMIEkonomi & Bisnis

Kemenperin Pacu IKM Permesinan Masuk Pasar Ekspor

IKM PERMESINAN : Pemerintah fasilitasi pelaku industri kecil dan menengah (IKM) untuk ikut serta dalam pameran berskala internasional.
Social Media

JAKARTA, Bisnistoday – Kementerian Perindustrian aktif memfasilitasi pelaku industri kecil dan menengah (IKM) untuk ikut serta dalam pameran berskala internasional. Tujuannya agar membuka akses IKM bisa tembus ke pasar global atau ekspor sehingga dapat memberikan kontribusi bagi perekonomian nasional.

“Keikutsertaan IKM di pameran internasional menjadi kesempatan besar bagi mereka untuk mampu mempelajari langsung strategi dalam menembus atau memperluas pasar ekspornya,” kata Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita di Jakarta, Sabtu (22/10). 

Oleh karena itu, pelaku IKM perlu mengetahui selera dan kebutuhan konsumen luar negeri, standar kualitas produk, dan persyaratan legalitas ekspor. “Dengan mereka ikut dalam pameran internasional, akan bisa memperluas jejaring komunikasi bisnis dengan para calon pembeli dan investor,” ujar Agus.

Pada 19-21 Oktober 2022, Kemenperin melalui Direktorat Jenderal Industri Kecil, Menengah dan Aneka (IKMA) memboyong enam IKM permesinan untuk memajang karya produksinya di Pameran Inagritech (Indonesia Agricultural Machinery, Equipment, Technology & Services Exhibition) 2022 yang digelar di JI-Expo Kemayoran, Jakarta. 

Inagritech merupakan pameran inovasi teknologi di bidang agrikultur terbesar di Indonesia, bahkan ASEAN, yang diikuti oleh ratusan perusahaan dari 22 negara dan ribuan pengunjung. Pada Inagritech 2019, tercatat 8.616 pengunjung pameran dari 20 negara dan terbukti mampu menggenjot penjualan para eksibitor. 

“Pameran inovasi agrikultur ini penting untuk mengembangkan kemampuan IKM agar bisa berpacu menunjang industri pertanian dan perkebunan tanah air, di tengah isu krisis pangan dunia. Dengan inovasi dan teknologi ini, kita harus bisa menciptakan beragam alternatif pangan yang berkelanjutan agar ketahanan pangan bisa terwujud,” papar Menperin./

Arsip

Beritasatu Network




BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

Related Articles

Pemilu Sela di AS (dok: The GuardianSteven Garcia/NurPhoto/Shutterstock)
EKONOMIGLOBAL

Demokrat Menangi Pemilu Sela di AS, Apa Dampaknya bagi Asia?

JAKARTA, Bisnistoday.co.id – Partai Demokrat berhasil menang telak dalam pemili paruh waktu...

EKONOMIEkonomi & Bisnis

Suku Bunga Mekaar 8 Persen Resmi Berlaku

JAKARTA, Bisnistoday.co.id - Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) bersama PT...

Aktifitas Bongkar Muat di Pelabuhan Belawan.
Ekonomi & Bisnis

Hingga September 2026, Kemendag Catat Tren Positif Perdagangan Luar Negeri  

JAKARTA, Bisnistoday.co.id - Indonesia kembali mencatatkan surplus neraca perdagangan pada September 2026...

EKONOMIEkonomi & Bisnis

Pembahasan RUU Perkoperasian Capai 80 Persen, Ditargetkan Rampung Tahun Ini

JAKARTA, Bisnistoday – Sekretaris Kementerian Koperasi (Kemenkop) Ahmad Zabadi menyampaikan pembahasan Rancangan...