www.bisnistoday.co.id
Rabu , 19 Agustus 2026
Home NASIONAL & POLITIK Nasional Keterlibatan Pemda Penting Untuk Mengatasi Permukiman Kumuh
NasionalNASIONAL & POLITIK

Keterlibatan Pemda Penting Untuk Mengatasi Permukiman Kumuh

PERINGATAN HARI HABITAT : Dirjen Cipta Karya Kementerian PUPR, Diana Kusumastuti, Stat Khusus Presiden Jokowi, Billy Mambrasar, serta Kebirkom Kementerian PUPR, Pantja Dharma Oetojo saat memberikan keterangan kepada media, di Jakarta, Senin (3/10).
Social Media

JAKARTA, Bisnistoday- Kementerian PUPR mendorong peran pemerintah daerah dalam mewujudkan program Sustainanle Development Goals (SDGs) khususnya pada kesepakatan ke sebelas untuk mengurangi permukiman kumuh. Tanpa peran pemerintah daerah akan sulit mewujudkan nol permukiman kumuh secara nasional

“Masih sekitar 4170 ha permukiman kumuh secara nasional yang belum tertanggani. Karenanya, keterlibatan pemda sangat penting, terutama untuk mengggugah kesadarannya (awareness) bahwa wilayahnya sendiri perlu ditangani,” ungkap Dirjen Cipta Karya, Kementerian PUPR, Diana Kusumastuti, saat paparan peringatan Hari Habitat Dunia dan Hari Kota Dunia, di Jakarta, Senin (3/10). 

Diana mengatakan, apabila ditahun ini Kementerian PUPR mengurangi sekitar 2000 ha, dan diharapkan tahun depan sudah terkurang tinggal sekitar 2000 ha lagi. Diharapkan akhir tahun 2024, permukiman kumuh secara nasional dapat tertangani. 

“Tahun depan bersama pemerintah daerah bisa habis. Nah pemda juga harus menggalakan program nol permukiman kumuh,” terangnya. 

Sementara, program lainnya yakni penyediaan akses air minum masyarakat, Diana mengutarakan, menjadi tanggungjawab bersama terutama PDAM dan pemerintah daerah juga. PDAM dalam pengembangan Saluran Rumah (SR) butuh pasokan air bersih yang cukup dari Instalasi Pengolahan Air Minum (IPA).

Diana juga mengutarakan dalam pengembangan SR ke masyarakat, karena melibatkan pemerintah daerah khususnya PDAM. Padahal, tidak semua kinerja PDAM sendiri berkategori sehat. 

“ini juga menjadi kendala, tidak semua sehat PDAM nya, seperti tidak full recovery, tarif tak mencukupi, dan lainnya. Padahal, pemda tak melulu subsidi PDAM, sehingga butuh upaya penyehatan PDAM tersebut. Ini dilalukan melalui DAK atau hibah,” ujarnya. 

Menurut Diana, untuk mewujudkan SDGs tersebut dibutuhkan kolaborasi bersama dengan sebutan Pentahelix. Perlunya keterlibatkan aktif antara pemerintah pusat dan daerah, lembaga organisasi masyarakat, akademisi, komnitas peduli lingkungan serta sektor swasta.

Kolaborasi Hexaholix 

Billy Mambrasar, Staf Khusus Presiden Jokowi mengatakan, perlunya kolaborasi bersama tidak hanya Pentahelix tetapi Hexahelix yakni keterlibatan para anak muda dalam mewujudkan tujuan SDGs. “Diperkirakan tahun 2030 sekitar 60 persen masyarakat tinggal di perkotaan. Anak muda sekarang akan memiliki peran penting untuk mewujudkan hal tersebut,” ujarnya. 

Staf Khusus Presiden Jokowi ini menambahkan, pembangunan perkotaan membutuhkan kajian yang komplek. Demikian juga, perlua insentif ekonomi yang tepat agar strategi dengan anggaran dapat optimal. Salah satu strategi pemerintah adalah menyiapkan water fund sekitar Rp4.9 triliun. 

“Pembangunan kota baru, lebih holistik, dengan insentif dan strategi tepat. Karena menggunakan anggaran, kalau salah investasi dan strategi akan menjadi salah semuanya,” tambahnya./

Arsip

Beritasatu Network

BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

Related Articles

Menteri PU
Nasional

Gempa Flores : Kementerian PU Turunkan Tim Periksa Rumah Sakit dan Fasilitas Publik

NAGEKEO, Bisnistoday – Kementerian Pekerjaan Umum (PU) mempercepat pendataan dan pemeriksaan terhadap...

UPI
NASIONAL & POLITIK

Serap Aspirasi UPI, DPR Dorong Pemerataan Guru dan Pembenahan Tata Kelola Pendidikan

BANDUNG, Bisnistoday -  Wakil Ketua DPR RI Prof. Cucun Ahmad Syamsurijal, S.Ag.,...

Bandara Flores
Nasional

Bandara di Flores dan Sekitarnya Tetap Beroperasi Normal Pasca Gempa

JAKARTA, Bisnistoday - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Udara memastikan...

Gempa Flores
Nasional

Menhub Dudy Jamin Akses Transportasi di Daerah Terdampak Bencana

JAKARTA, Bisnistoday - Kementerian Perhubungan memastikan transportasi tetap menjadi akses penghubung bagi...