www.bisnistoday.co.id
Rabu , 17 Juni 2026
Home NASIONAL & POLITIK Nasional KKP Raih Opini Kualitas Layanan Tertinggi dari Ombudsman RI
Nasional

KKP Raih Opini Kualitas Layanan Tertinggi dari Ombudsman RI

Irjen KKP, Tornanda Syaifullah menerima penghargaan Kepatuhan Standar Pelayanan Publik dari Ketua Ombudsman RI Mokhammad Najih di Jakarta, Kamis (14/12)
Social Media

JAKARTA, Bisnistoday – Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) meraih predikat Kualitas Tertinggi atau Zona Hijau dalam penganugerahan Penilaian Predikat Kepatuhan Standar Pelayanan Publik di Jakarta pada Kamis (14/12).

Penilaian kepatuhan dilakukan oleh Ombudsman RI untuk mengukur kualitas pelayanan publik dan meminimalisir perilaku maladministrasi penyelenggara pelayanan publik di instansi pemerintah. Baik itu tingkat kementerian lembaga, pemerintah daerah provinsi, kota dan kabupaten.

“Terima kasih kepada Ombudsman atas penilaiannya terhadap kinerja pelayanan publik KKP. Tahun ini kami mendapat nilai dengan kaulitas tertinggi atau zona hijau untuk kategori kementerian,” ujar Menteri Trenggono dalam siaran resmi KKP di Jakarta, Jumat (15/12).

Penilaian kepatuhan penyelenggaran pelayanan publik tahun 2023 dilakukan terhadap 25 kementerian, 14 lembaga, 34 pemerintah provinsi, 98 pemerintah kota, dan 415 pemerintah kabupaten. KKP sendiri berhasil meraih posisi enam atau naik tiga peringkat dari tahun sebelumnya, dengan nilai 88,86.

Menteri Trenggono menambahkan, peningkatan kualitas layanan publik di sektor kelautan dan perikanan dilakukan dalam berbagai dimensi. Di antaranya dengan meningkatkan sarana prasana layanan berbasis teknologi agar prosesnya lebih cepat dan lebih mudah diakses oleh masyarakat.

Baca juga: Konsistensi KKP Jaga Kawasan Konservasi dan Pulau Melalui Penamaan Rupabumi

“Di samping sarana prasana untuk mempermudah akses layanan, kualitas pegawai juga kami tingkatkan agar pelayanan yang diberikan juga semakin baik ke masyarakat,” pungkasnya.

Empat Dimensi

Sebagai informasi, penilaian kepatuhan standar pelayanan publik mencakup empat dimensi yakni dimensi input yang terdiri dari variabel penilaian kompetensi pelaksana dan variabel pemenuhan sarana prasarana pelayanan.

Lalu dimensi proses terdiri dari variabel standar pelayanan publik, dimensi output terdiri dari variabel penilaian persepsi maladministrasi, serta dimensi pengaduan terdiri dari variabel pengelolaan pengaduan./

Arsip

Beritasatu Network

BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

Related Articles

Nasional

BGN Hentikan Sementara MBG Saat Libur Sekolah, Seluruh Dapur Bakal Diaudit

JAKARTA, Bisnistoday - Badan Gizi Nasional (BGN) memutuskan menghentikan sementara penyaluran Program...

Wamen ATR/BPN
NasionalNASIONAL & POLITIK

Wamen ATR/Waka BPN: Pertanahan Berperan Strategis dalam Mendukung Asta Cita Presiden

JAKARTA, Bisnistoday  - Wakil Menteri Agraria dan Tata Ruang/Wakil Kepala Badan Pertanahan...

Wamenaker
Nasional

Wamenaker: Industri Kini Tak Lagi Hanya Bertanya Ijazah, tapi juga Kompetensi

BEKASI, Bisnistoday – Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) Afriansyah Noor menegaskan bahwa ijazah perguruan...

SDN ! Menteng
Nasional

Gelombang Protes Massa, Sekjen PP PMKRI Minta Evaluasi Tata Kelola MBG

JAKARTA, Bisnistoday – PMKRI (Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia) mendorong pemerintah melakukan...