www.bisnistoday.co.id
Selasa , 22 September 2026
Home EKONOMI Perbankan & Asuransi Konsep KPR Hijau Perlu Banyak Promosi
Perbankan & Asuransi

Konsep KPR Hijau Perlu Banyak Promosi

Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati
Social Media

JAKARTA, Bisnistoday – Pembiayaan Kredit Pemilikan Rumah (KPR) hijau atau green mortgage masih membutuhkan dorongan dari sisi advokasi dan edukasi. Pasalnya, kendati banyak inisiatif yang dilakukan untuk mendongkrak pertumbuhan KPR hijau, tapi kesadaran mengenai produk tersebut di antara konsumen dan pengembang relatif masih rendah.

“Konsep KPR hijau masih butuh banyak promosi dan relatif masih asing,” kata Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati dalam rangkaian kegiatan Pertemuan Menteri Keuangan dan Gubernur Bank Sentral (AFMGM) di Jakarta, Selasa (22/8).

Sri Mulyani menyebut jumlah backlog perumahan di Indonesia mencapai 12,7 juta, seiring dengan makin meningkatnya permintaan rumah dengan harga terjangkau.

Sementara bangunan perumahan bertanggung jawab atas 17 persen emisi gas rumah kaca global, dengan 5,5 persen berdampak langsung dan 11 persen tidak langsung dari properti.

Oleh karena itu, Bendahara Negara mendorong pembiayaan KPR hijau.

Dari sisi perbankan, sudah terlihat adanya berbagai inisiatif untuk mengembangkan KPR hijau. Misalnya, perbankan berkolaborasi dengan pelaku usaha dan pengembang yang memiliki kesadaran tentang lingkungan.

“Ini merupakan inisiatif yang sangat baik sehingga kita perlu mempromosikan lebih banyak lagi kerja sama dalam menyalurkan pembiayaan untuk proyek-proyek yang sesuai dengan standar dan prinsip-prinsip ramah lingkungan,” ujar Sri Mulyani.

Namun, konsep mengenai KPR hijau yang mendorong pembelian dan renovasi rumah yang memenuhi standar efisiensi terbilang masih baru di Indonesia, sehingga belum memiliki porsi yang besar terhadap pembiayaan secara keseluruhan.

Perlu Langkah Strategis

Dalam mengatasi tantangan tersebut, pemerintah melakukan berbagai langkah strategis. Salah satu cara yang dilakukan adalah dengan mempelajari kerangka kebijakan, inisiatif, ekosistem, dan partisipasi dari negara-negara yang telah menerapkan KPR hijau.

Cara itu dilakukan agar pemerintah dapat menciptakan lingkungan dan ekosistem yang tepat untuk pengembangan KPR hijau di Indonesia./

 

 

Arsip

Beritasatu Network

BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

Related Articles

Manulife
Perbankan & Asuransi

Customer Day: Manulife Indonesia Dorong Nasabah Pahami Perlindungan Sejak Awal

JAKARTA, Bisnistoday – Guna memperingati Customer Day pada September ini, Manulife Indonesia...

Bank Jakarta
Perbankan & Asuransi

Dorong UMKM Naik Kelas, Bank Jakarta Salurkan Pembiayaan Pasar Rp326 Miliar

JAKARTA, Bisnistoday - Bank Jakarta mencatatkan realisasi pembiayaan kepada pedagang pasar di...

Bank Jakarta
Perbankan & Asuransi

Pedagang Pasar Induk Kramat Jati Ikuti Akad Kredit Massal Bank Jakarta

JAKARTA, Bisnistoday - Bank Jakarta menggelar Akad Kredit Massal bagi 100 pedagang...

Bank Sampoerna
Perbankan & Asuransi

Raih Tiga Penghargaan, Digitalisasi Bank Sampoerna Bawa Dampak Positif bagi Mitra Pengguna Jasa Keuangan Termasuk UMKM

JAKARTA, Bisnistoday - Perubahan pola transaksi masyarakat yang kian mengandalkan teknologi digital...