www.bisnistoday.co.id
Senin , 17 Agustus 2026
Home NASIONAL & POLITIK Humaniora Lulusan Vokasi Kemenperin Mayoritas Terserap Industri
Humaniora

Lulusan Vokasi Kemenperin Mayoritas Terserap Industri

Vokasi Kemenperin
PESERTA DIDIK Vokasi Kemenperin./
Social Media

JAKARTA, Bisnistoday – Kemenperin mencatat per Mei 2024, para lulusan SMK milik Kemenperin, sebanyak 93,8 persen sudah terserap di industri, sedangkan sisanya melanjutkan ke jenjang pendidikan selanjutnya dan ada yang berwirausaha. Untuk politeknik dan akademi komunitas, sebesar 86 persen lulusannya sudah bekerja di industri.

“Bagi masyarakat yang ingin mendaftar ke sekolah maupun kampus Kemenperin, bisa melalui program Jalur Penerimaan Vokasi Industri (JARVIS),” kata Kepala BPSDMI, Masrokhan.

Sekarang ini, Kemenperin memiliki sejumlah unit pendidikan vokasi industri, meliputi 11 Politeknik, dua Akademi Komunitas, dan sembilan SMK, yang tersebar di berbagai kota di Indonesia. Unit pendidikan tersebut memiliki daya serap yang tinggi di industri.

“Kemenperin menyadari betul pentingnya peran SDM dalam mewujudkan industri yang tangguh dan kompetitif. Untuk itulah, pembangunan SDM industri terampil menjadi prioritas Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Industri (BPSDMI),” ujar Masrokhan.

Penerimaan Peserta

JARVIS yang diselenggarakan BPSDMI Kemenperin bersama unit-unit pendidikan Kemenperin terdiri dari tiga jenis pendaftaran, yakni JARVIS Prestasi melalui jalur rapor atau prestasi lainnya, JARVIS Bersama yang diselenggarakan secara serentak, dan JARVIS Mandiri yang diadakan oleh masing-masing sekolah atau kampus.

Untuk JARVIS Bersama masa pendaftarannya telah berlangsung 21 April 2024 hingga 31 Mei 2024. Animo masyarakat untuk mengikuti pendaftaran tersebut cukup tinggi dan meningkat dari tahun sebelumnya.

“Dibanding tahun lalu, animo pendaftar pada JARVIS Bersama tahun 2024 mengalami kenaikan yang signifikan yaitu dari yang sebelumnya diikuti 7.060 pendaftar Politeknik/Akom dan 2.783 pendaftar SMK. Sementara itu, pada tahun ini sebanyak 8.501 pendaftar Politeknik/Akom dan 5.432 pendaftar SMK telah mengikuti JARVIS Bersama 2024,” ungkap Masrokhan.

Masyarakat masih bisa mendaftar ke sekolah dan kampus Kemenperin melalui JARVIS Mandiri, yakni seleksi yang diselenggarakan oleh masing-masing unit pendidikan dengan waktu seleksi yang berbeda-beda di tahun ini.

Untuk penyelenggaraan pendidikan di bangku sekolah maupun kuliah, Kemenperin menerapkan dual system yang link and match dengan industri. Peserta didik tidak hanya belajar teori di kelas, namun juga belajar praktik langsung sesuai dengan lingkungan di industri saat ini, sehingga ketika lulus sudah siap untuk terjun langsung ke dunia kerja.

Link and match unit pendidikan Kemenperin dengan industri diwujudkan tidak hanya dalam bentuk penyerapan lulusan, melainkan penyelenggaraan pendidikan secara bersama-sama, mulai dari pengembangan kurikulum pembelajaran, penyediaan tenaga pengajar, penguatan sertifikasi, penyelenggaraan praktek kerja industri, serta pengembangan dan penyediaan infrastruktur dan fasilitas yang diperlukan,” jelas Masrokhan./

Arsip

Beritasatu Network

BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

Related Articles

Humaniora

Kemendikdasmen Kirim 50 Tenda Darurat dan Bantuan Sekolah Tangani Dampak Gempa Flores

JAKARTA, Bisnistoday- Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) bergerak cepat menangani dampak...

Humaniora

ITB Kembangkan Nilai AIR untuk Penguatan Karakter Mahasiswa di Era AI

BANDUNG, Bisnistoday - Institut Teknologi Bandung (ITB) terus mengembangkan program penguatan karakter...

Kemendikdasmen
Humaniora

Kemendikdasmen dan IACE Korea Dorong Kolaborasi Asia Pasifik Wujudkan Transformasi Pendidikan Digital

JAKARTA, Bisnistoday – Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) melalui Badan Kebijakan...

Humaniora

Peluncuran Buku “Takhta, Darma dan Karsa”, Mengungkap Warisan Pemikiran  Bapak Pramuka Indonesia, Sri Sultan Hamengku Buwono IX

JAKARTA, Bisnistoday— Di tengah tantangan krisis karakter, pragmatisme, dan derasnya disrupsi digital,...