www.bisnistoday.co.id
Kamis , 24 September 2026
Home LIFESTYLE Otomotif & Tekno Mengenal Parfum UMKM Legendaris Berusia 55 Tahun
Otomotif & Tekno

Mengenal Parfum UMKM Legendaris Berusia 55 Tahun

Social Media

JAKARTA, Bisnistoday – Industri parfum rumahan Sari Wangi tetap bertahan dan semakin sukses seiring banyaknya pesaing. Parfum lokal ini sudah tak asing di telinga masyarakat DIY dan sekitarnya. Berawal dari industri rumahan (pribadi), parfum ini sukses bertahan hingga lebih dari setengah abad usianya.

Usaha yang dirintis sejak tahun 1968 ini masih bertahan hingga sekarang di tahun 2023. Rencana parfum lokal ini bakal mengembangkan sayap untuk membuka cabang di Jakarta.

Sosok alm. Budi Rahardjo adalah orang dibalik berdirinya Sari Wangi parfum. Ia memulainya dengan membuka toko kelontong, menyediakan bibit parfum.

Budi punya kisah unit dan menarik menyoal parfumnya. Saat itu Budi cuma memiliki 5 botol sebagai modal awal. Tapi, siapa sangka, jika usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) miliknya bisa berkembang pesat.

Kini usahanya sudah dijalankan secara turun-temurun oleh generasi kedua selepas meninggalnya Budi Rahardjo, yakni Tri Sapto Muljono (anaknya).

“Ibaratnya, UMKM Sari Wangi Parfum ini, juga merupakan warisan. Karena, sebelumnya memang ada permintaan dan pesan dari almarhum papa, agar bisa terus dilanjutkan,” cerita Tri Sapto Muljono di Jakarta, Kamis (9/11).

Tepat pada tanggal 10 November 2023 ini, pusat toko parfum yang berada di Jalan Seturan No 1, Rumors Student Park Kav-11 Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) ini merayakan usia ke-55 tahun.

“Karena saya pribadi memang hobi parfum dan suka dengan wewangian, maka ingin terus melanggengkan usaha warisan almarhum Papa ini. Bahkan, harus fokus dengan menambah Banyak varian, sesuai dengan kebutuhan masyarakat atau pelanggan,” ujar Tri Sapto.

Saat ini, Tri Sapto juga melibatkan kedua putranya, yakni Jayadi Sutanto dan Kristanto untuk mengelola usaha. Bahkan lebih mengembangkan lewat retail via online. Termasuk menjual lebih banyak lagi varian Sari Wangi Parfum. Sebut saja ada parfum untuk badan, parfum mobil, parfum ruangan, parfum laundry, diffuser, linen spray, parfum arabian, scented candle serta minyak pusaka.

“Market pasarnya ke semua golongan masyarakat, termasuk ke instansi,” ujar dia.

“Sedangkan soal bibit parfum dari dalam negeri, bukan import. Namun harum atau ketahanan wanginya bisa sepanjang hari,” Tri Sapto, menambahkan.

Saat ini, lanjut Tri Sapto, variannya ada 3000 jenis parfum yang tersedia. Produk ini juga sudah memiliki sertifikat sebagai produk UMKM dari kementerian terkait./

Arsip

Beritasatu Network

BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

Related Articles

Otomotif & Tekno

REDMI Note 17 Series Hadir di Indonesia, Kapasitas Baterai Mencuri Perhatian

JAKARTA, Bisnistoday – Xiaomi secara resmi meluncurkan REDMI Note 17 Series di...

LIFESTYLEOtomotif & Tekno

Wuling: Masa Depan Mobil Listrik Bukan Soal Penjualan, tapi Kemudahan Penggunaan

BANDUNG, Bisnistoday - Minat masyarakat Indonesia terhadap kendaraan listrik atau electric vehicle...

Otomotif & Tekno

Chery Q Hadir di GIIAS Bandung 2026, Harga Mulai Rp255,9 Juta

BANDUNG, Bisnistoday - Chery Indonesia menghadirkan empat kendaraan elektrifikasi di GIIAS Bandung...

Otomotif & Tekno

Sharp Perkuat Hubungan dengan Pelanggan melalui Inovasi, Pengalaman, dan Layanan

Jakarta, Bisnistoday- Dalam rangka Hari Pelanggan Nasional 2026 sekaligus serayakan 56 tahun...