www.bisnistoday.co.id
Senin , 5 Oktober 2026
Home HEADLINE NEWS Menko Perekonomian : Pemagangan Nasional Pendorong Pertumbuhan Ekonomi
HEADLINE NEWS

Menko Perekonomian : Pemagangan Nasional Pendorong Pertumbuhan Ekonomi

Menko Perekonomian
Social Media

JAKARTA, Bisnistoday – Program Pemagangan Nasional Lulusan Perguruan Tinggi batch II  merupakan kelanjutan dari batch I dalam rangkaian paket stimulus ekonomi kuartal IV tahun 2025, yang bertujuan mempercepat transisi lulusan perguruan tinggi memasuki pasar kerja. Hal ini diungkapkan oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dan Menteri Ketenagakerjaan Yassierli saat resmi membuka Program Pemagangan Nasional Lulusan Perguruan Tinggi batch II di Kantor Kementerian Ketenagakerjaan, Jakarta, Rabu (26/11).

“Program ini diharapkan memberi bekal keterampilan dan pengalaman kerja bagi lulusan yang baru lulus dalam satu tahun terakhir,” ujar Menko Airlangga.

Dalam sambutannya, Airlangga mengatakan bahwa program ini menjadi bagian dari strategi pemerintah untuk mendorong pertumbuhan ekonomi, memperbesar investasi, serta memperluas lapangan pekerjaan di Indonesia. Menurutnya, pemagangan merupakan langkah penting untuk membangun keterampilan sekaligus pengalaman kerja para lulusan baru.

Lebih lanjut, Airlangga mengungkapkan bahwa lebih dari 4.600 perusahaan dan 47 kementerian/lembaga ikut berpartisipasi dalam program ini. Ketatnya proses seleksi membuat hanya kurang dari 10 persen pelamar yang diterima.“Saya ucapkan selamat kepada seluruh adik-adik yang hadir di sini. Anda adalah lulusan terbaik bangsa ini,” ucapnya.

Lebih lanjut, Airlangga menjelaskan bahwa masa magang selama enam bulan dalam program ini bahkan lebih panjang dibanding masa percobaan karyawan pada umumnya yang hanya tiga bulan. Oleh sebab itu, ia berharap program pemagangan nasional dapat memberikan kesempatan yang luas bagi peserta untuk direkrut setelah masa magang berakhir.

“Saya meminta pimpinan perusahaan memberikan pengalaman dan akses pada proyek-proyek berdampak untuk membuka ruang bagi peserta berinteraksi dengan para pekerja,” ujarnya.

Airlangga juga mengapresiasi pelaksanaan program pemagangan yang berjalan fleksibel dari batch I hingga batch III. Ia menekankan pentingnya evaluasi berkelanjutan agar program  ini dapat diteruskan pada 2026 dengan partisipasi perusahaan yang semakin luas.

Dilanjutkan Seleksi Untuk Batch Ketiga

Menteri Ketenagakerjaan Yassierli melaporkan pada batch II telah merekrut 62.754 peserta magang. Jika digabung dengan batch I yang mencapai hampir 15.000 peserta, target 100.000 peserta semakin mendekati capaian.“Alhamdulillah, pagi ini kita telah melaksanakan kick-off magang nasional lulusan perguruan tinggi batch II. Untuk target 100.000, kita masih memiliki kuota,” ujarnya.

Pada kesempatan ini Menaker mengumumkan bahwa pendaftaran batch III telah dibuka sejak 24 November 2025. Pendaftaran bagi perusahaan, instansi pemerintah, dan lembaga mitra berlangsung hingga pertengahan minggu depan, sebelum memasuki tahap seleksi. batch III yang dijadwalkan mulai 15 Desember 2025.

Berdasarkan pemantauan terhadap batch I, berbagai testimoni menunjukkan manfaat besar yang dirasakan peserta. “Mereka mendapatkan pengalaman berharga, peningkatan kompetensi teknis, penerapan ilmu yang didapat di kampus, serta kemampuan menangani persoalan nyata di dunia kerja,” jelasnya.

Menaker memberikan pesan kepada para peserta agar memiliki sifat Sabar dalam menghadapi perbedaan lingkungan kerja, Tangguh dan adaptif, Always learning, serta Respect di tempat kerja yang disingkat menjadi S-T-A-R.

Menurutnya proses rekrutmen perusahaan tidaklah murah, sehingga peserta magang yang menunjukkan kinerja baik sangat berpeluang besar direkrut. “Ketika mereka hadir, bekerja, dan menunjukkan kinerjanya, perusahaan tentu tidak akan melewatkan kesempatan untuk merekrut,” ujarnya.

Senada dengan Menaker Kepala Barenbang Kemnaker Anwar Sanusi mengatakan bahwa program pemagangan nasional ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi, pengalaman dan peluang kerja bagi lulusan perguruan tinggi agar mampu bersaing di dunia kerja yang dinamis.

“Melalui program pemagangan nasional ini, kita memastikan bahwa kompetensi tidak hanya dipelajari, tetapi juga dipraktekkan langsung di lingkungan kerja nyata,” ujarnya.//

Arsip

Beritasatu Network




BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

Related Articles

emasku
HEADLINE NEWS

Harga Ekspor dan Harga Referensi Periode I Oktober 2026 Turun

JAKARTA, Binsistoday.co.id – Kementerian Perdagangan telah menetapkan Harga Patokan Ekspor (HPE) dan...

Perdagangan Global
HEADLINE NEWSKawasan Global

Menteri Perdagangan G20 Tolak Persoalan Pangan Dijadikan Alat Geopolitik

WISCONSIN AS, Bisnistoday.co.id – Menteri Perdagangan RI Budi Santoso mengatakan, para Menteri...

Watimpres
HEADLINE NEWS

Presiden Prabowo Melantik 26 Anggota Wantimpres di Istana Negara

JAKARTA, Bisnistoday.co.id – Sebanyak 26 Anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Watimpres) Republik Indonesia...

GEDUNG BEI
HEADLINE NEWS

Pasar Malah Anjlok, Saat Pelaksanaan “Reshuffle” Kabinet Merah Putih

JAKARTA, Bisnistoday.co.id – Pengamat pasar saham menilai peristiwa reshuffle kabinet Merah Putih...