JAKARTA, Bisnistoday – Menteri Koperasi (Menkop) Ferry Juliantono memaparkan tentang program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih pada Rapat Pimpinan Kepolisian Polri. Menkop menyatakan koperasi akan terus relevan bagi para jajaran kepolisian.
“Ini sebagai bagian dari komitmen bersama dalam melayani dan melindungi masyarakat,” kata Menkop, saat menjadi nara sumber dalam acara diskusi panel Rapat Pimpinan Polri, di Jakarta, Rabu (11/2).
Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo, Menteri Keuangan Purbaya Yudha Sadewa, dan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian hadir dalam acara tersebut.
Baca juga: Wamenkop Pastikan Pembiayaan LPDB Dapat Menggerakkan Kopdes Merah Putih
Menkop menambahkan, semangat koperasi juga relevan bagi Polisi muda yang adaptif, kolaboratif, dan melek digital, sebagai wadah membangun kemandirian ekonomi berbasis komunitas.
“Melalui koperasi, anggota Polri generasi muda dapat mengembangkan kreativitas, memperkuat jejaring, serta memperoleh nilai tambah melalui kepemilikan bersama dan akses usaha yang lebih inklusif,” terang Menkop.
Menkop menjelaskan proses pembentukan Kopdes Merah Putih dan tujuannya. Ia mengemukakan Kopdes merupakan wujud ekonomi kerakyatan yang menempatkan rakyat sebagai subjek pembangunan, bertumpu pada usaha bersama melalui koperasi dan ekonomi lokal, serta berlandaskan asas kekeluargaan, gotong royong,dan keadilan sosial.
Kopdes Merah Putih dihadirkan untuk memotong rantai pasok, sehingga distribusi barang dapat dilakukan lebih dekat kepada masyarakat, dengan harga yang tepat, sasaran yang tepat, pasokan yang stabil, serta mendekatkan produsen secara langsung kepada konsumen.







































