www.bisnistoday.co.id
Sabtu , 1 Agustus 2026
Home EKONOMI Ekonomi & Bisnis Menteri Dody: Infrastruktur Harus Hadirkan Manfaat Nyata bagi Rakyat, Bukan Sekadar Serapan Anggaran
Ekonomi & Bisnis

Menteri Dody: Infrastruktur Harus Hadirkan Manfaat Nyata bagi Rakyat, Bukan Sekadar Serapan Anggaran

Proyek Jalan Daerah
PEMBANGUNAN Jalan Antar Daerah sebagai Pendukungan Konektifitas Masyarakat./
Social Media

JAKARTA, Bisnistoday – Kementerian Pekerjaan Umum (PU) terus tancap gas mempercepat pelaksanaan program prioritas nasional menjelang akhir tahun anggaran 2025. Hingga 30 Oktober 2025, realisasi keuangan kementerian tersebut sudah mencapai 54,07 persen, sementara realisasi fisik menyentuh 57,83 persen dari total pagu efektif sebesar Rp107,16 triliun.

Meski sempat mengalami penyesuaian anggaran di awal tahun untuk menjaga keseimbangan fiskal nasional, Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo optimistis target realisasi hingga akhir tahun dapat menembus 98,39 persen.

“Yang paling penting bukan sekadar serapan anggaran, tapi bagaimana infrastruktur yang kami bangun memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” tegas Menteri Dody dalam Media Briefing di Jakarta, Jumat (31/10/2025).

Menurutnya, percepatan dilakukan di seluruh unit kerja, baik di pusat maupun daerah. Program-program prioritas Presiden Prabowo Subianto seperti swasembada pangan, Inpres Jalan Daerah (IJD), irigasi, dan Sekolah Rakyatmenjadi fokus utama yang terus digarap secara intensif.

Fokus: Infrstruktur Tepat Waktu, Tepat Manfaat

Menteri Dody menegaskan, arahan Presiden jelas: infrastruktur harus rampung dan memberi dampak ekonomi langsung. Tahun 2025 menjadi momen penting untuk memastikan seluruh pekerjaan konstruksi selesai tuntas, kecuali beberapa proyek bersifat multi years contract yang masih berlanjut ke tahun berikutnya.

Selain penyelesaian pembangunan, Dody menekankan pentingnya optimalisasi fungsi infrastruktur yang telah dibangun agar manfaatnya semakin terasa. Contohnya, bendungan yang selesai dibangun kini dilengkapi jaringan irigasi guna meningkatkan produktivitas pertanian dan memperkuat ketahanan pangan nasional.

“Selama sepuluh tahun terakhir, kami telah membangun lebih dari 50 bendungan yang kini sebagian besar berfungsi optimal mendukung ketahanan pangan nasional,” ujar Dody.

Dorong Ekonomi Daerah dan Kesejahteraan Masyarakat

Kementerian PU juga gencar meningkatkan konektivitas antarwilayah, terutama dengan membangun dan memperbaiki jalan penghubung antara kawasan pertanian, sentra produksi, dan pusat ekonomi daerah. Dody menegaskan, infrastruktur yang dibangun tidak boleh hanya “berdiri secara fisik”, melainkan harus “berfungsi sosial dan ekonomi”.

Upaya tersebut sejalan dengan visi besar Presiden Prabowo untuk mewujudkan Indonesia berdaulat pangan dan berkeadilan wilayah. Kementerian PU pun berkomitmen memastikan setiap rupiah anggaran benar-benar kembali dalam bentuk manfaat nyata bagi rakyat./

Arsip

Beritasatu Network

BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

Related Articles

Gedung Kemenperin
Ekonomi & Bisnis

Permintaan dan Produksi Manufaktur Indonesia Tercatat Naik Per Juli 2026

JAKARTA, Bisnistoday –  Tercatat, dalam Indeks Kepercayaan Industri (IKI) bulan Juli 2026...

EKONOMIEkonomi & Bisnis

Menkop Puji Festival Bunga dan Buah Kabupaten Karo

JAKARTA - Menteri Koperasi Ferry Juliantono memuji Festival Bunga dan Buah Karo...

EKONOMIEkonomi & Bisnis

Menkop Nilai Minat Kalangan Muda Berkoperasi Semakin Tinggi

JAKARTA, Bisnistoday - Menteri Koperasi (Menkop) Ferry Juliantono mengatakan minat kalangan muda...

EKONOMIEkonomi & Bisnis

Menteri LH Ajak Koperasi Masuk Pasar Karbon

JAKARTA, Bisnistoday — Pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto secara konsisten...