www.bisnistoday.co.id
Senin , 16 Maret 2026
Home EKONOMI Perbankan & Asuransi MUFG dan Danamon Dorong Literasi Keuangan Berkelanjutan Lewat “Net Zero School”
Perbankan & Asuransi

MUFG dan Danamon Dorong Literasi Keuangan Berkelanjutan Lewat “Net Zero School”

Bank Danamon
Colin Chen, Head of Sustainable Finance, Asia Pacific for MUFG Bank saat pelaksanaan Net Zero School di Jakarta, Senin (13/10)./
Social Media

JAKARTA, Bisnistoday -MUFG Bank, Ltd. (“MUFG”) bersama PT Bank Danamon Indonesia Tbk (“Danamon”) memperkuat komitmennya terhadap keuangan berkelanjutan dengan menyelenggarakan program edukasi “Net Zero School” di Jakarta. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya kedua institusi untuk mengintegrasikan prinsip-prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) dalam setiap aspek operasional dan bisnisnya.

“Keberlanjutan kini bukan sekadar pilihan, melainkan kebutuhan bagi dunia usaha untuk tetap relevan dan bertanggung jawab,” ujar Colin Chen, Head of Sustainable Finance, Asia Pacific MUFG Bank, dalam sambutannya di acara tersebut.

Chen menjelaskan bahwa konsep keberlanjutan telah berevolusi dari sekadar isu lingkungan menjadi bagian integral dari tata kelola perusahaan modern. Ia menegaskan pentingnya memahami materialitas ganda (double materiality), yang tidak hanya melihat bagaimana isu keberlanjutan mempengaruhi kinerja keuangan perusahaan, tetapi juga bagaimana aktivitas perusahaan berdampak terhadap masyarakat dan lingkungan.

Lebih jauh, Chen menyoroti risiko iklim yang kini menjadi tantangan besar bagi dunia bisnis — mulai dari risiko fisik akibat perubahan cuaca ekstrem hingga risiko transisi menuju ekonomi rendah karbon. “Kenaikan suhu global hanya setengah derajat saja bisa mengubah banyak hal. Karena itu, mitigasi dan adaptasi harus berjalan beriringan,” tambahnya.

Dalam kesempatan yang sama, MUFG dan Danamon juga menyoroti pentingnya pembiayaan berkelanjutan (sustainable finance) sebagai motor penggerak ekonomi hijau. Berbagai instrumen keuangan seperti green financing, social financing, sustainability-linked loans (SLL), hingga blended finance kini menjadi solusi nyata dalam mendukung transisi menuju ekonomi rendah karbon.

Chen menekankan bahwa keberlanjutan bukan sekadar tanggung jawab moral, tetapi juga peluang bisnis baru. “Inovasi di bidang energi terbarukan, mobilitas listrik, dan bahan bakar rendah karbon membuka ruang pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berdaya saing tinggi,” ujarnya.

Program Net Zero School diharapkan dapat menumbuhkan pemahaman mendalam mengenai prinsip ESG serta mendukung implementasi Peta Jalan Keuangan Berkelanjutan OJK, yang mencakup regulasi penting seperti POJK tentang pembiayaan hijau dan taksonomi keuangan berkelanjutan Indonesia.

Dengan meningkatnya kesadaran global terhadap transisi energi dan dekarbonisasi industri, MUFG dan Danamon bertekad untuk terus memainkan peran aktif dalam mendorong perubahan menuju masa depan yang lebih hijau dan berkelanjutan./

Arsip

BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

PERTAMINA IS THE ENERGY

TRADE EXPO INDONESIA 2025

SOROTAN BISNISTODAY

Beritasatu Network

Related Articles

Paparan AAJI
Perbankan & Asuransi

Industri Asuransi Jiwa Tumbuh Stabil, 168 Juta Masyarakat Indonesia Terlindungi

JAKARTA, Bisnistoday - Industri asuransi jiwa Indonesia menunjukkan ketahanan yang kuat di...

Harga Emas
Perbankan & Asuransi

Bank Bullion Menjadi Peluang Baru Penguatan Sistem Keuangan Nasional

JAKARTA, Bisnistoday - Gagasan pengembangan bank bullion atau bank emas dinilai menjadi...

Tri Pakarta Syariah
Perbankan & Asuransi

Lakukan “Spin Off”, Tri Pakarta Syariah Targetkan Masuk Pemain Utama

JAKARTA, Bisnistoday - PT Asuransi Tri Pakarta mengumumkan peresmian Unit Usaha Syariah...

Bank Danamon
Perbankan & Asuransi

PT Bank Danamon Indonesia Tbk Siapkan Perubahan Pengurus, Nobuya Kawasaki Diusulkan Jadi Direktur Utama

JAKARTA, Bisnistoday - PT Bank Danamon Indonesia Tbk mengumumkan rencana perubahan susunan...