www.bisnistoday.co.id
Senin , 4 Maret 2024
Home NASIONAL & POLITIK Hukum Ngeri! Pungli di Rutan KPK Capai Rp 6,1 M, Libatkan Kepala Rutan Hingga Bawahan
Hukum

Ngeri! Pungli di Rutan KPK Capai Rp 6,1 M, Libatkan Kepala Rutan Hingga Bawahan

Social Media

JAKARTA, Bisnistoday – Temuan Dewan Pengawas Komisi Pemberantasan Korupsi (Dewas KPK) soal pungutan liar (pungli) di Rutan KPK cukup mencengangkan.

Dewas KPK menyebut, dari hasil memeriksa pegawai KPK di sidang etik ditemukan adanya tarif Rp 200-300 ribu untuk jasa pengisian daya baterai ponsel di Rutan KPK.

“Ngecas HP-nya sekitar Rp 200 sampai Rp 300 ribu, per satu kali,” kata Anggota Dewas KPK Albertina Ho di Gedung Dewas KPK, Jakarta, Kamis (18/1/2024).

Selain itu, lanjut Albertina, para tahanan juga harus membayar lagi bila ingin mengisi daya baterai ponsel menggunakan powerbank. Namun berasan tarif yang dipatok tidak dirinci oleh Dewas KPK.

“HP misalnya terus nanti disuruh, HP itukan perlu daya kan ada powerbank, ngecas powerbank nanti harus bayar juga,” bebernya.

Ada lagi yang tak kalah mengejutkan, bagi tahanan yang ingin memasukkan ponsel ke dalam Rutan diminta membayar Rp 10 sampai Rp 20 juta.

“Sekitar berapa ya, Rp 10-20 juta kali ya, selama dia mempergunakan HP itu kan, tapi nantikan ada bulanan yang dia bayarkan,” urainya.

Arsip

BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

PERTAMINA IS THE ENERGY

PT WILMAR Padi Indonesia

SOROTAN BISNISTODAY

BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

Related Articles

dana pensiun
Hukum

Dua Dana Pensiun Bermasalah Segera Diumumkan

JAKARTA, Bisnistoday – Kejaksaan Agung (Kejagung) segera mengumumkan daua dana pensiun (dapen)...

Penangkapan kapal asing
Hukum

Kapal Pengawas Orca 04 Tangkap Kapal Asing Filipina di Laut Sulawesi

JAKARTA, Bisnistoday  - Kapal Pengawas (KP) Orca 04 milik Kementerian Kelautan dan...

Hukum

Sejumlah Kewenangan Kepala Daerah Ditarik, UU Pemda Akan Direvisi

JAKARTA- Kementerian Dalam Negeri saat ini sedang melakukan kajian terkait rencana revisi...

Hukum

Gugat Bank KB Bukopin Rp 13 Triliun, PT NKLI Siapkan Saksi untuk Kuatkan Alat Bukti

JAKARTA, Bisnistoday - Sidang kasus dugaan perbuatan melawan hukum atau wanpretasi yang...