www.bisnistoday.co.id
Rabu , 29 Juli 2026
Home LIFESTYLE Komunitas “Ngopi Senja Kebudayaan Jakarta”: Kota Global Tetap Tonjolkan Identitas Budaya
Komunitas

“Ngopi Senja Kebudayaan Jakarta”: Kota Global Tetap Tonjolkan Identitas Budaya

Diskus Budaya
DISKUSI Budaya Kota Jakarta./
Social Media

JAKARTA, Bisnistoday –  Perkumpulan GERAK yang dimotori oleh Ketua Umum Dhini Mudiani kembali menggelar diskusi publik “Ngopi Senja” (Ngobrol Pintar Seputar Jakarta) dengan tema “Kebudayaan Jakarta: Dari Kampung ke Ibukota – Menelusuri Akar, Merajut Masa Depan” baru-baru ini di Perpustakaan HB Jassin, Taman Ismail Marzuki.

Acara ini menghadirkan para narasumber terkemuka di bidang kebudayaan, yaitu Hilmar Farid, Raden Gusti Arif Yulifard, dan Atika Nur Rahmania, serta dipandu oleh Robi Maulana sebagai moderator.

Dalam diskusi ini, ketiga narasumber membahas perjalanan 500 tahun Jakarta dengan beragam perspektif, mulai dari akar budaya kampung kota hingga arah masa depan Jakarta sebagai kota global yang tetap mempertahankan identitas budayanya.

Hilmar Farid menyoroti konsep “Kampung Kota sebagai Ciri Khas Jakarta”. Ia menjelaskan bahwa Jakarta memiliki karakter unik sebagai kota metropolitan yang tetap mempertahankan struktur kampung sebagai bagian dari identitas sosial dan budaya masyarakatnya. Ia menekankan pentingnya menjaga keberagaman ruang hidup agar Jakarta tetap inklusif dan berakar pada sejarahnya.

Sementara itu, Atika Nur Rahmania membahas “Jakarta Kota Global”, menyampaikan bahwa globalisasi Jakarta bukan hanya tercermin dari infrastrukturnya, tetapi juga dari warganya. Ia menekankan perlunya pembangunan infrastruktur budaya, sehingga Jakarta tidak hanya tumbuh sebagai pusat ekonomi, tetapi juga sebagai pusat kebudayaan.

Dari perspektif legislatif, Raden Gusti Arif Yulifard, sebagai anggota Komisi E DPRD Jakarta, menguraikan perannya dalam mengawasi implementasi peraturan daerah terkait kebudayaan. Ia juga menekankan pentingnya menyisipkan nilai-nilai budaya Jakarta dalam sistem pendidikan agar generasi muda dapat memahami dan melestarikan identitas budaya mereka.

Ia kemudian menyampaikan bahwa pelibatan insan budaya serta gerakan anak muda secara masif adalah kunci dalam menonjolkan kekayaan budaya Jakarta di tingkat nasional maupun global.

Diskusi “Ngopi Senja” kali ini menegaskan bahwa kebudayaan Jakarta bukan hanya sekadar warisan masa lalu, tetapi juga harus menjadi fondasi utama dalam membangun kota yang lebih maju. GERAK berkomitmen untuk terus mendorong kebijakan yang mendukung pengembangan kebudayaan sebagai bagian dari visi membangun Jakarta yang lebih berkarakter, inklusif, dan berdaya saing global.

GERAK akan terus menghadirkan forum-forum diskusi inspiratif seperti ini, guna membuka ruang dialog bagi masyarakat dalam merumuskan masa depan Jakarta yang tetap berpijak pada akar budayanya./

Arsip

Beritasatu Network

BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

Related Articles

Komunitas

AYIMUN BSD Chapter, Satukan 270 Pelajar asal 165 Sekolah dan Universitas se-Indonesia

Tangerang, Bisnistoday – Asia Youth International Model United Nations (AYIMUN) BSD Chapter...

Komunitas

Bandung Arts Festival #12 Digelar 24–26 Juli 2026, Suguhkan Pameran Seni, Pertunjukan, dan UMKM Kreatif

BANDUNG, Bisnistoday - Bandung Arts Festival (BAF) #12 kembali hadir sebagai ruang...

Komunitas

Sinergi Alamanda Pictures dan Kwarnas Hadirkan Nilai Karakter Bangsa Lewat Film Pramuka

JAKARTA, Bisnistoday,- ​Alamanda Pictures bekerja sama dengan Kwartir Nasional (Kwarnas) Gerakan Pramuka...

Filmmaking Experience Zone
Komunitas

Alpha Festival 2026 : Satukan Teknologi, Kreativitas, dan Komunitas Kreator

JAKARTA, Bisnistoday – Sony kembali menghadirkan Alpha Festival 2026, ajang tahunan yang...